Kisah Sukses Denny Delyandri dengan “Kek Pisang Villa”

Siapa pun pasti ingin sukses dan berhasil. Tidak ada seorang pun yang ingin gagal, tetapi yang menjadi masalah adalah diantara kesuksesan yang diraih seseorang harus dibarengi dengan usaha dan tekad yang kuat. Begitu pula kali ini, yang akan membahas seseorang dalam membangun usaha yang nantinya diharapkan bisa menginspirasi kita dalam membangun usaha. Kisah sukses Denny Delyandri dengan “Kek Pisang Villa” akan memberikan kisah tersendiri tentang jatuh bangun dalam membangun usahanya yang sukses.

Kisah Sukses Denny Delyandri dengan “Kek Pisang Villa”
Denny Delyandri (Foto: ecampindonesia.com)

Saat memulai usaha di umur yang masih muda, pria kelahiran Magelang ini menghadapi berbagai hal halangan, rintangan dakam membangun usaha. Semua itu dianggapnya sebagai pembelajaran dan proses pendewasaan dalam membangun bisnisnya.

Kisah Sukses Pengusaha “Denni Delyandri”

Sebenarnya setiap orang yang menjalankan bisnis pasti menghadapi siklus bisnis yang sama. Bahkan banyak diantaranya harus melewati jalan terjal berliku. Begitu pula dengan Denni, setelah lulus kuliah, Denni pun bekerja sebagai karyawan PMA di Batam, namun meski menjadi seorang karyawan Denni tetap mencoba berdagang sambilan dengan berjualan kerupuk udang.

Namun sayang, usahanya ini tidak bertahan lama, karena istrinya yang saat itu sedang hamil tua. Kemudian Denni beralih ke bisnis sampingan lain, yaitu usaha kue klepon. Namun hal ini mengalami hal yang sama dengan usaha kerupuk udang yaitu tidak bertahan lama. Hal ini disebabkan laba yang diterimanya tidak sesuai dengan modal yang telah dikeluarkannya.

Gagal dua kali, ternyata tidak menyurutkan nyali Denni untuk berbisnis, Denni semakin tertantang unuk terjun pada dunia bisnis tanpa meninggalkan statusnya sebagai seorang karyawan. Pada waktu berikutnya, Denni kemudian mendirikan rumah makan Padang, namun bisa ditebak karena tidak punya pengalaman, maka bisnis kuliner yang dijalaninya pun gagal.

Baca juga: Kisah Sukses Velly Kristanti dengan “Burger Klenger“.

Denni pun masih bersemangat untuk menjadi seorang pengusaha, meskipun kegagalan demi kegagalan dialaminya, hingga dirinya mencoba menjadi EO (Event Organizer), yaitu sebagai pelaksana seminar para motivator Indonesia, namun sayang usaha yang dilakoni ini pun gagal. Dari sini kemudian Denni memutuskan keluar dari pekerjannya dan berusaha fokus sebagai pengusaha.

Tidak punya pekerjaan, hutang menumpuk ditambah harus menghidupi anak istrinya, menjadikan tantangan tersendiri bagi Denni. Akhirnya Denni memberanikan diri memasukkkan proposal menjadi EO di salah satu mall terbesar di Batam, dan akhirnya pihak pengelola mall bersedia menjalin kerjasama dengannya.

Denni kemudian mendirikan Entrepreneur Course, yaitu lembaga yang bertujuan melatih orang-orang yang ingin menjadi wirausaha. Bersamaan dengan hal tersebut, istri Denni, Selvi Nurlia mencoba membuat kek pisang yang kemudian menjualnya. Dengan kemasan menarik, produk tersebut diberi merk “Kek Pisang Villa” yang membuat produknya diminati para konsumen.

Semangat dan kerja keras Denni membuat bisnis kek pisangnya semakin meningkat. Dari 3 loyang sehari, berkembang menjadi 20 loyang, dari yang sebelumnya dipasarkan ke warung dan tetangga di sekitar rumah, kini Denni pun berani menggandeng mitra, enam bulan merintis di rumah, akhirnya Denni berhasil memindahkan usahanya ke sebuah ruko.

Sukses mengenbangkan usaha kek pisang villa, Denni kemudian melepas E-course, yang kemudian mulai menambah peralatan produksi untuk membuat kek pisang. Denni pun kemudian menambah karyawan dan terus menjalin kerjasama dengan para mitranya.

Bisnis tidak selamanya sukses, dan ada kalanya mengalami kondisi naik turun, begitu pula yang dialami Denni, setahun setelah bisnis kue tersebut dikembangkan, bisnis kek pisang juga sempat goyang, hal ini disebabkan harga bahan baku yang mengakami kenaikan drastis, dan ditambah lagi semangat para mitra yang mengalami penurunan. Namun hal ini tidak menyurutkan tekadnya. Denni malah semakin optimis untuk mengembangkan usahanya agar terus tumbuh. Dan pada akhirnya, Denni memiliki ide untuk mengenalkan “Kek Pisang Villa”sebagai buah tangan khas Batam.

Promosi pun dilakukannya termasuk melalui billboard dan iklan, maka tidak heran ia meraih hasil yang memuaskan. Bahkan ada wartawan yang meliput perjalanan bisnisnya yang membuat bisnisnya semakin berkibar. Denni pun akhirnya bisa mengembangkan bisnisnya dengan membuka tiga cabang lagi, yaitu di Nagoya,Penuin dan Batam Cantre.

Berbicara tentang persaingan, hal ini berlaku pula dengan bisnis kue yang dijalaninya. Untuk bisa bertahan, maka mempertahankan resep dan rasa menjadi hal utama, hal ini bertujuan agar kue yang dijualnya selalu memiliki ciri khas dan juga unik. Begitu pula dengan kemasannya.

Dengan kesabarannya, Denni bahkan bisa menjadi juara pertama UMKM Terbaik Se-Kepulauan Riau pada Juni 2008. Tidak hanya itu pada Oktober 2008, Denni juga sukses menjadi juara ketiga program Wirausaha Muda Mandiri yang diadakan Bank Mandiri Jakarta.

Tips Sukses Denni Delyandri

Sama halnya dengan pengusaha lainnya, setiap pengusaha yang sukses pasti memiliki kiat khusus yang dilakukannya, begitu pula dengan Denni Delyandri, terdapat 4 kiat sukses usaha yang dibagikannya, antara lain:

  1. Fokus.
  2. Kegagalan adalah sukses yang tertunda.
  3. Selalu menjunjung kreativitas.
  4. Memiliki keberanian dan kerja keras.

Baca juga: Kisah Sukses Hilman Budiyadi Membangun Usaha Berbasis IT.

1. Fokus.

Saat Anda fokus pada satu tujuan, maka Anda akan bisa memiliki kesempatan untuk meraih peluang keberhasilan yang lebih besar.

2. Kegagalan adalah sukses tertunda.

Pada awalnya, pengusaha sukses itu sering mengalami kemunduran, gagal bahkan bangkrut, namun mereka segera bangkit untuk mencari jalan kekuar.

Intinya adalah jangan cepat menyerah dari kegagalan. Namun sebaliknya, kegagalan harus diterima sebagai ujian atau tantangan untuk mencapai yang lebih baik.

3. Selalu menjunjung kreativitas.

Salah satu cara agar bisnis yang kita kelola tidak mati, maka kita harus membuat strategi jitu dan jangan lupa untuk membuat ide yang unik. Dengan begitu bisnis yang kita bangun cepat tumbuh dan juga bisa berhasil terhindar dari pasar yang jenuh.

4. Memiliki keberanian dan kerja keras.

Keberanian dan kerja keras merupakan pintu awal untuk melangkah menuju pintu kesuksesan. Hal ini tercermin dalam perjalanan kisah sukses bisnis Denni yang memberanikan diri keluar dari perusahaannya dan bekerja keras membangun bisnis impiannya.

Semoga kisah sukses Denny Delyandri dengan “Kek Pisang Villa” bisa menginspirasi Anda untuk meraih kesuksesan.

Belum ada Komentar untuk "Kisah Sukses Denny Delyandri dengan “Kek Pisang Villa”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel