Pentol, Jajanan Kaki Lima yang Ngangenin

Beberapa hari ini, Saya lebih sering menjemput anak dari sekolah. Terkadang Saya datang terlebih dahulu, sehingga harus menunggu beberapa waktu. Tentu saja yang menarik bukan karena menunggunya, tetapi jajanan kaki lima yang begitu banyak berada di sekitar sekolah yang membuat penasaran ingin mencobanya, mulai dari gorengan, basreng, cimol, cilok, telur gulung, es tebu, es cincau dan masih banyak pilihan jajanan untuk anak, dan ini sangat enak. Diantara berbagai pilihan tersebut ada satu jajanan yang membuat tidak bosan, yaitu “pentol”, jajanan kaki lima yang ngangenin. Bahkan tidak jarang, meskipun sudah mencoba beberapa tusuk atau plastik, Saya pun masih membelinya beberapa bungkus untuk dinikmati di rumah.

pentol-jajanan-kaki-lima-yang-ngangenin
Pentol

Siapa yang bisa melupakan kelezatan jajanan pentol? Apa kabar diet? Mungkin bagi orang lain, pentol hanya sekedar jajanan, namun buat Saya pentol dengan rasanya yang gurih membuat Saya selalu tidak bosan untuk menikmatinya. Kalau tidak percaya Anda bisa melihat beberapa Youtuber kuliner yang sampai mukbang menampilkan jajanan pentol di video mereka.

Apa itu Pentol?

Berbicara tentang jajanan, maka banyak sekali sebutan tentang pentol ini, begitu pula dengan yang menjual pentol ini, sangat banyak. Kalau Anda ingin menikmati jajanan pentol ini, Anda bisa mencarinya di area sebelah luar lingkungan sekolah, yang dengan sengaja para penjual pentol ini menunggu anak-anak yang membelinya pada jam-jam istirahat atau menunggu anak-anak pulang dari sekolah.

pentol-bakso
Pentol bakso

Di beberapa tempat, pentol juga disebut dengan bakso tusuk. Bahkan istilah pentol juga dipakai di beberapa daerah di Jawa untuk menyebut campuran daging dan tepung di warung atau depot bakso. Yang membedakan antara pentol dengan bakso atau pentol bakso adalah kalau pentol lebih banyak dijual oleh para pedagang kaki lima atau pedagang keliling dan banyak juga dijumpai didaerah sekolah, pasar, pabrik atau beberapa tempat yang ada keramaian.

Penasaran, Pentol Terbuat dari Apa

Berbicara tentang kenikmatan, maka inilah yang membedakan antara pentol dengan pentol yang dijual di warung atau depot bakso. Pentol adalah jajanan tradisional dengan bentuk mirip dengan pentol bakso, namun yang membedakannya adalah kandungan daging dalam pentol lebih sedikit, dan terkadang tepntol hanya dibuat dari tepung kanji. Di Jawa Barat, makanan yang terbuat dari bahan tepung kanji saja ini disebut dengan cilok.

Baca juga: Pentol Buto di Cito Surabaya.

Dalam prakteknya, para penjual pentol ini juga menjual berbagai variasi pentol, mulai dari pentol besar isi daging, pentol isi telur puyuh, pentol tahu, pentol siomay dan juga pentol goreng. Bahkan saat ini juga terdapat modifikasi yang sengaja ingin menaikkan derajat pentol tidak hanya dijajakan di kaki lima saja, namun juga sudah merambah ke mall-mall, seperti munculnya pentol pedas atau pentol mercon, yang saat ini viral di berbagai media sosial.

Untuk harga, jangan khawatir soal harga, karena harganya sangat terjangkau, Anda bisa membelinya mulai Rp 2 ribu tergantung permintaan Anda. Dan untuk bumbu atau saos, disediakan mulai dari saus tomat, saus kacang, kecap dan juga sambal.

Foto-foto:

apa-itu-pentol
Berbagai pilihan pentol


pentol-terbuat-dari-apa
Pentol yang menggugah selera

pentol-jajanan-kaki-lima
Penjual pentol dengan motor

pentol-dengan-saus
Pentol dengan saus

satu-bungkus-pentol
Satu bungkus pentol

Begitu banyak pilihan sajian kuliner tradisional yang bisa Anda nikmati. Dan pentol sebagai pilihan jajanan merakyat ini bisa menjadi pilhan untuk menikmati waktu ambil bersantai. Semoga informasi kuliner “pentol”, jajanan kaki lima yang ngangenin ini bisa menjadi referensi dan informasi untuk Anda yang penasaran dengan sajian nikmat pentol, jajanan tradional yang lezat gurih ini.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Pentol, Jajanan Kaki Lima yang Ngangenin"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel