Kisah Sukses Matsushita Konosuke Mendirikan “Matsushita Electronics Company”

Matsushita? Apa yang ada di benak Anda semua tentang nama tersebut? Jepang, perusahaan besar, atau perusahaan elektronik yang ada di Jepang? Ya tebakan Anda benar. Nama Matsushita memang sangat berhuhungan dengan Matsushita Electronis Company, dan tentunya ada hal menarik, yaitu kisah sukses Matsushita Konosuke mendirikan Matsushita Electronics Company, bahkan perjalanan karirnya akan menginspirasi Anda yang memimpikan kesuksesan.

Perusahaan elektronik yang didirikan Matsushita memang dimulai dari nol yang pada awalnya hanya memproduksi insulator kipas angin listrik. Dan dengan keberaniannya pun berani mendirikan pabrik pembuatan alat listrik.

Kisah Sukses Pengusaha ‘Matsushita Konosuke’

Siapa sebenarnya Matsushita ini? Matsushita Konosuke adalah seorang pengusaha sukses yang dilahirkan pada tahun 1894 di Wakayama, bagian barat Jepang. Ayahnya seorang tuan tanah yang memiliki banyak harta. Namun sayang kesenangan Konosuke tidak bertahan lama, karena mengalami rugi besar dan mengalami kebangkrutan dalam bisnis yang dikelolanya. Selain itu, membuat Konosuke harus berhenti dari sekolah, tidak hanya Konosuke yang harus berhenti sekolah, saudaranya juga mengalami hal yang sama.

Kerugian bisnis yang dialami ayahnya, membuat ayahnya harus pergi ke Osaka untuk mencari pekerjaan, dan hanya bekerja sebagai buruh. Sekian lama di Osaka, akhirnya ayah Konosuke mengabarkan bahwa di Osaka  terdapat seseorang yang membutuhkan pembantu, dan Konosuke memberanikan diri pergi ke Osaka dengan kereta api seorang diri.

Kisah Sukses Matsushita Konosuke Mendirikan “Matsushita Electronics Company”
Matsushita Konosuke (Foto: history)

Dan benar saja, meskipun dalam kondisi perang, dan gaji yang tidak seberapa hanya sebesar 20 sen per bulan, Konosuke tetap bekerja sebagai perawat anak bos ayahnya. Meskipun gaji yang didapatkan sangat kecil, Konosuke tetap bersemangat, bahkan menunjukkan etos kerja yang baik, cerdas, dan selalu meningkatkan performa pekerjaannya. 

Dan, tidak berselang lama, yaitu sekitar tiga bulan setelah memulai pekerjaannya, majikan tempat ia bekerja, menyuruhnya untuk mencari pekerjaan di tempat lain. Bingung dengan perintah majikannya, maka baru ia mengerti, kalau dirinya menurut majikannya akan menjadi sosok yang berhasil di kemudian hari.

Baca juga: Kisah Sukses Larry Page dan Sergey Brin dengan Mesin Pencari “Google”.

Dengan dibantu majikannya, akhirnya Konosuke mendapatkan pekerjaan baru di sebuah toko sepeda di Senba, Osaka. Kecerdasan dan kejujurannya dalam bekerja, menjadikan siapa pun terpesona, tidak hanya pemilik perusahaan, namun juga para pelanggan. Bahkan sampai ada pelanggan yang berjanji akan terus setia, dengan syarat Konosuke tetap bekerja di toko sepeda tersebut. 

Tahun 1910, pada akhirnya memutuskan untuk keluar dan tertarik untuk bekerja di perusahaan kereta api listrik. Dan, Konosuke mulai berani melamar di Osaka Electric Light Company, yang merupakan salah satu perusahaan kereta api listrik, dan berita mengejutkan Konosuke diterima sebagai pegawai, dengan prestasi kerja yang baik dan selalu jujur, membuat karirnya menanjak, dan diangkat sebagai pegawai tetap.

Cerita Sukses Matsushita Konosuke Membangun Usaha

Rasa bosan dan penasaran juga hinggap di benak Konosuke, apalagi menurutnya yang dilakukan hanya duduk, memerintah anak buah dan gaji pun mengalir, dan setelah tujuh tahun berkarir dengan gaji yang lumayan besar, akhirnya Konosuke mengundurkan diri dari Electric Light Company dan mencoba membuka usaha sendiri.

Dengan bekal kemampuannya di bidang listrik, Konosuke mengajak adik iparnya, Toshio dan juga dua rekannya, Hayashi dan Morita membangun fitting (tatakan lampu).

Siapa yang bilang usaha Kanosuke berjalan lancar? Kegagalan demi kegagalan terus dihadapinya saat membuat fitting, malah Kanosuke banyak menerim cemoohan dan cibiran. Di tengah keputusasaan, Kanosuke akhirnya mendapatkan kenalan yang berhasil melakukan penelitian tentang adonan hitam untuk fitting. Dan pada bulan Oktober 1917, mereka berhasil membut fitting. Namun, setelah fitting tersebut jadi, masalah baru muncul lagi, yaitu kesulitan dalam memasarkan fiiting. Bahkan Hayashi dan Morita memutuskan untuk mengundurkan diri. Namun, inilah yang dihadapi Kanosuke, bahkan dirinya tetap optimis dan tertantang untuk mengerjakan usaha ini.

Baca juga: Kisah Sukses Steve Jobs.

Saat Konosuke menjalankan usahanya sendiri, tidak disangka datang seseorang yang memesan insulator kipas angin sebanyak 1.000 buah. Tentu saja, hal ini tidak disia-siakan, Konosuke pun langsung menerima pesanan tersebut. Melihat produk buatan Konosuke yang bagus, pelanggan tersebut memesan kembali insulator kipas angin listrik sebanyak 20.000 sampai 30.000 insulator. Dan orderan tersebut bisa mendapat keuntungan sebesar 160 yen dan juga berhasil mendirikan pabrik pembuatan alat listrik Matsushita pada tahun 1918.

Konosuke kemudian memproduksi attachment plug (atachin) sebagai produk perdananya. Bahkan dengan ide kreatif yang dimilikinya Konosuke mampu membuat konsumen penasaran untuk menggunakan produknya.

Kesuksesan sebelumnya dengan produk atachin, Konosuke kemudian memproduksi fitting dua lampu. Produk ini juga sukses, bahkan produk fitting dua lampu ini disambut dengan baik dipasaran.

Tentu saja dibalik kesuksesan sebuah produk, selalu ada orang yang ingin membajak produk tersebut. Dan benar saja, produk fitting dua lampu tersebut dibajak orang dan yang membuat kesal tentu saja pembajaknya menjual produk tersebut dengan harga lebih murah. Konosuke pun tidak tinggal diam, ia kemudian menawarkan fittng dua lampu tersebut pada pedagang yang ada di Kota Osaka dan Tokyo. Langkah yang dilakukannya bisa dikatakan sukses, dan mampu meraup uang dalam jumlah besar.

Kreatif menjadi kunci bagi seorang pengusaha untuk sukses, hal ini berlaku pula dengan Konosuke dengan memproduksi batu baterai dengan bentuk lonjong untuk lampu sepeda. Konosuke sangat yakin bahwa batu baterai tersebut akan sukses dipasaran. Dan ternyata dugaannya meleset. Saat dirinya memasarkan batu baterai tersebut, tidak ada satu toko pun yang tertarik untuk membelinya.

Akhirnya Konosuke yang ambisius dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi, terus mencari jalan kekuar. Dan pada suatu saat dirinya mendapatkan gagasan, dengan menitipkan kepada toko sepeda agar baterainya dinyalakan seharian penuh. Dan tidak heran, setelah cara ini dilakukan, produk baterai tersebut kebanjiran order.

Sukses dengan Exel, nama produk batu baterai sepeda. Konosuke kemudian menciptakan lampu untuk para pejalan kaki, dan hal ini menjadi awal kesuksesan Konosuke, pada tahap berikutnya Konosuke juga sukses dengan produk setrika. Bahkan perusahaan yang didirikannya pun menjadi salah satu yang terbaik di bidang pengelolaan manajemen.

Tidak lama kemudian dunia mengalami resesi, hal ini juga terjadi di Jepang. Bahkan banyak perusahaan di Jepang mengalami kerugian. Dan penjualan Matsushita Dengki berkurang sampai setengahnya, dan pabrik pun dipenuhi dengan stok barang.

Melihat hal itu, Konosuke bersikap bijaksana dengan tidak memecat karyawannya meskipun saat itu perusahaannya juga terkena imbas resesi. Justru, Konosuke menyuruh karyawannya menawarkan stock barang yang masih tersisa di gudang dengan cara berkeliling, dan mereka menjualnya dengan telaten. Dan ketelatenan tersebut membuahkan hasil. Di saat awal tahun 1929, semua stock barang di gudang habis terjual.

Saat perusahaan baru bisa berhasil keluar dari resesi dunia, terjadilah perang dunia. Tentu saja banyak perusahaan dan konglomerat di Jepang dikuasai Amerika, termasuk Konosuke yang kemudian memprotes, meskipun sia-sia, namun pada akhirnya Pemerintah Amerika melihat sendiri kondisi pabriknya, dan akhirnya memperbolehkan Konosuke mengoperasikan pabriknya kembali.

Setahun kemudian, terjadilah Perang Korea Selatan dan Korea Utara,. Perusahaan Konosuke akhirnya banyak menerima pesanan senjata dari Korea Selatan. Dari orderan tersebut, Konosuke mendapat laba yang lumayan. Dan Konosuke kemudian menggunakan sebagian labanya untuk melakukan perjalanan ke Amerika dan Eropa.

Sampai di Eropa, Konosuke tertarik untuk melakukan kerjasama dengan Philip’s, salah satu perusahaan yang ada di Belanda. Philip’s pun sepakat untuk mendirikan perusahaan patungan yang merupakan cikal bakal perusahaan Matsushita Electronic Company.

Matsushita Electronic Company kemudian memproduksi mesin cuci dan televisi, sukses memasarkan produk tersebut. Konosuke kemudian memproduksi peralatan rumah tangga, seperi lampu bulat, baterai untuk kamera, tape recorder, dan masih banyak lainnya.

Namun sayang, merjasama yang terjalin cukup lama terputus sekitar tahun 1967, dan perusahaan pun diambil alih oleh Konosuke. Di tangan Konosuke, perusahaan tersebut dirubah menjadi perusahaan  yang memiliki reputasi yang baik, baik dari sisi penjualan maupun manajemen. Jaringan pemasaran pun bertambah banyak, seperti di Filipina, Amerika, Moskow dan banyak negara lainnya.

Di masa pensiunnya, Konosuke mendirikan sekolah kejuruan yang diberi nama Matsushita Seikei Juku di Kota Chigasaki, Provinsi Kanagama. Dan lelaki yang memiliki hobi membaca ini akhirnya meninggal dunia pada tanggal 27 Januari 1989.

Tips Sukses Matsushita Konosuke

Dari berbagai hal yang disampaikan di atas terdapat tips atau kiat sukses seorang Matsushita Konosuke, antara lain:

1. Berani bangkit dari keterpurukan.

Untuk menjadi seorang pengusaha sejati, kebanyakan orang takut gagal. Tapi tidak untuk Matsushita Konosuke. Ia telah membuktikan pada kita semua, meskipun gagal berkali-kali dalam membuat fitting, namun ia tidak mudah menyerah.

2. Ambisius dan percaya diri.

Apapun produk yang akan diproduksi Konosuke selalu dilandasi dengan rasa percaya diri dan ambisi yang sangat besar. Ia percaya bahwa produk yang dihasilkannya akan menuai sukses.

3. Konsisten dan fokus pada satu bidang.

Meskipun membutuhkan waktu yang lama untuk membuat fitting dan lampu baterai, Konosuke tetap konsisten untuk membuatnya.

4. Tidak putus asa dengan keadaan yang terjadi.

Meskipun terjadi resesi dunia, terjadi perang dunia, bahkan perusahaan dikuasai orang lain, namun  tidak menyurutkan Konosuke untuk meraih sukses. Apa pun kondisi yang telah terjadi, Konosuke tidak putus asa dan tidak bergeming sedikit pun, dan tetap optimis.

Itu dia, sedikit kisah sukses Matsushita Konosuke mendirikan Matsushita Electronic Company. Semoga bisa menginspirasi kita semua untuk meraih sukses.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Kisah Sukses Matsushita Konosuke Mendirikan “Matsushita Electronics Company”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel