Resensi Novel “Usai” Buku 2

Setiap cerita selalu memberikan kisah menarik, entah sekedar menghibur atau memberikan motivasi dan pelajaran terbaik bagi para pembacanya. Terlepas dari semua yang disampaikan dalam sebuah karya, kisah cerita yang disampaikan Ra Amalia dalam novel Usai memberikan kisah menarik untuk dibaca, meskipun didalamnya terdapat kisah yang sedikit vulgar, khususnya kalau dibaca untuk anak yang belum memahami berbagai kisah dan motivasi yang harusnya diketahui orang dewasa saja. Sengaja dalam resensi novel “Usai” buku 2 ini dipisahkan dari novel yang pertama, mengikuti pembagian cerita yang ditulis sang penulis.

Resensi Novel “Usai” Buku 2
Novel “Usai” Buku 2

Berbeda dengan resensi-resensi sebelumnya yang pernah ditulis, saat itu terdapat satu cerita berkelanjutan dalam dua buku dan ditulis dalam satu resensi, kali ini untuk membuat Anda penasaran pula dengan resensi Usai, penulis juga membagi dua resensi menjadi dua bagian, yaitu resensi Usai buku 1 dan resensi Usai buku ke 2, namun tanpa mengurangi kisah cerita didalamnya, cerita dan berbagai kisah didalamnya tetap sangat menarik perhatian.

Identitas Buku:

  • Judul buku: Usai – Buku 2
  • Nama pengarang: Ra Amalia
  • Penerbit: Karos Publisher.
  • Tahun terbit: 2021. 
  • Ketebalan: 347 halaman.
  • Nomor edisi buku: 978-623-6947-31-9.

Resensi Buku “Usai” Buku 2  Karya Ra Amalia

Sebagai kisah lanjutan “Usai” Buku 1, maka pada “Usai” Buku 2 juga memberikan kisah lanjutan yang semakin meanrik. Kalau sebelumnya Aizar (Bahran Aizar) sengaja melampiaskan segala dendam pada Rora (Kasyea Rora) atas segala yang terjadi pada kehidupan keluarganya yang mebuat Pak Hardi ayah Aizar bunuh diri, dan semua kisah didalamnya seperti cerita sebelumnya, bagaimana anak yang dikandung Rora harus meninggal dan begitu pula dengn Ibu Fahmia yang meninggal karena tabrak lari, yang membuat rasa dalam diri Aizar berkecamuk menjadi satu, antara rasa cinta, rasa dendam dan berbagai rasa, yang pada suatu waktu menjadikan Aizar menjadi monster yang menakutkan bagi seorang Rora.

Dan pada kisah selanjutnya pada buku 2 yang diceritakan muncul Paman Bahri yang merupakan paman Rora yang juga merupakan wali nikah bayaran dalam pernikahan Aizar dan Rora tujuh tahun yang lalu, yang dimunculkan oleh penulis, yang merupakan tokoh kontradiktif yang berperan menjadi tokoh jahat, yang sengaja merongrong kehidupan Rora dan Pak Fahmi yang mengakibatkan meninggalnya Pak Fahmi, meskipun pada akhirnya Paman Bahri harus mendekam dalam jeruji besi karena percobaan pembunuhan yang dilakukannya pada Rora.

Baca juga: Resensi Novel “Usai” Buku 1.

Buku 2 dari Novel Usai menjadi puncak kebahagiaan atas kesedihan yang dialami Aizar dengan kesabaran dari Rora yang pada akhirnya bisa menurunkan rasa dendamnya pada keadaan, termasuk pada Ibu Faiha Ibu Aizar. Yang pada kisah selanjutnya, sedikit demi sedikit kesabaran Rora membuat Aizar bertekuk  lutut atas buah kesabaran Rora, yang membuat Aizar mau menerima kembali Ibu Faiha dan mau pulang kembali ke rumah Bu Fahmi sampai lahirnya putri kecil cantik dengan nama” Juliana Namira Fahmia Hardi” – Sang penyembuh luka dan pembawa kebahagiaan untuk kita.

Kelebihan Novel “Usai”

Sebagai sebuah kisah menarik, tentunya banyak kisah positif yang bisa diambil, salah satunya kesabaran yang dimiliki Rora dalam menghadapi Aizar. Bahwa kesabaran yang dimiliki Rora sedikit demi sedikit bisa menghapus rasa benci dan dendam yang dimiliki Aizar.

Resensi Novel “Usai” Buku 2
Novel “Usai” Buku 2

Bahkan rasa dendam pada keadaan yang dimiliki Aizar perlahan runtuh dan membuat Rora sebagai pemenang dalam cerita ini. Sama halnya dalam buku Usai Buku 1 yang merupakan kisah keberlanjutan yang menarik yang menjadikan para pembaca selalu penasaran dengan berbagai cerita yang disampaikan Ra Amalia sebagai penulis.

Kekurangan Novel “Usai”

Berbicara tentang kekurangan, tentunya semua karya pasti memiliki kekurangan. Yang menjadi kekurangan meskipun bagi para pembaca dewasa masih bisa ditolerir adalah kemarahan Aizar yang kemudian melampiaskan dalam bentuk hubungan yang lebih intim, meskipun disampaikan dalam kisah tersirat. Kisah sedikit vulgar ini memang menarik, namun apabila dibaca oleh mereka yang belum cukup umur akan tetap menjadikan orang tua harus memberi pengertian. 

Baca juga: Resensi Novel “Langit Merah Muda”.

Itu dia sedikit resensi novel “Usai” buku 2 yang memberikan informasi untuk Anda, yang ingin mendapatkan novel menarik karya Ra Amalia.


Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Resensi Novel “Usai” Buku 2"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel