Diet DASH, Dietnya Penderita Hipertensi

Umur tidak bisa ditipu, ternyata dengan bertambahnya umur yang saat ini sudah menginjak di atas 30 tahun, ternyata sudah mulai banyak bibit penyakit yang mulai muncul dan menjadikan mulai mengontrol segala asupan makanan yang masuk ke tubuh. Selain itu juga, kali ini saya pun sangat berterima kasih pada dr. Andry Hartono, DAN, Sp.Gk, seorang dokter di Yogyakarta, yang secara tidak sengaja saya menemukan beberapa tulisannya tentang hipertensi, termasuk diantaranya berbagai langkah mencegah serangan hipertensi, yang beberapa waktu lalu menyerang salah seorang teman dan harus dirawat di rumah sakit. Diet DASH, dietnya penderita hipertensi, seolah memberikan harapan bagi para penderita hipertensi untuk mencegah saat hipertensi menyerang.

Di masa yang serba tidak jelas seperti saat ini, apalagi ditambah dengan efek pandemi Covid-19 yang membuat semua orang kalang kabut, sangat wajar bila tensi mudah naik. Penyakit darah tinggi memang mudah kambuh, apalagi kondisi saat ini yang membuat setiap orang mudah pusing. Sering untuk menghilangkan kekhawatiran datangnya akan serangan penyakit darah tinggi, akhirnya diobati dengan obat anti hipertensi.

Diet DASH, Dietnya Penderita Hipertensi ;Diet sebagai Pencegah Munculnya Serangan Darah Tinggi;
Foto: wellnessclues.com

Obat terus? Tentunya kebanyakan dan keseringan minum obat juga bisa membuat Anda bosan. Oleh karena itu, menurut saran dokter Andry Hartono, penderita penyakit darah tinggi tidak hanya ditangani dengan obat-obatan saja, namun juga harus ditambah dengan penangan komplementer, seperti terapi diet, penurunan berat badan, aerobic yang tepat, dan juga menghentikan berbagai kebiasaan penyebab naiknya tekanan darah, seperti merokok dan minum kopi secara berlebihan.

Diet sebagai Pencegah Munculnya Serangan Darah Tinggi

Terdapat banyak solusi dan pencegahan untuk mencegah datangnya penyakit darah tinggi, salah satunya adalah dengan diet. Diet sendiri adalah pola makan dengan cara mengonsumsi makanan yang cara dan sumber makanannya telah diatur, yang bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Selain itu, diet memiliki tujuan untuk menjaga agar berat badan menjadi terkontrol, namun diet juga tidak hanya dilakukan untuk menurunkan berat badan, pada beberapa kasus, diet juga dilakukan sesuai anjuran dokter yang disebabkan karena mengidap penyakit tertentu sehingga memaksa seseorang untuk mengatur segala nutrisi yang masuk pada tubuhnya.

Baca juga: Antioksidan dan Fungsinya untuk Tubuh.

Berbicara tentang pencegahan penyakit darah tinggi, salah satu cara mencegahnya juga dilakukan dengan melakukan diet, yaitu diet rendah garam.

Prinsip Diet DASH

Apakah diet DASH itu? DASH sendiri merupakan singkatan dari “Dietary Approaches to Stop Hypertention”. Beberapa referensi menyebutkan diet ini ditemukan di Mediterania yang saat ini banyak diadopsi oleh negara-negara barat.

Menurut catatan dr Andry Hartono, darah tinggi sebenarnya bukan merupakan suatu penyakit, namun suatu gejala yang ditandai dengan naiknya tekanan darah nadi sampai 140/90 mmHg atau bisa lebih. Angka 140 ini disebut tekanan sistol yang bisa terjadi saat jantung menguncup, sedangkan angka 90 disebut sebagai distol yaitu suatu kondisi terukur saat jantung mengembang.

Baca juga:  Tips Sehat dengan “Teknik Baru untuk Menurunkan Kadar Kolesterol”.

Pada orang normal, tekan  darah di bawah 140/90 mmHg. Darah tinggi sendiri bisa terjadi dikarenakan perubahan pada pembuluh darah dan darah yang mengental, selain itu, bisa juga disebaabkan gangguan organ tubuh, seperti ginjal dan kelenjar adrenal.

Dengan diet DASH, beberapa penyakit hipertensi bisa dikendalikan,seperti hipertensi yang disebabkan gangguan metabolisme atau hipertensi sekunder yaitu hipertensi yang disebabkan hal lainnya. Syarat agar bisa mengikuti program diet DASH adalah tekanan darah belum terlalu tinggi, sedangkan darah tingginya tidak terlalu sensitif terhadap garam.

Menu Diet Hipertensi 

Diet DASH ditemukan oleh dokter Lorgeril, yang menemukan diet ini dengan mempelajari pola makan penduduk Mediterania. Pola makan yang dimaksud adalah pola makan yang kaya akan sereal utuh, buah dan sayur, ikan dengan menggunakan margarin dari minyak zaitun atau kanola yang ternyata bisa mengurangi insiden serangan jantung koroner akibat aterosklerosis.

DASH sebagai diet yang disarankan bagi penderita penyakit darah tinggi, dilakukan dengan:

  • Diet dengan kandungan total lemak, kolesterol dan lemak jenuh dan garam yang rendah.
  • Dengan diet DASH  akan memberikan lebih banyak magnesium, kalium, kalsium dan juga serta pangan.
  • Pada diet ini, margarin yang digunakan adalah margarin yang berasal minyak zaitun atau minyak kanola yang kaya akan MUFA atau asam lemak omega-9.
  • Sayuran dan buah dikonsumsi sampai lebih dari lima takaran saji per hari, dan makan sumber hidrat arang dipilih dari sereal dan biji-bijian yang utuh.
  • Kebutuhan protein mengutamakan asupan yang berasal dari ikan dan kacang-kacangan, buncis dan tanaman polong (seeds, peas, nuts dan beans) dari pada daging

Tips Sehat agar Terhindar dari Penyakit Darah Tinggi

Selain diet, agar terhindar dari penyakit darah tinggi, juga harus melakukan gaya hidup sehat yang disebut sebagai”terapi perubahan gaya hidup”, antara lain:

  1. Menghentikan kebiasaan merokok. Rokok bisa menaikkan tekanan, disamping faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner.
  2. Mengurangi berat badan, bila sudah terlalu gemuk.
  3. Berolahraga aerobic dengan tepat selama 30 sampai 45 menit per hari.
  4. Menyeimbangkan antara bekerja, olahraga dan istirtahat.
  5. Melakukan relaksasi, agar tidak stress.

Itu dia sedikit informasi tentang “Diet DASH, dietnya penderita hipertensi”. Semoga bermanfaat dan kita semua terhindar dari penyakit hipertensi.


Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Diet DASH, Dietnya Penderita Hipertensi "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel