Menciptakan Kesuksesan dengan Optimisme

Dalam hidup yang sudah begitu kompleks, dan banyak hal yang harus dipenuhi membuat banyak orang menginginkan kesuksesan. Entah sukses dalam berkarir, sukses berbisnis, sukses dalam meraih impian pribadi atau kalau misalnya anda sudah memulai menjadi seorang blogger tentunya anda ingin kaya dari menulis. Yang menjadi masalah dan kendala bukanlah impian itu, namun cara dan sikap untuk meraihnyalah yang membuat kesuksesan tidak bisa diraih. Berbicara tentang sukses, adalah berbicara tentang sesuatu yang tidak tahu kapan sukses itu akan datang, karena yang bisa dilakukan adalah tetap berusaha dan bekerja keras untuk meraihnya, dengan istilah lain, kita sendirilah yang bisa menciptakan kesuksesan dengan optimisme.

Sebenarnya arti kata sukses memiliki arti yang berbeda-beda, dan sukses setiap orang juga memiliki makna yang berbeda, tergantung pada harapan dan keinginan masing-masing. Yang menjadi masalah adalah setelah menentukan dan berusaha meraih impian tersebut, selalu ada hal yang akan mengganggu proses yang anda lakukan untuk meraih impian tersebut, misalnya munculnya rasa pesimis, bahkan rasa ragu, kurangnya rasa sabar karena sudah bekerja keras namun sukses belum datang, atau terlalu melihat orang lain yang lebih dulu berhasil, istilahnya rumput tetangga jauh lebih hijau dari rumput sendiri.

Maka yang harus dilakukan adalah seperti yang disampaikan pemilik dan CEO media sosial terkenal dunia, Facebook, yaitu Mark Zuckerberg, “Beberapa orang hanya memimpikan untuk mendapatkan kesuksesan, namun yang lain bangun dan bekerja keras untuk mendapatkan kesuksesan tersebut”.

Menciptakan Kesuksesan dengan Optimisme
Quote dari Mark Zuckerberg (Sumber gambar: Instagram - paradisestore.id)

1. Menciptakan Kesuksesan

Bila anda bertanya pada setiap orang, apakah ingin sukses?. Semua pasti menjawab ingin, namun kesuksesan yang bagaimana, tentunya hanya masing-masing oranglah yang bisa menafsirkan karena setiap orang memiliki harapan dan impian sendiri-sendiri. Dan bagaimana cara menciptakan kesuksesan itu?. Terdapat sebuah motivasi dari seorang penulis motivasi terkenal Peter Drucker, bahwa “cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya”.
Baca Juga:
Artinya adalah anda sendiri yang harus menciptakan kesuksesan tersebut. Dan untuk memulainya harus dimulai dari diri anda sendiri. Untuk meraihnya memang dibutuhkan proses yang kuat. Sabar dan ulet. Kalau kesuksesan itu ibarat menikmati makanan yang bisa langsung dirasakan, setelah akan langsung terasa kenyang,  pasti semua orang akan tidak tanggung-tanggung dalam mengejar kesuksesan. Namun kesuksesan yang diharapkan tidak tahu kapan datangnya.

Quote dari Peter Drucker; Menciptakan Kesuksesan dengan Optimisme;
Quote dari Peter Drucker
Hanya optimisme dan semangat yang bisa anda lakukan. Bahkan seorang blogger yang murni menjadi seorang penulis, membutuhkan waktu untuk menjadi seorang blogger hebat yang bisa kaya dari menulis. Mungkin di saat itu mengalami jatuh banun yang tidak diketahui orang lain, namun dia tetap optimis dan melakukan terus menerus tanpa diketahui orang lain.

2. Memiliki Tipikal Orang Sukses

Banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang mengejar sebuah kesuksesan, dan pasti terdapat motivasi tersendiri sehigga seseorang rela mengorbankan waktunya, meskipun pada saat awal terjun pada suatu bisnis atau suatu bidang tersebut belum menghasilkan. Yang utama adalah adanya niat dan keyakinan, yaitu keyakinan bahwa pada suatu saat nanti dirinya akan berhasil dan sukses, dan hal ini yang membedakan seseorang berhasil atau tidak, setelah dia yakin dan sudah memiliki niat, maka dia akan bekerja keras untuk meraihnya. Bahkan terdapat tahapan yang harus dilaluinya yang membedakan dirinya dengan orang lain.

Quote dari Rico Huang;Menciptakan Kesuksesan dengan Optimisme;
Quote dari Rico Huang (Sumber gambar: Instagram - @KomunitasPengusahaMuda)
Saya mencoba mengutip seorang anak muda sukses yang sering saya ikuti dalam sebuah akun instagramnya, yaitu @KomunitasPengusahaMuda, yang diarahkan oleh Rico Huang, seorang pemuda sukses yang memulai bisnisnya dari nol. Terdapat pembeda antara ciri dan sikap orang kaya dan orang miskin seperti gambar diatas. Orang sukses adalah orang yang memiliki mental kaya, ciri yang nampak adalahberpakaian sederhana (contoh yang sederhana adalah penampilan Bill Gates dan Mark Zuckerberg), selalu berinvestasi pada buku dan pendidikan, memiliki teman-teman kaya yang selau memberinya motivasi untuk sukses, dan yang utama adalah siap dan berani bekerja keras setiap waktu bahkan akhir pekan.

3. Sukses adalah Akumulasi Kebiasaan

Memiliki impian sukses itu harus dibarengi sebuah keseriusan untuk mencapai harapan. Dan hal ini dibutuhkan sebuah proses yang didalamnya harus siap bersabar dan tekun untuk meraihnya. Kendala yang sering terjadi adalah karena harapan yang diinginkan belum tercapai apalagi sudah bekerja keras, terkadang rasa ingin berhenti muncul dan timbul sedikit sikap pesimis. Hal ini adalah sikap yang wajar, namun yang utama adalah bagaimana mengembalikan sikap positif dan optimis sehingga bisa kembali pada track semula.

Quote sukses (Sumber gambar: Instagram - @CatatanEntrepreneur)
Dalam beberapa catatan sukses bisnis, disampaikan bahwa untuk menjadi sukses sesuai yang diinginkan dan diharapkan adalah membiasakan diri untuk berani beekrja keras, bersabar dengan proses dan tidak pernah berhenti untuk bangkit. Artinya kesuksesan bukanlah sebuah kebetulan yang bisa diraih hanya dalam semalam, namun sukses yang sebenarnya adalah akumulasi dari kebiasaan, antar lain kebiasaan positif, kebiasaan optimis, dan tidak mudah putus harapan di tengah jalan.

4. Sukses itu Tidak Menyerah

Kegagalan, jatuh, menjadi hal yang sering terjadi saat di awal membangun sebuah bisnis. Bahkan seorang pebisnis harus jatuh bangun sebelum bisnis yang dijalaninya sukses. Atau seorang atlit yang harus berlatih dengan keras untuk menjadi seorang pemenang. Begitu juga bila anda seorang blogger, harus memulai menulis dengan benar, dan tetap menulis meskipun dalam kondisi apa pun.

Sukses itu Tidak Menyerah;Menciptakan Kesuksesan dengan Optimisme;
Quote sukses (Sumber gambar: Instagram - @jagoancoding)
Mengutip sebuah semangat dari media pembelajaran, yang menyebutkan bahwa “Sukses itu adalah 1% keberuntungan, 1% skil dan 98% tidak menyerah”.  Ketika anda belum mendapatkan apa yang ingin anda raih, maka anda memiliki hanya dua pilihan yaitu menerukan yang telah anda kerjakan, atau yang kedua berhenti tidak meneruskan karena sudah pesimis dengan hasil yang belum anda dapatkan. Kalau saya, saya akan tetap memilih meneruskan semua yang telah dikerjakan, bukankah untuk menuju angka 10 harus dimulai dari angka 1, atau bahkan untuk mencapai uang Rp. 1.000.000,- anda harus mendapatkan recehan terlebih dahulu?.

Jadi, masih semangat untuk mengejar impian?. Harapan segera tercapai harus selalu ada dibenak kita, dan beruntung sekali kalau anda memiliki sikap tidak menyerah, karena sebentar lagi yang anda harapkan bisa tercapai.

5. Sukses itu Harus Dikejar, Karena Tidak akan ada yang Memberikannya Padamu

Berbicara tentang kesuksesan, berarti berbicara tentang cara meraih dan semangat untuk mencapai impian tersebut. Seorang yang memiliki karakter sukses, tidak akan mudah untuk berhenti sebelum apa  yang diinginkan dicapai. Yang harus dipahami adalah, semua orang mengejar kesuksesan, dan semua orang ingin meraih apa yang diimpikannya, karena tidak seorangpun dengan ikhlas akan memberikannya padamu dengan gratis.

Sukses itu Harus Dikejar, Karena Tidak akan ada yang Memberikannya Padamu
Quote sukses (Sumber gambar: Instagram - @businessbooksummary.id)
Untuk itu, diperlukan kekuatan dari dalam hati sehingga bisa menciptakan kesuksesan dengan optimisme. Oleh karena itu untuk mencapai kesuksesan sangat diperlukan semangat dan motivasi positif, berani menghadapi tantangan, memiliki rasa percaya diri, kreatif dan inovatif dan semangat pantang mundur untuk bisa meraih impian tersebut.

Firman Seorang blogger dan juga pemilik angkringan, yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis. Semoga blog ini bermanfaat untuk kita semua. Salam sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel