Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Volume Penjualan

Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Volume Penjualan - Berbicara tentang suatu perusahaan, maka kegiatan pokok perusahaan pada umumnya adalah menjual jasa atau produk yang pada akhirnya adalah mendapatkan laba atau keuntungan. Dalam kondisi sekarang ini yang semakin kompetitif, setiap perusahaan saling berlomba untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya pada konsumen demi kelangsungan hidup perusahaan.

Salah satu faktor terpenting dalam proses terciptanya pendapatan adalah dengan melaksanakan kegiatan pemasaran, karena dengan kegiatan pemasaran ini maka perusahaan berusaha untuk mendapatkan dan merebut pasar dalam rangka meningkatkan pendapatan dengan bertambahnya volume penjualan.

Untuk meningkatkan volume penjualan tersebut, maka perusahaan dapat menggunakan beberapa strategi. Salah satu strategi tersebut adalah strategi pemasaran yang dilakukan secara intensif dan terpadu. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan penjualan atas produk yang sudah beredar di pasar, yang kemudian di teruskan dengan pemasaran lanjutan yaitu pemasaran agresif.

Selanjutnya bagaimana “Strategi pemasaran yang bagaimana yang dapat meningkatkan volumen penjualan suatu produk atau jasa yang harus dilakukan perusahaan sehingga produk yang dihasilkan bisa segera laku terjual?

Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Volume Penjualan
Gambar ilustrasi

Untuk menjawab pertanyaan tersebut terdapat beberapa teori dan informasi yang bisa untuk menjadi referensi, antara lain:

Pemasaran

Menurut Kotler dan Armstrong (1997:6) pemasaran didefinisikan sebagai:
Suatu proses sosial dan manajerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan serta inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.

Terdapat definisi yang lain tentang pengertian pemasaran, dimana pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli yang potensial. (Basu Swasta, 1990: 5).

Dari hal tersebut diatas maka pemasaran sangat diperlukan dalam suatu sistem bisnis perusahaan dalam rangka meningkatkan volume penjualan yang nantinya akan meningkatkan laba perusahaan.

Promosi
Salah satu unsur dalam proses pemasaran dalam pengenalan produk adalah “Promosi”. Promosi adalah adalah salah satu kegiatan dibidang pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan omzet penjualan, dengan cara mempengaruhi konsumen baik langsung maupun tidak langsung.

Adapun tujuan utama dalam promosi yang utama adalah memberikan informasi kepada calon konsumen dan konsumen tentang adanya suatu produk sehingga dapat mendorong adanya permintaan, yang tujuan akhirnya adalah mempengaruhi calon konsumen dan konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan oleh perusahaan.

Promotional Mix
Promotional Mix merupakan starategi kombinasi dari beberapa variabel promosi. Di dalam promosi mempunyai beberapa variabel yang dapat digunakan sebagai strategi untuk meningkatkan serta mencapai target penjualan.

Seperti kita ketahui bahwa promosi merupakan salah satu dari variabel marketing mix yang memiliki peran penting dalam pemasaran produk atau jasa, karena dengan promopsi maka secara tidak langsung akan terjadi komunikasi antara prusahan sebagai produsen dan calon konsumen atau pun dengan konsumen.

Terdapat empat variabel dalam Promotional Mix, yaitu periklanan, personal selling, publisitas dan promosi penjualan. Dalam menjalankan proses promosi tersebut, perusahaan dapat menggunakan salah satu dari variabel tersebut atau kombinasi dari promotional mix tersebut.

Untuk itu yang harus diperhatikan dalam penentuan promosi agar tujuan tercapai, antara lain:
  1. Jumlah dana yang digunakan untuk promosi.
  2. Sifat pasar yang akan dituju.
  3. Jenis pasar.
  4. Tahap-tahap dalam siklus kehidupan produk.
Salah satu hal terpenting lain yang mempengaruhi dalam proses peningkatan penjualan adalah penentuan harga jual dari suatu produk. Dalam hal ini perusahaan harus menentukan secara tepat harga jual dari suatu produk.

Hal ini diperkuat juga dengan statement Irawan dan Faried Wijaya (1996) yang mengatakan bahwa semua organisasi baik yang bermotif mencari laba ataupun nirlaba selalu menghadapi masalah dalam penetapan harga yang layak atas suatu produk.

Konsep Strategi

Bisnis memang seemikian kompleks yang membutuhkan strategi pada seemua lini perusahaan, bisa dikatakan strategi menggambarkan arah bisnis yang mengikuti lingkungan yang dipilih dan merupakan pedoman untuk mengalokasikan sumber daya dan usaha organisasi.

Strategi juga dapat diartikan rencana yang bersifat kesatuan (united), menyeluruh (comprehensive), dan terpadu (integrated) yang mengkaitkan kekuatan perusahaan dengan tantangan lingkungan.

Strategi Pemasaran
Strategi dalam pemasaran merupakan pernyataan (baik secara implisit maupun eksplisit) mengenai bagaimana suatu merek atau lini produk mencapai tujuannya, strategi memberikan arah yang berhubungan dengan variabel-variabel seperti segmentasi pasar, identifikasi pasar sasaran, positioning, elemen bauran pemasaran dan biaya-biaya bauran pemasaran.

Secara implisit dapat dijelaskan bahwa untuk memenangkan suatu persaingan, perusahaan harus dapat merebut hati (heart share) dan pikiran konsumen (mind share) melalui strategi pemasaran sehingga mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian atas barang atau jasa yang ditawarkan.

Baca juga: Strategi penempatan posisi produk.

Untuk menjawab pertanyaan di atas serta untuk mengetahui strategi manfaat yang bagaimana yang sesuai, maka perusahaan harus mengetahui jenis kebutuhan yang ingin dicapai.
Jenis kebutuhan ini terdapat dua macam yaitu kebutuhan primer dan kebutuhan selektif.

Strategi kebutuhan primer ini dirancang untuk menaikkan tingkat permintaan akan bentuk dan kelas produk dari bukan pemakai yang sekarang dan dari pemakai sekarang. Sedangkan strategi kebutuhan selektif dirancang untuk memperbaiki posisi persaingan suatu produk, jasa atau pun bisnis.

Jadi perusahaan yang berusaha untuk menaikkan tingkat penjualan kepada pembeli atas produk yang sudah ada, maka perusahaan harus menerapkan strategi primer. Dua pendekatan strategi yaitu kebutuhan primer dan selektif bertujuan untuk meningkatkan jumlah pemakai dan menaikkan tingkat pembelian.

Untuk meningkatkan jumlah pemakai, maka perusahaan harus memperbesar kesediaan pelanggan untuk membeli produk atau jasa. Sedangkan kemampuan dapat ditingkatkan dengan menawarkan harga yang lebih rendah atau cara pembayarannya dengan kredit atau dengan memberikan kemudahan untuk mendapatkan produk dengan memperbanyak distributor, mempersering pengiriman atau mengurangi tingkat kehabisan persediaan serta mempromosikan penggunaan-penggunaan lainnya. 
  

Kesimpulan

Dari pembahasan diatas dan beberapa studi tentang strategi pemasaran yang digunakan dalam meningkatkan volume penjualan, maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

1. Biaya promosi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pemakai jasa begitu pula dengan penyediaan fasilitas juga memiliki pengaruh dalam meningkatkan volume penjualan atas suatu produk.

2. Dalam menentukan strategi pemasaran, suatu perusahaan hendaknya mendasarkan atas:
  • Perlunya peningkatan pasar yang lebih luas.
  • Pengembangan dan peningkatan barang dan citra perusahaan.

Belum ada Komentar untuk "Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Volume Penjualan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel