Sejarah Singkat “Institut Pertanian Bogor”

Ada apa dengan IPB? Anda semua pasti mengetahui bahwa IPB atau Institut Pertanian Bogor adalah salah satu perguruan tinggi yang selalu menjadi tujuan favorit untuk melanjutkan studi, maka tidak heran kalau banyak yang bersaing dan memilih kuliah di IPB. Banyak sekali alasan mengapa memilih IPB, mulai dari alasan universitas kelas dunia, IPB menjadi perguruan tinggi paling inovatif, juga banyak hal, salah satunya bisa mendapatkan kesempatan bekerja lebih luas. Tertarik dengan IPB? Maka sejarah singkat “Institut Pertanian Bogor” harus Anda ketahui khususnya Anda yang ingin menuntut ilmu di IPB.

Sejarah Singkat “Institut Pertanian Bogor”
Institut Pertanian Bogor (Foto: republika.co.id)

Informasi tentang “Institut Pertanian Bogor”

  • Singkatan/sebutan: IPB.
  • Status: BHMN.
  • Alamat: Gedung Rektorat Lantai 5, Kampus IPB Darmaga, Jl. Lingkar Kampus Darmaga/ Jl. Raya Darmaga, Bogor 16680.
  • Telepon: 0251 - 622640, 622642, 622961.
  • Website: https://www.ipb.ac.id.

Sejarah Singkat “Institut Pertanian Bogor”

  • Didirikan: 1 September 1963 (IPB); Tahun 1975 (Program Pascasarjana).
  • Pendiri: Pemerinah Hindia Belanda.
  • Pengelola: Universitas/ Perguruan Tinggi.

Warisan Belanda di bidang pendidikan menengah dan tinggi pertanian dan kedokteran ini dimulai pada awal abad ke-20. Sebelum Perang Dunia II yang dikenal dengan nama-nama Middelbare Landbouw School, Middlebaar Bosbouw School dan Nederlandsch Indische Veeartsen School.

Selanjutnya pada tahun 1940, Pemerintah Belanda mendirikan  Landbouw Hogeschool, yang pada masa pendudukan Jepang (1942-1945) ditutup. Namun Nederlandsch Indische Veearsenschool tetap berjalan yang namanya berubah menjadi Bogor Zul Gakku (Sekolah Dokter Hewan Bogor). Pada tahun 1946, ia menjadi Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan (PTKH).

Pada tahun 1947 Landbouw Hogeschool dibuka kembali dengan nama Faculteit voor Landbouw-wetenschappen sebagai kelanjutan Landbouw Hogeschool, yang mempunyai juruan Pertanian dan Kehutanan. Dibentuk Faculteit der Diergeneskunde - sebelumnya Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan (PTKH). secara organik kedua faculteit yang berada di Bogor ini bernaung di bawah Universiteit van Indonesie (kemudian menjadi: Universitas Indonesia).

Baca juga: Sejarah Singkat “Universitas Pendidikan Indonesia”.

Pada tahun 1950 Faculteit voor Landbouw-wetenschappen berubah nama menjadi Fakultas Pertanian Universitas Indonesia dengan tiga jurusan, yaitu Sosial Ekonomi, Pengetahuan Alam, dan Kehutanan, ditambah jurusan Perikanan Darat pada tahun 1957. Sedangkan Faculteit voor Diergeneeskunde berubah menjadi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Indonesia, yang pada tahun 1960 berubah lagi menjadi Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan. Dan berubah lagi pada tahun 1962 namanya menjadi Fakultas Kedokteran Hewan, Peternakan Universitas Indonesia.

Pada tanggal 1 September 1963, berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP), Fakultas Petanian dan Fakultas Kedoktern hewan, Peternakan Universitas Indonesia melepaskan diri menjadi Institut Pertanian Bogor yang disahkan oleh Presiden pada tahun 1965.

Pada awalnya, IPB terdiri dari lima fakultas, yaitu Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan, yang berasal dari Jurusan Pertanian dan Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas indonesia. Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan yang berasal dari Fakultas Kedokteran Hewan, Peternakan dan Perikanan Laut Universitas Indonesia. Sedangkan Fakultas Perikanan merupakan gabungan jurusan Perikanan Darat  Fakultas Pertanian Universitas indonesia dan Jurusan Perikanan Laut Fakultas Kedokteran Hewan  dan Peternakan Universitas Indonesia

Pada tahun 1964, IPB berkembang mejadi 6 fakultas dengan didirikannya Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian (Fatemeta), yang pada tahun 1968 berubah menjadi Fakultas Mekanisasi dan Teknologi Hasil Pertanian dan pada tahun 1981 sampai saat ini bernama Fakultas Teknologi Pertanian.

Pada tahun 1975, Sekolah Pascasarjana pertama di Indonesia dibuka di IPB yang pada tahun 1980 diresmikan menjadi Fakultas Pascasarjana IPB. Dengan terbitnya PP No. 30/1990, Fakultas Pascasarjana IPB beralih status menjadi Program Pendidikan Pascasarjana. Pada tahun 1981, IPB membuka Fakultas Sains dan Matematika yang pada tahun 1983 berubah nama menjadi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Fakultas ini merupakan gabungan dari Departemen Ilmu Pengetahuan Alam, Departemen Botani, Departemen Statistika dan Komputasi Fakultas Pertanian IPB, Departemen Biokimia dan Departemen Zoologi Fakutas Kedokteran Hewan IPB. Pada tahun 1979, IPB mulai menyelenggarakan Program Diploma yang pada tahun 1980 menjadi Fakultas Non-Gelar Teknologi yang lebih dikenal dengan nama Fakultas Politeknik Pertanian.

Dengan PP No. 30/1990, Fakultas Politeknik Pertanian ditiadakan. Kemudian program studi pendidikan diploma tersebut dikelola oleh Jurusan/Fakultas di lingkungan IPB. Pada tahun 1992, IPB membuka program pendidikan Pascasarjana profesional setingkat S2 di bidang Manajemen Agribisnis (MMA). 

Pogram Pascasarjana IPB,  kini Sekolah Pascasarjana (SPs) menyelenggarakan program pendidikan Magister Sains (S2) pada 37 program studi. Sebagian besar dari program studi itu juga menyelenggarakan jenjang Doktor (S3).

Itu dia, sejarah singkat “Institut Pertanian Bogor”. Semoga bermanfaat dan bisa memberikan informasi untuk Anda yang tertarik untuk melanjutkan studinya di Institut Pertanian Bogor.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Sejarah Singkat “Institut Pertanian Bogor”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel