Flu Mata, Awas Bisa Menular Lho!

Selama ini dalam kehidupan sehari-hari, kita hanya mengenal yang namanya flu adalah penyakit ringan yang menyerang saat musim pancaroba. Namun siapa yang menyangka, flu juga menyerang mata yang disebut dengan flu mata. Bahkan informasi tentang flu mata ini saja, gara-gara membaca sebuah tulisan singkat di majalah kesehatan, tapi membuat khawatir, yaitu “Flu Mata, awas bisa menular lho!”. 

Flu Mata, Awas Bisa Menular Lho!
Awas flu mata (Foto: onlymyhealth)

Khawatir? Tentu rasa khawatir akan hinggap di benak kita, apalagi yang berhubungan dengan mata. Flu mata yang dalam bahasa kedokteran disebut dengan konjungtivitas ini memang belum banyak yang tahu. Oleh karena itu, berhati-hatilah bila mata mulai memerah, mata terasa mengganjal, nyeri, gatal, bengkak dan terus berair. Bisa jadi Anda terserang flu mata.

Flu Mata Gatal dan Gejalanya

Flu mata, kalau ada pertanyaan, apakah flu mata menular atau tidak. Maka sama halnya dengan flu biasa, maka flu mata juga menular. Apabila ada anggota keluarga yang tertular, maka biasanya anggota keluarga lain dengan mudah akan ikut tertular.

Menurut Prof. Dr. dr. Diany Yogiantoro Soebadi, SpM(K) Spesialis mata dari RSUD dr Soetomo Surabaya yang pernah dimuat dalam Tabloid Nyata, “Flu mata ini tidak jauh beda dengan penyakit flu biasa. Kedua flu tersebut sama-sama menimbulkan peradangan, yang membuatnya berbeda bila dibandingkan dengan flu biasa, pada flu biasa penderita mengalami peradangan di daerah tenggorokan. Namun pada flu mata, peradangan terjadi di mata”. Pada flu mata gangguan dialami di selaput luar kornea mata.

Gejala awal mereka yang terkena flu mata, diawali dengan mata seperti sedang kelilipan, namun seiring masa inkubasi, bakteri atau virus penyebab flu mata, gejalanya semakin rumit, antara lain:

  • Mata merah.
  • Terdapat rasa mengganjal pada kelopak mata, seperti ada pasirnya.
  • Keluar kotoran mata lebih banyak (kalau penyebabnya bakteri).
  • Mata terus menerus berair (kalau penyebabnya virus).
  • Kelopak mata membengkak dan terasa pegal.
  • Apabila beberapa gejala di atas dibiarkan dalam waktu yang cukup lama, maka penderita flu mata tersebut akan kesulitan membuka matanya.

Baca juga: Tips Rileks dengan Es Batu.

Gejala-gejala tersebut bisa terjadi karena adanya bakteri atau virus yang sudah menginfeksi, yang mengakibatkan pembuluh halus di konjungtiva atau selaput lendir pada putih mata dan di dalam kelopak mata membesar, yang menyebabkan mata memerah. Hal ini yang disebut dengan peradangan.

Penyebab lainnya adalah daya tahan tubuh yang lemah, menyebabkan infeksi terjadi dengan cepat dan menjadi parah yang mengakibatkan mata membengkak yang disertai rasa nyeri pada bola maata. Hal ini membuat produksi kotoran terus bertambah.

Terdapat perbedaan antara kotoran mata karena infeksi bakteri dan kotoran mata karena infeksi virus, yaitu:

  • Pada infeksi karena virus, maka kotoran berbentuk cair, yang membuat mata berair terus.
  • Infeksi karena bakteri, maka kotoran mata lebih padat dan lengket, berwarna putih kekuningan atau biasa disebut dengan belekan.

Tips Mencegah Penularan Flu Mata

Sama halnya dengan flu biasa, maka penyebab flu mata adalah bakteri atau virus, yang membuat penularannya sangat mudah. Untuk itu, biasanya para penderita flu mata disarankan oleh dokter untuk istirahat selama 2 sampai 3 hari atau dengan kata lain libur dari aktivitas fisik baik sekolah atau bekerja. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki daya tahan tubuh yang menurun, dan agar penyakitnya bisa segera sembuh, selain itu istirahat di rumah berguna untuk mencegah penyebaran penyakit flu mata.

Penyebaran bakteri atau virus flu mata bisa terjadi secara sengaja atau tidak sengaja tersentuh penderitanya. Contohnya, penderita setelah mengucek mata kemudian bersalaman, maka orang yang diajak bersalaman bisa tertular penyakit, jika tangan yang digunakan bersalaman digunakan untuk memegang mata.

Pengobatan Flu Mata

Menurut Prof. Dr. dr. Diany Yogiantoro Soebadi, SpM(K), apabila tidak tahan, diperbolehkan meneteskan obat tetes mata ringan yang dijual bebas dan terbatas, namun apabila gejala flu mata sudah parah, maka langkah terbaik adalah dengan memeriksakannya ke dokter mata. Tanpa pengobatan yang tepat, flu mata yang dibiarkan bisa memperparah kondisi mata, terutama pada bagian kornea.

Untuk pengobatan diberikan tiga macam obat sebagai terapi, antara lain:

  1. Jenis antibiotik untuk membunuh bakteri. Biasanya berupa tetes atau salep. Apabila menggunakan obat tetes karena bisa larut dalam air mata, maka harus sering dilakukan.
  2. Antiinflamasi untuk meredakan peradangan yang terjadi. Obat ini biasanya dalam bentuk tetes, yang diberikan setelah antiobiotik diteteskan.
  3. Imunoregulator untuk mengembalikan sistem imun tubuh. Diberikan dalam bentuk tablet.

Selain obat di atas, biasanya disarankan untuk melakukan kompres dengan air dingin pada mata yang mengalami peradangan, dengan tujuan agar bakteri tidak berkembang biak, hal ini disebabkan bakteri lebih cepat berkembang biak pada suhu hangat dan dengan tingkat kelembaban yang tinggi.

Semoga informasi kesehatan dengan judul “Flu Mata, Awas bisa menular lho!” bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk Anda dalam menjaga kesehatan mata. 

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Flu Mata, Awas Bisa Menular Lho!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel