Tips Mengatasi Sulit Makan Pada Anak

Kehadiran seorang anak selalu ditunggu, apalagi bagi pasangan yang baru menikah. Setelah kelahiran bayi yang telah dinantikan tersebut, tentu terdapat masa dimana anak mulai besar dan sedikit rewel apalagi saat waktunya makan. Kata-kata “sulit makan” menjadi kata yang sering terjadi pada anak-anak. Anak yang sulit makan sering membuat para orang tua, khususnya orang tua muda menjadi masa yang memusingkan, bahkan untuk bisa menghabiskan makanan tentu menjadi suatu prestasi tersendiri, nyatanya menghabiskan makanan yang sudah dimasak dengan susah payah menjadi hal yang sangat berat. Untuk itu, pada kesempatan ini akan dibagikan informasi tentang tips mengatasi sulit makan pada anak.

Tips Mengatasi Sulit Makan Pada Anak
Mengatasi Sulit Makan Pada Anak (Foto: canvasinternationalschool.)

Sulit makan, menjadi dua buah kata yang tidak hanya terjadi di Indonesia, namun di seluruh dunia mengalami hal yang sama. Bahkan kalau Anda mencari informasi dengan kata kunci ‘sulit makan’ di internet, akan terlihat begitu banyak situs yang memberikan pengalaman saat anak sulit makan, termasuk tips dan cara mudah mengatasinya.

Penyebab Sulit Makan Pada Anak 

Banyak hal yang menyebabkan anak sulit makan, begitu banyak tulisan dan informasi yang membahas tentang masalah ini, yang tentu saja sering membuat bingung, khususnya bagi para ibu-ibu muda, saat menghadapi anak yang rewel apalagi karena sulit makan. Terdapat satu informasi yang ditulis oleh Nanny Selamihardja, yang pernah dimuat dalam Tabloid Intisari Edisi No. 482 yang membahas tentang mengatasi makanan dengan cara melakukan variasi makanan.

Terdapat penyebab mengapa anak sulit makan, yaitu:

  1. Terlambat mengenalkan makanan padat si anak.
  2. Makanan sehari-hari kurang variatif.

Baca juga: Tips Mendeteksi Anak Lambat Bicara.

1 | Terlambat mengenalkan makanan padat si anak.

Menurut dr. Eva J. Soelaeman, SpA, seorang spesialis gastrohepato nutrisi anak dari RSIA Harapan Kita, Jakarta. Faktor penyebab kesulitan makan pada anak, bisa saja karena terlambat mengenalkan makanan padat pada anak. Saat anak mulai dikenalkan pada makanan kasar pada usia sekitar 1 tahun, pada saat itu juga seharusnya juga susu harus mulai dikurangi, maksimal hanya 1 sampai 2 gelas sehari.

2 | Makanan sehari-hari kurang variatif.

Dengan mulai mengenalkan aneka jenis makanan, diharapkan anak bisa terbiasa dengan makanan rumahan. Hal ini juga tergantung dari kecerdikan para ibu dalam mengatur variasi makanan agar anak tidak cepat bosan.

Selain makanan yang harus bervariasi, makanan tersebut harus bergizi seimbang, artinya kandungan karbohidrat, protein, lemak, viamin dan juga mineral memenuhi syarat ilmu gizi dengan porsi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan usia anak. Selain itu, yang juga paling penting adalah tidak membiasakan memberikan makanan untuk anak dengan memberikan bumbu MSG sehingga kalau tanpa MSG akan terasa hambar dan rasanya tidak enak. 

Cara Mengatasi Sulit Makan Pada Anak dengan Variasi Makanan

Mengatasi sulit makan pada anak memang gampang-gampang susah, namun keberhasilan dan bisa mengatasi anak yang sulit makan menjadi kepuasan tersendiri bagi seorang ibu. 

Terdapat beberapa tips yang bisa dijalankan untuk  mengatasi sulit makan pada anak, antara lain:

  • Buatlah menu variasi makan selama satu minggu, dan pada minggu berikutnya usahakan tidak mengulang menu sebelumnya.
  • Untuk pemberian menu makanan siap saji, seperti kentang goreng, ayam goreng, nugget dll, makanan tersebut tidak perlu diberikan setiap hari, namun upayakan untuk memberikan lebih banyak makanan buatan sendiri.
  • Bagi Anda yang tidak sempat memasak, karena sibuk bekerja, bisa dilakukan dengan cara lain. Misalnya membuat menu secara variasi selama 1 minggu yang bisa dikerjakan oleh pengasuh anak. Menu tersebut bisa ditulis dan ditempelkan pada tempat tertentu agar mudah dipelajari. Jangan lupa untuk mengecheck menu yang disukai dan menu yang tidak disukai.
  • Perhatikan proses pemberian susu pada anak. Porsi susu berlebihan yang diberikan pada anak (lebih dari 2 gelas sehari) bisa menyebabkan anak kurang bernafsu makan karena sudah kenyang susu.
  • Bisa juga dengan memberikan makanan selingan dengan rasa manis atau asin. Seperti kue yang mengandung campuran karbohidrat, protein dan sayuran. Seperti roti isi sayur dan ragout ayam, puding karamel buah.
  • Menyajikan makanan yang menarik dengan suasana yang nyaman dan menyenangkan.  Hal ini untuk menghindarkan anak terhindar dari stres atau depresi. 
  • Mulailah mengenalkan pola makan yang sehat pada anak sejak dini, misalnya dengan membiasakan makan pagi, siang dan sore pada jam tertentu, dengan pola makan yang seimbang dan teratur, yang diharapkan akan dicapai kebuthan kalori anak selama 1 hari.
  • Segera konsultasi ke dokter anak apabila anak masih sulit makan, untuk mengetahui apabila terdapat gangguan, baik psikis atau fisik.

Itu dia sedikit informasi dan tips mengatasi sulit makan pada anak. Selain beberapa tips di atas terdapat satu hal lagi yang penting, yaitu dengan memberikan perhatian dan kasih sayang pada anak, memilih makan yang sehat dan juga digemari anak. Semoga bermanfaat.


Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Tips Mengatasi Sulit Makan Pada Anak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel