Menularkan Berhenti Merokok

Kebiasaan merokok sudah menjadi perilaku kebanyakan kaum pria di Indonesia, bahkan tidak hanya di Indonesia, di seluruh dunia pun kebiasaan ini juga banyak dilakukan, meskipun banyak efek negatif bagi kesehatan. Meskipun banyak yang menyadari bahwa rokok mengandung berbagai bahan negatif, namun kebanyakan orang merasa sulit untuk berhenti merokok, entah karena alasan pribadi atau bahkan tidak bisa bisa menghilangkan kebiasaan ini karena faktor gaya hidup. Namun siapa yang menyangka, meskipun banyak yang merasa kesulitan meninggalkan kebiasaan merokok, namun banyak diantaranya berhasil meninggalkannya, salah satunya adalah dengan menularkan berhenti merokok, minimal dari lingkungan keluarga atau komunitas terdekat.

Patut disadari bahwa kebanyakan orang mulai mengenal dan merasakan rokok sejak usia muda, bahkan bisa saja sejak umur yang lebih muda lagi, dan bisa saja dilakukan dengan sembunyi-sembunyi karena takut ketahuan orang tua. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa mereka yang dulunya hanya ingin mencoba rasa rokok dan yakin tidak akan kecanduan dan yakin bisa berhenti kapan saja, pada akhirnya tidak sanggup untuk keluar dan tidak mampu menghentikan kebiasaan merokok yang dulu hanya dilakukan untuk coba-coba.

Cara Menularkan Berhenti Merokok

Seperti kita ketahui bersama bahwa rokok mengandung banyak zat berbahaya yang tentu saja memiliki dampak negatif bagi tubuh., salah satunya adalah nikotin. Nikotin menjadi salah satu zat yang menimbulkan efek kecanduan, begitu pula saat Anda merokok, tubuh akan merasa nyaman dan mulai menunjukkan efek sebaliknya saat Anda tidak merokok. Rasa tidak nyaman ini bisa muncul dikarenakan tubuh berpikir bahwa asupan nikotin tidak cukup atau kurang sering dilakukan. Semakin cepat dan semakin banyak asupan nikotin yang diberikan ke dalam tubuh, semakin tinggi pula efek adiksi atau efek kecanduan yang terbentuk ke dalam otak.

Menularkan Berhenti Merokok
Memutuskan berhenti merokok (Foto: racgp)

Begitu luar biaasa dan sangat cepatnya efek kecanduan yang bisa menimpa seseorang yang mulai mencoba rokok. Diantara berbagai percakapan dan pembicaran yang sering terjadi, banyak pasangan khususnya ibu-ibu atau gadis yang berharap pasangannya entah suami atau pacarnya untuk berhenti merokok. Namun harapan tinggallah harapan bila keinginan untuk berhenti merokok bukan dari hati si perokok itu sendiri.

Sama halnya menghindari kebiasaan buruk lainnya, sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan kebiasaan merokok ini, apalagi kebiasaan merokok adalah kebiasaan yang menular. Mengambil sedikit ide tulisan dari Intisari Edisi No. 544, tentang cara menghentikan merokok, ternyata berhenti merokok itu juga bisa menular. Hal tersebut bisa dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Harvard University, Amerika Serikat. 

Baca juga: Bahaya Merokok dan Tips Berhenti Merokok.

Bagaimana cara menghentikan kebiasaan merokok menurut Tim Peneliti dari Harvard University tersebut?

  • Seseorang akan memiliki peluang besar untuk menghentikan kebiasaan merokok, apabila pasangannya baik suami atau istriya, teman, rekan kerja atau bahkan saudara kandung melakukan hal yang sama. Dilaporkan juga, para perokok cenderung berhenti untuk merokok dalam suatu kelompok dan siapa pun yang tidak berhenti akan terpinggirkan dari kelompoknya.
  • Sistem pertemanan yang positif ternyata terbukti membawa hasil yang luar biasa bagi usaha seseorang untuk berhenti dari merokok, yang bisa menurunkan berat badan atau bahkan mengubah prilaku seseorang yang kecanduan alkohol. Hal ini didukung dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan pengaruh kelompok sebaya (peer group) yang sangat berperan penting dalam pengambilan keputusan untuk berhenti merokok.
  • Pengaruh paling kuat untuk berhenti merokok datang dari hubungan yang dekat. Hal ini didasarkan atas para peneliti yang mengamati kehidupan sosial warga pinggiran Kota Boston yang kondisi kesehatannya sudah dipantau. Dari hal tersebut, menujukkan bahwa apabila istri atau suami berhenti merokok , maka 67% pasangannya akan berhenti merokok. Apabila temannya berhenti meorok, kemungkinan terbesar melanjutkan kebiasaan merokok akan turun sebanyak 36%.

Sungguh menjadi sebuah tantangan terbesar bagi seseorang yang telah kecanduan rokok. Namun yakin saja bahwa segala sesuatu itu dimulai dari keyakinan, semakin yakin dan bisa untuk berhenti, maka otak akan menyimpan memori yang kuat yang membuat Anda bisa untuk berhenti merokok. Semoga informasi dan motivasi menularkan berhenti merokok bermanfaat dan menjadi referensi terbaik untuk Anda yang ingin berhenti merokok.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Menularkan Berhenti Merokok"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel