Ramuan Herbal Untuk Anak

Anak adalah anugerah yang luar biasa dari Tuhan kepada para orang tua. Anugerah ini harus dijaga, begitu pula saat musim pancaroba, perubahan dari musim penghujan ke musim kemarau tentunya akan mempengaruhi daya tahan tubuh anak. Apalagi saat ini masih adanya wabah pandemi Covid-19 yang masih mengancam kita semua. Tentunya untuk mencegah hal tersebut, khususnya pada anak, bisa diberikan ramuan herbal untuk anak. Bahan yang mudah didapat dan mudah dibuat akan sangat membantu para Bunda untuk mempersiapkannya.

Ramuan Herbal Untuk Anak
Foto: blog.gardenuity.com

Bisa diakui anak dengan usia 1 sampai 5 tahun memang sangat rentan terserang berbagai penyakit, karena sistem antibodi atau faktor imunitas tubuh yang masih belum optimal. Bagi beberapa orang tentunya mereka akan sering mengonsultasikannya pada dokter anak, namun hal ini jelas membutuhkan dana atau uang yang tidak sedikit. Sebagai langkah alternative dan juga pencegahan, para Bunda bisa mencoba mencari referensi dan informasi tentang berbagai manfaat herbal yang ada di sekitar kita.

Tips Membuat Ramuan Herbal Anak Sehat

Musim pancaroba memang menjadi momok bagi para Bunda yang memiliki bayi atau bahkan anak balita (bawah lima tahun). Apalagi kalau tiba-tiba si kecil demam, masuk angin atau bisa juga kulit si kecil tiba-tiba gatal. Bagi ibu yang sudah terbiasa menghadapi hal ini tentu dengan tidak menunggu waktu lama segera mengambil berbagai ramuan herbal yang bisa diolah sendiri.

Bagi para Bunda yang ingin memanfaatkan ramuan herbal, bahan yang dibutuhkan, antara lain:

  • Air kelapa muda dan kopi.
  • Jeruk nipis
  • Kentang
  • Minyak zaitun.
  • Lidah buaya. 
  • Daun pepaya.
  • Temulawak.
  • Kencur. 
  • Adas.
  • Sambiloto.

Baca juga: Makanan Selingan untuk Anak.

- Air kelapa muda dan kopi. Bahan ini bisa digunakan sebagai obat muntaber, karena air kelapa muda banyak mengandung mineral dan juga kalium. Caranya adalah dengan memberikan dosis sebanyak 500 cc air kelapa muda kemudian dicampur dengan setengah sendok teh kopi.

- Jeruk nipis. Bahan ini bisa digunakan sebagai obat batuk dan mencairkan dahak. Caranya adalah dengan mencampur 1 sendok makan air perasan jeruk nipis, 3 sendok makan madu murni, 5 sendok makan air hangat. Kemudian tim selama 30 menit.

Takaran yang bisa diberikan, antara lain:

  • Untuk usia 6 bulan sampai 1 tahun : 2 x ukuran ½ sendok teh.
  • Untuk usia 1 sampai 3 tahun : 2 x 1 sendok teh.
  • Untuk usia 4 sampai 5 tahun : 2 x 1 ½ sendok teh.

- Kentang. Siapa yang menyangka ternyata kentang bisa mengobati bisul. Caranya sangat mudah, yaitu parutlah kentang kemudian peras. Oleskan sari dan parutan kentang pada bisul 3 sampai 4 kali sehari. Selain untuk mengobati bisul, ternyata kentang bisa digunakan untuk mengurangi rasa gatal, karena biang keringat.

- Minyak zaitun. Ternyata minyak zaitun bisa digunakan untuk mengobati kerak pada kepala atau ketombe pada bayi (cradle crap) dan berikan sebanyak 1 sampai 2 kali sehari.

- Lidah buaya. Bahan herbal ini bisa untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Oleskan daging daun lidah buaya pada bagian kulit yang terbakar.

- Daun pepaya. Daun ini memiliki khasiat untuk menambah nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria, beri-beri, panas dan kejang pada perut. Caranya sangat mudah yaitu tumbuklah daun pepaya, kemudain peras, disaring dan diminum.

- Temulawak. Bahan herbal yang satu ini bisa digunakan untuk menambah nafsu makan pada si kecil. Caranya, ambillah 150 gram temulawak dan juga 50 gram kunyit segar, kemudian kupas, iris tipis dan rendam dalam 500 cc madu kapuk dalam toples tertutup selama 2 minggu. Baru bisa digunakan. Cara menggunakannya adalah 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam ½ cangkir air hangat, kemudian diminum pada pagi hari dan sore hari.

- Kencur. Kencur menjadi salah satu bahan tumbuhan alami yang bisa digunakan sebagai obat untuk anak. Cara yang bisa dilakukan cukup mudah, yaitu ambillah 5 gram kencur segar, parut, dan tambahkan 2 sendok makan air putih matang aduk, kemudian saring dan tambahkan 1 sendok makan madu murni. Berikan 2 sampai 3 kali sehari.

- Adas. Bahan herbal ini bisa digunakan untuk meringankan kolik pada bayi atau bayi yang sedang mengalami sakit karena tumbuhnya ngigi. Cara yang bisa dilakukan adalah 1 sendok makan adas dilarutkan dengan 1 cangkir air mendidih, sampai larut. Takaran yang bisa diberikan adalah untuk usia 6 bulan sampai 1 tahun 1 x ½ sendok teh; untuk usia 1 sampai 3 tahun 2 x 1 sendok teh; dan untuk usia 4 sampai 5 tahun 2 x 1 ½ sendok teh.

- Sambiloto. Bahan herbal yang satu ini memiliki kandungan andrografoll lactones atau zat pahit yang berfungsi untuk menurunkan panas. Bahkan riset membuktikan bahwa 6 gram sambiloto yang dikonsumsi per hari sama efektifnya dengan obar paracetamol. Untuk menurunkan panas, langkah yang bisa dilakukan adalah  ambillah 20 gram, daun sambiloto kering, 50 gram kunyit kering, 300 ml air dan 300 ml madu. Kemudian campur semua bahan dan didihkan sampai tersisa setengah gelas rebusan. Angkat dan saring kemudian gunakan air yang telah disaring tersebut dan tambahkn madu. Berikan pada si kecil 3 kali sehari.

Baca juga: Makanan Untuk Meningkatkan Imun Tubuh.

Itu dia sedikit informasi tentang ramuan herbal untuk anak. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi untuk para Bunda dalam memanfaatkan ramuan herbal untuk si kecil.


Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Ramuan Herbal Untuk Anak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel