Jenis Helm dan Kelebihannya

Saat ini setiap rumah di Indonesia rata-rata sudah memiliki motor. Dengan memiliki motor berarti sudah harus memiliki perlengkapan yang lengkap saat akan berkendara. Bisa saja berkendara dengan tidak dilengkapi kelengkapan yang diwajibkan, namun jangan salah, dengan tidak mematuhi peraturan lalu lintas akan merugikan para pengendara itu sendiri, selain efek yang merugikan diri sendiri, juga bisa saja kena tilang kalau melanggarnya. Salah satu kewajiban yang harus dilakukan adalah dengan selalu mengenakan helm, minimal helm standart. Untuk itu, mengenal jenis helm dan kelebihannya menjadi nilai tambah untuk Anda yang sering melakukan perjalanan dengan melakukan motor.

Jenis Helm dan Kelebihannya;
Foto: flybubble.com

Helm selain menjadi kebutuhan dan kewajiban, ternyata helm yang dijual dipaasran juga bervariasi dengan aneka macam dan bentuknya. Namun, sebagai salah satu alat keselamatan yang harus digunakan oleh para pengendara motor, helm dibagi menjadi berbagai jenis yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jenis Helm Motor

Helm adalah kebutuhan wajib yang harus dikenakan oleh para pengendara motor. Meskipun memiliki berbagai jenis dan model, masih banyak masyarakat yang belum tahu tentang jenis-jenis helm yang beradar di pasaran.

Baca juga: Yoyo dan Asal-usulnya.

Adapun jenis helm yang sering digunakan, antara lain:

  1. Full-face.
  2. Tiga per empat.
  3. Setengah

1. Full-face. Helm ini merupakan jenis helm yang melindungi secara keseluruhan bagian kepala, mulai dari ujung sampai pangkal leher. Kaca helm juga bisa dibuka dan ditutup yang memungkinkan mata sang pengendara bisa terhindar dari debu dan air hujan, sehingga memberikan rasa aman dari sisi penglihatan yang membuat pengendara tidak terganggu pandangannya saat berkendara. Melihat fungsinya tersebut, banyak yang mengatakan full-faca menjadi helm yang paling aman untuk digunakan. 

Kekurangan helm full-face, antara lain:

  • Bobotnya yang relatif agak berat, karena harus menahan tekanan angin yang lebih besar bila dibanding dengan jenis helm yang lain, hal ini menjadikan leher menjadi relatif lebih cepat lelah.
  • Rasa panas yang timbul saat digunakan karena helm ini sangat tertutup. Namun, jangan khawatir. Karena saat ini sudah banyak helm model full-face yang memiliki ventilasi pada beberapa bagian sehingga hawa panas dalam helm bisa dikurangi.

Sedangkan bentuk lain dari full-face adalah racing helmet yang diperuntukkan bagi pengendara motor trail (dirt biking) dengan berat yang lebih ringan, namun tanpa kaca helm karena fungsinya sudah digantikan oleh goggles.

2. Tiga per empat. Helm yang satu ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan full-face, namun tidak menutupi bagian rahang. Helm dengan model seperti sering digunakan oleh polisi yang memungkinkan para penggunanya untuk melakukan komunikasi  tanpa ada halangan sama sekali.

Yang menarik, helm tiga per empat ini relatif lebih mudah dan lebih cepat untuk dikenakan atau dilepas.Dan keuntungan menggunakan helm ini adalah helm ini dinilai cukup memberi perlindungan bagi para pengendara motor.

3. Setengah. Biasanya ada yang menyebut helm ini dengan helm cetok. Helm ini sudah jarang terlihat, selain tidak boleh digunakan dalam berlalu lintas, juga helm ini paling minim memberikan keamanan bagi para pengendara motor, karena helm ini hanya menutup bagian atas kepala sampai sebatas telinga. Kelebihan menggunakan helm ini adalah bisa melihat ke jalan yang lebih leluasa dan minimnya tekanan angin yang menerpa.

Dari berbagai pilihan helm di atas tentuya, yang lebih banyak dan sering digunakan para pengendara motor di Indonesia adalah helm tiga per empat, meskipun ada juga yang menggunakan helm full-face.

Semoga sedikit informasi tentang “jenis helm dan kelebihannya” bermanfaat untuk Anda, khususnya bagi Anda yang masih mencari helm terbaik demi keamanan bermotor di jalan.


Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Jenis Helm dan Kelebihannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel