Bola Golf yang Bopeng

Guys… Kamu termasuk pecinta olahraga golf? Kalau ya, harusnya tahu juga tentang sejarah dan asal usul olahrag ini, termasuk asal usul bola golf yang bopeng itu juga. Berbicara tentang golf memang tidak lepas dari pandangan kebanyakan orang bahkan masyarakat yang menganggap golf sebagai olahraga mahal. Pandangan golf sebagai olahraga mahal tidak saja berlaku di Indonesia, bahkan bagi orang-orang barat, olahraga ini sering disebut sebagai “gentlemen game” karena hanya bisa dimainkan oleh orang-orang kaya saja.

Kali ini, kita tidak akan membicarakan tentang sejarah dan asal usul golf, namun lebih terfokus pada salah satu peralatan golf yaitu bola golf. Sebenarnya masih ada berbagai alat golf yang bisa dibahas seperti stick golf yang berjumlah 14 stick golf, atau bisa juga segala pernak pernik yang dibutuhkan untuk bermain golf seperti sepatu khusus golf dan juga baju golf.

Bola Golf dan Mengapa Berbentuk Bopeng

Berbicara tentang golf tentunya tidak bisa lepas dengan bola golf yang memiliki bentuk bopeng. Namun, siapa yang mengira kalau dulunya bola golf memiliki bentuk yang mulus dipermukaannya. Saat itu, pada saat bola golf masih berbentuk mulus, para pegolf menemukan bahwa bola golf yang sudah penuh dengan torehan karena hantaman stick golf justru bisa melayang lebih jauh.

Bola Golf yang Bopeng;Bola Golf dan Mengapa Berbentuk Bopeng;
Foto: expertreviews.co.uk

Dan, pada akhirnya bola golf dibuat dengan bentuk bopeng seperti yang digunakan saat ini. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana kondisi bopeng pada bola golf saat dipukul malah bisa membuat jauh bola golf tersebut?

Baca juga: Bluetooth, Asal dan Manfaatnya.

Berdasarkan catatan yang disampaikan E. Sujatmiko, faktor yang mempengaruhi jarak tempuh bola golf saat melayang adalah hambatan yang ditimbullkan oleh udara. Besar kecilnya hambatan tersebut ditentukan oleh tipe aliran udara disekeliling bola. Dimana terdapat dua jenis aliran udara dalam aerodinamik, yaitu laminar dan turbulen.

  • Aliran laminar adalah aliran yang menghasilkan hambatan yang kecil, namun cenderung menyebabkan fenomena separasi, yang diakibatkan adanya pusaran udara yang terbentuk dari pergerakan sebuah benda dan mengakibatkan hambatan meningkat secara drastis.
  • Aliran turbulen merupakan aliran yang pada awalnya menghasilkan hambatan yang besar, namun separasi tidak mudah terjadi akibat adanya gaya adhesi yang lebih baik.

Pada bola golf yang berkulit mulus ternyata memiliki peluang menimbulkan separasi, sehingga untuk menghilangkan separasi, aliran tersebut harus dibuat turbulen. Untuk membuat turbulen ini, maka permukaan bola golf harus dibuat tidak rata. Meskipun terdapat konsekuensi, yaitu hambatan di awal yang besar sehingga membutuhkan tenaga lebih untuk melambungkannya. Setelah melambung, hambatan menjadi berkurang dan hasil akhirnya lebih jauh bila dibandingkan dengan bola mulus.

Itu dia sedikit asal usul bola golf yang bopeng, semoga bermanfaat dan memberi informasi untuk Anda. 


Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Bola Golf yang Bopeng"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel