Bayi Kolik dan Tips Mengatasinya

Bayi menangis terlalu sering atau tiba-tiba menangis dalam waktu yang lama, tentu bagi seorang ibu, khususnya yang baru pertama kali memiliki bayi, menghadapi keadaan seperti ini pasti membuat khawatir dan cemas. Kebingungan memang menjadi hal yang wajar dalam menghadapi bayi dalam keadaan tersebut yang biasa disebut dengan kolik. Memang tidak semua bayi mengalaminya, namun sebagai informasi, dibawah ini akan disampaikan tentang bayi kolik dan tips mengatasinya untuk Anda, agar tidak kaget bila bayi Anda mengalami kolik.

Tidak dapat dipungkiri, bayi yang mengalami kolik pasti membuat cemas bahkan mengguncang hati ibu bahkan seorang ibu yang sangat tenang. Tangis bayi yang tiada henti, bangun di tengah malam yang terjadi tanpa sebab yang jelas, akan membuat Anda bertambah pusing dan terasa ingin menyerah. Namun jangan menyerah dulu, sebenarnya si kecil tidak menderita penyakit, dan juga tidak ada kondisi yang dikhawatirkan dalam jangka panjang.

Bayi Kolik adalah Kondisi Bayi yang Tidak Nyaman

Kondisi bayi yang menangis secara terus menerus memang membuat cemas.Kolik merupakan suatu kondisi dimana fisik dan mental bayi merasakan hal yang tidak hnyaman, yang menjadikan si bayi menjadi rewel. Rewel dalam hal ini adalah kondisi dimana si bayi menangis secara terus menerus  lebih dari 3 jam per hari dan  juga berlangsung lebih dari 3 hari.

Bayi Kolik dan Tips Mengatasinya;Bayi Kolik adalah Kondisi Bayi yang Tidak Nyaman;
Foto: babynest.com.au

Berdasarkan berbagai referensi, memang tidak ada penyebab yang pasti dari kolik ini, namun pada umumnya berhubungan dengan masalah pencernaan, seperti sembelit, masuk angin atau bisa juga karena intoleransi  terhadap laktosa atau gula yang terkandung dalam susu.

Banyak penyebab yang menyebabkan bayi kolik, salah satu diantarany adalah temperamen bayi dan juga sistem saraf bayi yang belum dewasa. Bahkan temperamen bayi bisa membuatnya sensitif terhadap lingkungan. Apabila terdapat perubahan, bayi akan berekasi dengan menangis, karena sistem saraf bayi yang belum dewasa, saat si bayi menangis, maka dia tidak bisa menghentikan tangisannya, sampai Anda turun tangan untuk menenangkannya.

Baca juga: Kekhawatiran Ibu Pada Bayi.

Adapun ciri bayi yang mengalami kolik, antara lain:

  • Wajah memerah.
  • Lutut terangkat ke dada.
  • Perut kembung.
  • Sering buang angin.
  • Malas makan (terjadi pada beberapa kasus).
  • Susah tidur.

Bayi Kolik dan Cara Mengatasinya

Berbicara tentang kolik, sebenarnya kolik bukanlah penyakit yang serius. Dan yang perlu diperhatikan adalah bayi yang rewel pasti membuat Anda capek dan bisa saja membuat Anda panik.

Terdapat beberapa tips untuk mengatasi bayi kolik, yang bersumber dari Majalah Mother & Baby (M&B), sebagai berikut:

  1. Sendawakan. Mengeluarkan angin dari perut bayi melalui sendawa menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan, usahakan pula agar si bayi tidak menangis terlalu lama sebelum makan, karena menangis akan membuat si bayi semakin masuk angin. Begitu si kecil lapar segeralah susui.
  2. Bungkus. Menyelimuti bayi dengan kain secara rapat akan membuat si kecil menjadi tetap hangat.
  3. Diayun-ayunkan. Gendonglah bayi dan ayun-ayunkan. Cara ini bisa membuat bayi menjadi lebih tenang meskipun akan membuat Anda sedikit pegal. Alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan meletakkan bayi di kereta bayi kemudian dorong berkeliling rumah.
  4. Beri getaran. Saat ini sudah terdapat kursi khusus yang bisa bergetar, atau Anda bisa membawanya naik mobil.
  5. Pijat. Anda bisa melakukannya dengan mengelus-elus punggung bayi, dan ajaklah berbicara.
  6. Mengajak bayi jalan-jalan. Bawalah si kecil keluar rumah, pergi ke taman, hal ini bisa meredakan rasa bosan dan juga meredakan suntuk pada si kecil.
  7. Berikan gula. Apabia si kecil belum memiliki gigi. Cara ini bisa dilakukan dengan mencampur 3 sendok teh gula dengan segelas air mendidih kemudian dinginkan, kemudian teteskan air gula ke sudut di dalam mulut. Berikanlah 1 sampai 2 kali per hari selama tidak lebih dari 2 minggu. Kemudian simpan sisa air gula dalam kulkas maksimal 24 jam.
  8. Empeng. Cara ini bisa dilakukan dengan catatan hanya untuk sementara saja. Dan jangan sampai si kecil tergantung dengan empeng sampai ia besar.
  9. Berikan ketenangan. Diantara penyebab kolik adalah terlalu berisik, terlalu banyak stimulasi, atau bisa saja terlalu ramai. Oleh karena itu, pindahkan si kecil ke kamar yang sepi dan jauhkan sebentar dari keramaian kakak atau saudaranya yang lain.
  10. Mandikan. Air hangat bisa menenangkan si kecil, selanjutnya Anda bisa meijatnya secara pelan pada si kecil.

Baca juga: Tips Sehat dan Bugar untuk Ibu Hamil.

Selain tips untuk mengatasi apabila bayi terserang kolik, terdapat hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kolik pada bayi Anda, antara lain:

  • Pastikan bayi bersendawa dengan baik setelah minum. Gendonglah dengan posisi bediri, bersandar pada bahu Anda atau bisa dengan menengkurapkan dan bersandar pada lengan Anda sambil menepuk punggungnya.
  • Anda bisa melatih si kecil untuk bisa mengukur sendiri kapan si kecil harus minum susu dan mulai berhenti. Jangan paksakan si kecil untuk memulai atau berhenti. Apabila si kecil minta minum langsung berikan dan biarkan si kecil segera melapas payudara Anda saat si kecil sudah merasa kenyang.
  • Bayi kolik juga berhubungan dengan kondisi psikologis. Usahakan saat memegang si kecil jangan sampai saat mood Anda sedang buruk atau sambil marah-marah.

Itu dia sedikit informasi tentag bayi kolik dan tips mengatasinya. Apabila bayi terserang kolik jangan ragu untuk meminta bantuan, bisa orang tua, saudara atau teman dekat Anda.


Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Bayi Kolik dan Tips Mengatasinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel