Mengapa Harus Berbisnis

Bermimpi memiliki waktu luang yang banyak, punya segala hal yang diinginkan dan bisa menikmati hidup, sepertinya sudah menjadi mimpi setiap orang, namun dibalik mimpi tersebut, selalu dibutuhkan pengorbanan yang luar biasa besar. Tentunya pengorbanan inilah yang menjadikan banyak orang tidak berani untuk memulai mewujudkan mimpinya. Menjadi apa pun di era saat ini, entah menjadi seorang karyawan, pebisnis atau seorang investor atau pemilik usaha semuanya sah-sah saja. Namun semua hal yang diinginkan tidak akan terwujud kalau tidak dimulai saat ini. Oleh karena itulah mengapa harus berbisnis. Dengan mulai berbisnis, Anda bisa mengembangkan segala ide yang ingin Anda lakukan.

Tentunya sangat wajar kalau sampai saat ini Anda belum  berani untuk memulai, mungkin bisa karena tidak adanya waktu, karena harus berkonsentrasi dengan pekerjaan yang dijalani, atau yang paling ekstrem adalah Anda sudah berada di zona nyaman dengan gaji yang luar bisa besar, sehingga terdapat pemikiran dibenak Anda, mengapa harus susah-susah memulai dari nol, kalau gaji yang didapat sudah besar dan mengcover hidup.

Namun, dibalik itu semua, Anda lupa bahwa semua itu ada batasnya, bekerja pun dibatasi dengan umur yaitu pensiun, atau yang terjadi baru-baru ini, saat pandemic Virus Covid-19 menyerang seluruh sendi kehidupan yang mengakibatkan banyak perusahaan berhenti beroperasi, dan mengharuskan banyak terkena PHK (pemutusan hubungan kerja) karena hal tersebut, otomatis Anda harus mulai memikirkan solusi terbaik untuk jangka panjang di masa yang akan datang.

Alasan Harus Berbisnis

Jaman sudah semakin berubah, begitu pula dengan kondisi saat ini yang memberikan peluang, kesempatan dan pra sarana yang luar biasa agar bisa mulai berbisnis. Sebenarnya dengan kondisi yang semakin memudahkan untuk berbisnis dan perkembangan internet yang sudah sangat memadai, akan mudah bagi kita untuk mulai berbisnis, berbisnis online misalnya menjadi cara mudah untuk belajar berbisnis.

Mengapa Harus Berbisnis;Alasan Harus Berbisnis;Karakter Entrepreneur Sukses;
Sumber gambar: wealthmagnate.com

Bahkan banyak sekali tutorial belajar bisnis yang sudah semkain mudah didapatkan mulai dari blog, Youtube, media social, yang semuanya memberikan kemudahan untuk mulai mendapatkan passive income.

Baca juga:

Terdapat banyak alasan mengapa harus memulai bisnis di usia muda, antara lain:

  • Kenapa laki-laiu perlu bisnis? Karena wajah ganteng tidak bisa dijadikan mas kawin saat nikah.
  • Jangan malu kalau punya orang tua susah, tapi harus malu kalau sudah besar masih menyusahkan orang tua.
  • Semua adalah pilihan, menjadi karyawan berarti bekerja keras untuk  perusahaan, tidak memiliki kontrol terhadap waktu atau pun penghasilan. Sedangkan menjadi professional, berarti bekerja keras untuk diri sendiri, memiliki kontrol atas penghasilan, namun harus bekerja agar bisa menghasilkan. Dan sebagai seorang pemilik bisnis, apabila memiliki bisnis yang sudah tersistem (yang tidak tergantung pada kehadirannya), memiiki kontrol atas pendapatan dan waktu. Jadi sudah ada bayangan mengapa harus berbisniskan?
  • Anak-anak muda tidak bisa hanya menggantungkan diri akan menjadi pegawai negeri, pembengkakan populasi penduduk akan semakin berbanding terbalik dengan penyediaan lapangan kerja. Jadi yang akan tegak hidupnya adalah orang-orang yang bermental wiraswasta, yang tidak priyayi, yang ulet dan bersedia bekerja keras. (Emha Ainun Nadjib).
  • Berbisnislah kala kamu belum butuh. Berbisnislah di saat tubuh masih sehat, keuangan masih bisa mencukupi kebutuhan sandang, pangan dan papanmu. Jangan menunggu saat terjepit, karena berbisnis perlu waktu untuk membangun. Perlu proses.
  • Jaman sudah beda, tidak bisa mengandalkan gaji saja, harus sudah punya bisnis sendiri.
  • Jika anda tidak mulai bekerja keras mewujudkan impian Anda, maka orang lain akan mempekerjakan Anda untuk membangun mimpi mereka.
  • Passion tanpa karya itu percuma. (Irene Suhardono – Public Figure)
  • Aku tidak beruntung, aku bekerja keras untuk mendapatkannya. (Instagram.com/5amsuccess)
  • Kehidupan Anda tidak akan berubah hanya dengan membaca, tapi dengan action. (Jaya Setiabudi – Founder Yukbisnis.com)
  • Resiko terbesar adalah tidak mengambil risiko apa pun. Di dunia yang semakin berubah sangat cepat, satu-satunya strategi yang dijamin gagal adalah tidak mengambil risiko apapun. (Mark Zuckerberg – CEO Facebook)
  • Setinggi apapun pangkat yang kamu miliki, kamu tetap seorang pegawai. Sekecil apapun usahamu, kamu adalah bosnya.
  • Anda tidak harus hebat untuk memulai, tapi Anda harus memulai untuk menjadi orang hebat. (Zig Ziglar – Penulis Amerika dan Motivator).
  • Jika kamu mempunyai ide, mulailah hari ini. Tak ada waktu yang lebih baik untuk bertindak, selain sekarang. (Kevin Systrom – CEO Instagram)

Karakter Entrepreneur Sukses

Selain alasan mengapa harus berbisnis, agar bisa menjadi seorang entrepreneur sukses, terdapat karakter yang harus dimiliki agar menjadi entrepreneur sukses (Instagram.com/rintisan.id), antara lain:

  1. Berpikir kreatif.
  2. Mau belajar dan bertanya.
  3. Pantang menyerah.
  4. Memiliki disiplin diri.
  5. Empati pada orang lain.
  6. Antusias dalam bekerja.
  7. Cepat beradaptasi dengan situasi baru.
  8. Jujur dan berkomitmen.
  9. Sabar dan tekun.
  10. Bertanggung jawab.
  11. Berani mengambil risiko.

Dengan kemudahan yang bisa didapatkan, maka tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak memulai berbisnis, terdapat beberapa senjata yang bisa Anda pakai untuk memulai berbisnis, antara lain:

  • Ide bisnis.
  • Tekad.
  • Smartphone.
  • Laptop.
  • Wi-Fi/Paket Data.
  • Buku/ E-Book.
  • Koneksi.
  • Seminar/workshop.
  • Kopi.

Jadi sudah tidak ada alasan bukan, untuk tidak segera memulai berbinis? Semogasedikit catatan tentang mengapa harus berbisnis, menjadi informasi dan motivasi untuk Anda, agar bisa segera mempersiapkan bisnis dan bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan.

 

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Mengapa Harus Berbisnis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel