Memahami dan Mengenal Apa itu “Account Officer”

Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini bank tumbuh dengan semakin signifikan, hal ini menunjukkan ekonomi juga mengalami pertumbuhan yang semakin baik. Pelan tapi pasti, meskipun baru-baru ini kehidupan kita diterjang badai pandemi Covid-19. Namun perlahaN-lahan kehidupan ekonomi dan bisnis juga mulai mengalami perbaikan. Begitu pula bank dalam mengembangkan bisnisnya membutuhkan personil yang tepat. Memahami dan mengenal apa itu “Account Officer” sepertinya tepat untuk dibahas kali ini.

account-officer
Ilustrasi (Gambar: yjobso.blogspot.com)

Dengan adanya pertumbuhan kapasitas perbankan yang jauh lebih cepat, maka dibutuhkan orang-oramg yang kompeten untuk memenangkan persaingan. Cara kerja dan pandangan lama yang mengharapkan nasabah mendatangi bank harus segera ditinggalkan, bila bank tidak ingin kalah dalam persaingan tersebut.

Account Officer adalah Personil Bank yang Memiliki Fungsi Ganda

Dalam dunia perbankan, merunut pada filosofi pemasaran, terdapat usaha-usaha yang selalu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Artinya:

  • Bank akan berusaha mengidentifikasi kebutuhan nasabah.
  • Kemudian bank akan merancang suatu paket produk yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.
  • Dengan demikian, nasabah akan memperoleh kepuasan dalam hubungan dangan nasabah,
  • Dari kepuasan nasabah tersebut bank akhirnya memperoleh keuntungan (laba).

Dalam menjembatani harapan bank dan juga menjembatani kebutuhan nasabah, dibutuhkan personel yang tepat yang disebut dengan AO (Account Officer) atau saat ini disebut dengan nama yang lebih keren disebut dengan dengan RM (Relationship Manager).

Baca juga: Sifat Industri Perbankan.

Account Officer ini dalam tugasnya, seperti yang disampaikan Jopie Jusup dalam buku “Panduan Dasar untuk Account Officer”, memiliki fungsi ganda. Di satu sisi, merupakan personil bank yang harus bekerja di bawah peraturan dan tujuan bank sehingga bisa memberikan hasil kepada bank. Namun di lain sisi, dituntut untuk bisa memberikan kondisi yang paling baik untuk nasabah.

Account Officer Tugasnya, Peranan dan Fungsi

  • Mengelola account. Seorang AO memiliki peran untuk membina nasabah agar mendapatkan efisiensi dan optimalisasi dari setiap transaksi keuangan yang dilakukan tanpa meninggalkan tanggung jawabnya sebagai personil bank.
  • Mengelola produk. Seorang AO harus mampu menjembatani kemungkinan pemakaian berbagai produk yang paling sesuai untuk kebutuhan nasabah.
  • Mengelola pinjaman (loan). AO memiliki peran untuk melakukan pemantauan atas pinjaman yang diberikan kepada nasabah agar nasabah selalu memenuhi komitmen atas pnjamannya. Untuk melaksanakan hal tersebutm seorang AO harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang bisnis nasabahnya.
  • Mengelola penjualan. Seorang AO adalah ujung tombak bank dalam memasarkan produknya, oleh karena itu, AO harus memiliki salesmanship yang memadai untuk memasarkan produk yang ditawarkannya.
  • Mengelola profitability. Seorang AO memiliki peran dalam menentukan keuntungan yang diperoleh bank.

Karakteristik Seorang Account Officer Ideal

Terdapat beberapa karakteristik ideal yang harus dimiliki seorang AO (Account Officer), antara lain:

1. Karakteristik Personal.

Karakteristik personal, dalam hal ini meliputi:

  • Inteligensia (intelligent), baik dari sudut akademis atau dari sudut praktis. Seorang AO harus mampu mengaplikasikan intelegensinya untuk memecahkan masalah, dan seorang AO juga harus mampu mengorganisasikan sejumlah informasi dalam kerangka kerja untuk mengambil keputusan yang tepat.
  • Bertindak berdasarkan akal sehat (common sense), yaitu kemampuan untuk mengaplikasikan intelegensi dalam aktivitas sehari-hari.
  • Memiliki sifat ingin tahu (inquisitiveness). Setiap pertanyaan yang diajukan AO harus memiliki tujuan tertentu.
  • Kemampuan untuk mendengarkan (listening skill). Sifat ini sanagat penting untuk mengetahui dan menyerap informasi yang berharga tentang nasabah.
  • Kemampuan untuk memecahkan masalah dan kemampuan analisis (problem solving and analitical ability). AO yang efektif mampu mengesampingkan data yang tidak relevan dan sampai pada inti permasalahan.
  • Tegas (decisiveness). Bisnis perbankan merupakan bisnis yang penuh dengan keputusan-keputusan. Keputusan ini bergerak dari keputusan rutin harian sampai pada putusan kredit dengan jumlah tertentu.
  • Berorientasi pada hasil (results oriented nature). Bankir yang sukses memiliki motivasi untuk berprestasi yang tinggi dan membangun suatu tujuan bisnis untuk dirinya sendiri.
  • Memiliki motivasi diri (self motivation). Pada umumnya AO diberi kebebasan bertindak menurut kreativitasnya sendiri dalam batas tertentu.
  • Kemampuan komunikasi yang efektif (effective communications skills). AO yang sukses memiliki kemampuan yang cukup untuk mengadakan presentase lisan, menghadapi berbagai pertemuan, dan bisa menjelaskan pandangannya dengan jelas.
  • Kemampuan untuk mengatur waktu (time menagement skils). Seorang AO harus mampu mengatur waktunya untuk seluruh kegiatannya.
  • Memperhatikan hal-hal detail (attention to detail). AO harus mampu melihat dan memperhatikan hal hal detail.
  • Mudah berhubungan dengan aspek kuantitatif (ease in dealing with the quantitative aspects). Intinya AO harus terbiasa berhubungan dengan angka-angka.
  • Kemampuan bernegoisasi (ability to negotiate). Negoisasi ini terdapat hampir di seluruh proses pekerjaan seorang AO.
  • Kedewasaan (maturity). Seorang AO harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap nilai-nilai dan dapat bekerja dengan baik dalam organisasi.
  • Integritas (Integrity). Sistem perbankan adalah sistem yang dibangun atas dasar saling pecaya, maka seorang AO harus memiliki integritas yang tinggi pada profesinya.
  • Kemampuan beradaptasi (adaptability). Adalah kemampuan untuk bereaksi dengan baik di bawah tekanan adalah penting dalam perbankan.
  • Memiliki rasa humor (sense of humor).
  • Memiliki pikiran yang tegas (tough-mindedness). Seorang AO yang sukses bisa mengambil keputusan yang tegas dan kadang-kadang tidak menyenangkan.
  • Mengerti alam manusia (student of human nature), maksudnya perbankan adalah bisnis yang berorientasi pada mansuia, AO yang sukses adalah AO yang selalu sensitif terhadap perasaan pihak lainnya.

2. Kemampuan teknis.

Terdapat beberapa kemampuan teknis yang harus dimiliki seorang AO (Account Officer), antara lain:

  • Pemahaman akan masalah bisnis secara umum (general business understanding). Seorang AO adalah seorang bisnis juga sekaligus seorang bankir, maka latar belakang bisnis yang kuat sangat diperlukan untuk memahami operasi bisnis nasabahnya.
  • Kemampuan untuk menganalisis laporan keuangan (ability to analyse fianncial statement). Laporan keuangan adalah alat utama bagi bank untuk berkomunikasi dengan nasabahnya. Menganalisis laporan keuangan bukan hanya menghitung angka-angka, tetapi harus mengerti latar belakang munculnya angka-angka tersebut (the why).
  • Ilmu ekonomi (economics). Tanpa mengerti masalah ekonomi, seorang AO akan menemui kesulitan, baik dalam pekerjaan maupun dalam menghadapi nasabahnya.
  • Mengenal berbagai aspek dari berbagai industri, karena berhubungan dengan banyak industri, maka seorang AO harus mengenali berbagai industri agar bisa merancang paket produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabahnya.
  • Mengerti tentang berbagai sumber pembiayaan (understanding different sources of financing). Mengetahui alternatif sumber pembiayaan adalah fungsi yang penting dari seorang AO sehubungan dengan peranannya sebagai seorang konsultan keuangan bagi nasabahanya.
  • Mengertai masalah penetapan harg (understanding pricing). Seorang AO harus bisa menetapkan harga produk yang ditawarkannya sehingga menguntungkan nasabah dan bank.
  • Pengetahuan tentang sumber informasi yang tersedia (knowledge of available sources of information). Seorang AO harus memiliki sumber informasi yang bisa digali.
  • Kemampaun untuk mengaplikasikan pertimbangan legal dan dokumenatsi (ability to apply and documentation considerations). Perbankan adalah industri yang diatur secara ketat. Untuk itu seorang AO harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang aspek hukum perbankan.
  • Pengetahuan tentang produk, penjualan dan kontak nasabah (product knowledge, sales skilss, and customer contact exposure). Seorang AO adalah barisan terdepan untuk mengembangkan pasar, maka ia harus memiliki pengetahuan tentang produk perbankan yang cukup agar bisa menawarkan paket yang paling sesuai dengan kebutuhan nasabahnya.
  • Mengerti bank dan tujuannya (understanding the bank and its objectives). Agar bisa mewakili banknya, seorang AO harus mengerti tentang bank, organisasi bank, struktur keuangan dan tujuan dari banknya. Hal ini penting agar bisa melayani nasabah dengan efektif dan efisien.

Semoga informasi tentang memahami dan mengenal apa itu “Account Officer” bermanfaat untuk Anda.

Belum ada Komentar untuk "Memahami dan Mengenal Apa itu “Account Officer”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel