Sambal Petai antara Kenikmatan dan Manfaatnya

Indonesia memang surganya kuliner, begitu banyak sajian nikmat yang bisa Anda coba, salah satunya dengan bahan yang mudah didapatkan disekitar kita, seperti bahan alami petai, cabai merah, tomat dan berbagai bahan lainnya. Tentunya tanpa mengesampingkan mereka yang tidak suka akan bau sayur yang satu ini ini, petai tetap menjadi bahasan utama kali ini, yaitu dengan disajikannya tema “sambal petai, antara kenikmatan dan manfaatnya.

sambal-petai
Sambal petai (Foto: anonim)

Terlepas dari alasan tidak menyukai petai karena bau yang ditimbulkannya, namun kelezatan petai atau pete ini selalu menggugah selera mereka yang menyukai sajian sayur ini, entah dimakan mentah sebagai lalap atau dicampur dengan berbagai olahan sambal sebagai tambahan lauk dan sayur saat makan siang.

Petai dan Manfaat di Balik Olahan Sambal

Warnanya yang merah dengan campuran petai membuat selera menikmati makan menjadi bertambah. Petai atau biasa disebut pete ini memang memiliki manfaat bagi mereka yang mau mengonsumsinya, hal ini disebabkan adanya kandungan zat kimia beta-sitosterol, antioksidan dan stigmasterol didalamnya yang menjadikan makanan sambal petai ini menjadi pilihan makanan sehat agar terhindar dari diabetes.

Selain kandungan tersebut di atas, petai juga memiliki kandungan serat dan kalium dan bersama dengan antioksidan tersebut membantu tubuh untuk melawan radikal bebas, menyehatkan saluran pencernaan dan menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

Baca juga: Sambal Hijau, Kelezatan Kuliner Sambal Indonesia.

Selain beberapa manfaat yang disampaikan di atas, petai juga memiliki manfaat terbaik bagi tubuh, antara lain:

  1. Bisa mengurangi anemia. Hal ini disebabkan petai memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi, sehingga bisa memproduksi sel darah merah dengan cukup.
  2. Melancarkan pencernaan.  Petai memiliki tekstur yang lembut dengan serat yang tinggi, membuat petai mudah dicerna lambung yang membuat pencernaan menjadi lancar.
  3. Petai baik untuk ibu hamil. Petai bisa membantu rasa begah atau panas dalam dada karena terlalu banyak makan, begitu pula untuk ibu hamil yang sering muntah, mengonsumsi petai secara rutin bisa meredakan mual pada ibu hamil.
  4. Bisa untuk menangani depresi. Petai juga memiliki zat triptofan yang bisa diubah tubuh menjadi serotonin yang berfungsi untuk merilekskan keadaan tubuh yang tegang.
  5. Memperbaiki mood saat PMS. Perempuan yang mengalami PMS (premenstrual syandrome) sering moodnya mengalami perubahan drastis, untuk mengatasi keadaan emosi tersebut yang tidak stabil, maka mengonsumsi petai saat menstruasi menjadi salah satu solusi. Karena petai mengandung vitamin B6 yang berfungsi untuk mengatur kadar gula dalam darah yang bisa memperbaiki mood.

Cara Membuat Sambal Petai

Setelah mengetahui berbagai manfaat mengonsumsi petai, tidak ada salahnya, kali ini kita mencoba membuat sendiri sambal petai yang nikmat tersebut.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sambal petai, antara lain:

  • Cabe merah sebanyak ¼ kg.
  • Asam, dicairkan dengan air panas.
  • Gula pasir sebanyak 1 sendok teh.
  • Garam sebanyak 1 sendok teh.
  • Penyedap rasa sebanyak 1 sendok teh.
  • Bawang merah 5 siung (2 siung diiris tipis-tipis dan yang 3 siung diulek).
  • Bawang putih 3 siung.
  • Petai, bisa digoreng setengah matang sebanyak 2 bilah petai.

Langkah mudah membuat sambal petai, sebagai berikut:

  1. Cabai merah diulek bersama bawang putih, bawang merah dan garam.
  2. Tumislah bawang merah yang sudah diiris dan bumbu halus, kemudian tambahkan penyedap rasa, gula dan asam, kemudian tumis sampai tercium aroma harum,
  3. Tumis semua bahan sampai keluar minyak, kemudian masukkan petai ke dalam sambal dan aduk secara merata.
  4. Sajikan.

Mudah bukan cara membuat sambai petai ini?

Tips Menghilangkan Bau Mulut Setelah Mengonsumsi Petai

Meskipun petai yang dikonsumsi sudah diolah, misalnya dalam bentuk sambal petai, petai yang dikonsumsi bisa menimbulkan bau mulut. Bau tidak sedap setelah mengonsumsi petai ini memang disebabkan karena petai memiliki kandungan zat yang menghasilkan bau yang tidak sedap, seperti hexathionine, tetrathiane, trithiolane, pentathiopane, pentathiocane, dan tetrathiepane. Selain itu, petai juga mengandung konsentrat asam amino cukup tinggi yang bisa menghasilkan gas metana.

Agar nafas tidak menjadi bau setelah makan petai, terdapat beberapa tips yang bisa digunakan, sebagai berikut:

  1. Mengonsumsi perment mint. Solusi ini menjadi langkah jitu dan praktis, daripada Anda harus membawa sikat gigi, apalagi kalau menikmati petai tersebut saat makan siang bersama relasi. Perment mint bisa menjadi solusi cepat untuk menghilangkan bau mulut setelah mengonsumsi petai.
  2. Mengonsumsi kopi. Kopi bisa menjadi salah satu langkah cepat untuk menghilangkan bau mulut gara-gara makan petai.
  3. Makan buah apel atau pir. 
  4. Menyikat gigi dan berkumur dengan obat kumur.

Semoga informasi tentang “sambal petai, antara kenikmatan dan manfaatnya” ini bermanfaat dan menjadi referensi untuk Anda tentang petai dan manfaatnya.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Sambal Petai antara Kenikmatan dan Manfaatnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel