Rokok dan Bahaya Asap Rokok untuk Anak

Rokok. Siapa yang sering jengkel dengan orang yang merokok sembarangan? Pasti rata-rata semua yang tidak merokok mengatakan ‘ya Saya’. Beberapa kali dalam web blog ini sudah pernah membahas tentang rokok. Namun begitu bahayanya rokok dan bahaya asap rokok untuk anak, membuat Saya tertarik untuk membahas tema tersebut kembali.

Rokok dan Bahaya Asap Rokok untuk Anak
Bahaya asap rokok untuk anak (Foto: youaremom)

Sebenarnya ide membahas tema rokok ini bersumber dari rubrik kesehatan yang diasuh oleh dr Tan Shot Yen dalam Tabloid Nyata beberapa waktu lalu. Dimana terdapat ibu muda sampai harus bersitegang dengan suami dan keluarga suami hanya gara-gara rokok.

Tentang Rokok

Terdapat hal menarik yang disampaikan dr Tan tentang masalah rokok ini, yaitu dua hal yang disampaikan dr Tan pada mereka kaum perokok, antara lain:

1. Suruhlah orang yang merokok tersebut, tentu saja mereka tidak buta aksara untuk membaca semua label bungkus rokok sampai iklan yang disampaikan adalah ‘Merokok menyebabkan kanker, serangan jantug, impotensi, gangguan kehamilan dan janin’.

Bahkan apa pun tujuan yang disebabkannya mengapa sampai merokok, pasti semua alasannya tidak masuk akal (termasuk ikut-ikutan teman, menimbulkan rasa enak atau sekedar jadi kebiasaan agar kelihatan seksi dan macho.

Mengapa? Satu-satunya tujuan merokok adalah untuk mendapatkan semua deretan penyakit yang sudah dijanjikan oleh produsen rokoknya.

Menurut dr Tan, apabila Anda adalah seorang pengusaha rokok dan Anda tidak yakin apalagi mempercayai bukti-bukti ilmiah tentang deretan penyakit mematikan akibat rokok, apakah Anda akan rela begitu saja dagangan Anda diberi label semaunya oleh Pemerintah dan lembaga kesehatan dunia.

Lantas, apa yang membuat Anda semua para pengusaha rokok mengikhlaskan dagangannya diberi label mematikan seperti itu? Tentu saja karena semua pernyataan tersebut benar.

2. Dengan merokok, tidak ada jaminan seseorang merasa nyaman (kalau pun itu ada, pasti hanya bersifat subyektif dan sangat individual). Begitu pula dengan alasan untuk kelihatan seksi dan macho. Seorang pria seksi dan macho tidak akan menggunakan rokok sebagai alat pendongkrak. Justru akan sangat menggelikan dan sangat tidak percaya diri karena masih membutuhkan ‘alat bantu’.

Lebih lucunya lagi, sebagai alat penghibur dari segala masalahnya. Dan seroang laki-laki seksi dan macho sudah merasa cukup diri, berani menghadapi apa pun tanpa perlu kabur dengan menghisap rokok meskipun hanya 10 menit.

4 Ribu Bahan Kimia 

Pada waktu merokok, bahan yang dihisap sebanyak 4000 bahan kimia, termasuk penyebab kanker: Naphthylamine, pyrene, cadmium (seperti pada bahan baterai), benzopyrene, vinyl chloride (bahan paralon), polonium-210, dibenzacridine dan urethane.

Masih ada pula bahan lain, yaitu acetone (penghapus cat), methanol (bahan bakar roket), naphtalene (kamper), butane (bahan bakar korek api), arsenic (racun semut putih), toluene (pelarut industri), ammonia (pembersih lantai) dan juga hydrogen cyanide (racun untuk hukuman mati).

Baca juga: Menularkan Berhenti Merokok.

Sama halnya saat menghadapi seorang pecandu atau pejudi. Adiksi terhadap jenis makanan tertentu atau rokok bukan sekedar hanya masalah emosional, tetapi pada akhirnya saraf menghasilkan protein yang disebut deltaFos-B. (Sumber: Doidge N. The Brain that Changes Itself. New York: Penguin Books (2007)).

Protein tersebut akan menumpuk pada sel-sel saraf dan efek terburuknya adalah menjadi saklar genetik yang memberi kerusakan otak. Sekalipun perilaku ketagihan atau adiksi berhasil dikendalikan, perubahan menetap tidak terelakkan akibat kerusakan saklar genetik yang mempengaruhi sistem Dopamin.

Bisa dikatakan, adiksi terhadap narkoba maupun adiksi untuk makan secara kompulsif memberikan perubahan kimia yang sama pada otak (Pernyataan disampaikan oleh National Center on Addiction at Columbia University in New York Caity, 23 Januari 2001).

Bahaya Asap Rokok Bagi Anak

Perokok pasif adalah orang-orang yang tidak merokok tapi melalui asap rokok akan menerima vonis seumur hidup. Merokok itu seperti knalpot mobil yang mengeluarkan asap akibat pembakaran tidak sempurna dalam ruang mesin.

Asap rokok mengandung gas mono-oksida (CO) yang jauh lebih mematikan dari hanya sekedar CO2. CO akan tetap beredar dalam udara bebas walaupun si perokok berada jauh, yang celakanya CO tidak berbau, tidak berwarna dan tidak nampak.

Begitu CO dihirup, masuk ke paru-paru dan bersentuhan dengan sel darah merah yang di dalamnya terdapat hemoglobin (Hb) maka Hb akan langsung lengket dengan CO. Padahal HB fungsinya adalah mengikat, membawa oksigen ke seluruh tubuh. Hb yang sudah lengket dengan CO tersebut tidak mampu lagi mengikat O2.

Jadi bisa dibayangkan, apabila tubuh kekurangan O2, maka apabila terjadi pada anak yang sedang tumbuh atau pada bayi dalam rahim akan menyebabkan pertumbuhannya menjadi terhambat, baik dari sisi kecerdasan hingga kesehatan secara keseluruhan.

Apabila terjadi pada orang dewasa, pembuluh darah akan cepat menciut karena perlu berhemat dengan oksigen yang sangat minim beredar. Dan yang mengerikan adalah kasus stroke, hipertensi dan kanker justru lebih banyak terjadi pada perokok pasif.

Jadi sudah tahukan bahayanya rokok khususnya pada anak. Semoga informasi tentang rokok dan bahaya asap rokok untuk anak bermanfaat dan menjadi referensi untuk Anda.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Rokok dan Bahaya Asap Rokok untuk Anak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel