Downhill

Mendengar namanya, sudah pasti Anda bisa menebak, kalau hal tersebut berhubungan dengan sepeda. Namun jangan mengira hanya bersepeda biasa, seperti yang dilakukan rombongan bapak-bapak atau ibu-ibu perumahan dengan bersepeda santai dengan tujuan sehat. Tetapi downhill meskipun berhubungan dengan sepeda, namun jenis bersepeda ini termasuk aktivitas ekstrem yang menuntut nyali tinggi.

Siapa pun yang tertarik dengan bersepeda downhill (DH) berarti mereka memiliki nyali tinggi, hanya dengn memanfaatkan gravitasi maka pesepeda berlomba menjadi yang tercepat.

Downhill, Cara Bersepeda untuk Mereka yang Punya Nyali

Mengetahui hal menarik tentunya sangat menyenangkan, termasuk mengetahui jenis perlombaan sepeda yang satu ini. Tulisan Agus Surono, yang pernah dimuat dalam Majalah Intisari Edisi No. 551 ini sangat menarik perhatian, tentunya yang berhubungan dengan hobi bersepeda.

Sesuai dengan namanya, maka downhill sering dilakukan disebuah bukit atau pegunungan. Disini tidak hanya sekedar turunan, jalur downhill memiliki gundukan (jumping) dan tikungan (berm). Pada umumnya, downhill hanya mempertandingkan satu jenis nomor yang dikenal dengan time trial, jadi waktu yang dikejar bukan jarak tempuh.

Downhill
Downhill (Foto: pedalmcr)

Pada awalnya lomba downhill pertama kali dilakukan di Fairfax, California pada tanggal 22 Oktober 1976, dengan jalur yang dikenal dengan ‘Repack Road’. Saat itu terdapat 10 pembalap menuruni lereng sejauh 390 meter dalam waktu sekitar 5 menit. Dan pemenangnya adalah Alan Bonds, yang merupakan juara tercepat dan satu-satunya yang sampai pada garis finish.

Tentunya berbicara tentang teknologi sepeda yang digunakan saat lomba downhill yang pertama berbeda jauh dengan sepeda downhill saat ini. Saat itu, rem sepeda masih model lama bukan model cakram seperti yang digunakan saat ini. Untuk kerangka sepeda atau frame saja tanpa adanya suspensi, bahkaan kalau ada, suspensinya jarak pantulnya atau kalau diistilahkan dengan istilah travel di bawah 5 cm, hal ini berbeda jauh dengan sepeda sekarang yang pantulan ala suspensi bisa mencapai 20 an cm.

Baca juga: Graphic Diary, Curhat Kekinian Ala Komik.

Ada apa dengan supensi pada sepeda downhill? Suspensi tersebut akan sangat membantu ketika sepeda harus melompati dan melewati gundukan. Dan juga akan membuat pesepada merasa nyaman saat duduk di sadel sepeda, karena jalur downhill tidak ada yang mulus dan rata.

Saat ini sepeda downhill memiliki berat antara 17 kg sampai 25 kg. Biasanya yang sering digunakan di angka 16 kg sampai 20 kg. Pada umumnya sepeda downhill masa kini sudah dilengkapi dengan suspensi penuh (atau fullsus). Maksudnya di fork depan terdapat penyerap guncangan, begitu juga dengan penyangga sadel. Sedangkan pada kerangka sepeda, apabila dibandingkan dengan sepeda gunung agak condong ke belakang. Hal ini bisa dimaklumi karena sepeda ini sengaja dibuat untuk menjalani turunan sampai posisi berat sepeda dan tubuh pengendara cenderung berada di belakang, hal ini dengan maksud untuk mengurangi efek terjungkal.

Sedangkan travel supensi belakang saat ini rata-rata memiliki panjang 20,3 cm. Karena digunakan pada jalanan dengan turunan, tentu saja sepeda ini harus ditambahkan dengan rem yang mumpuni. Rem dengan piringan berdiameter sekitar 20 cm dengan sistem pengereman hidrolis, yaitu menggunakan cairan sehingga menjadi lebih ringan saat ditekan dan juga rawan putus, menjadi sebuah perlengkapan standar sepeda DH (Downhill).

Karena sangat rentan dengan celaka, maka perlindungan tubuh yang digunaakan harus maksimal. Pelindung tubuh tersebut meliputi pelindung kaki (terutama dengkul dan tulang kering), pelindung siku, pelindung bahu dan tubuh bagian atas. Dan juga tidak lupa pelindung kepala.

Pelindung kepala yang digunakan tentu saja bukan helm, seperti yang digunakan pada pembalap di jalan raya, namun helm fullface yang menutup kepala, mirip dengan helm para croser. Pelindung ini akan sangat membantu saat seorang pembalap terjatuh.

Pada umumnya, lomba downhill dimulai dari sebuah papan panggung dengan tinggi 3 meter sebagai starting gate-nya, dari sini kemudian waktu dihitung dan para peserta akan segera melaju pada jalur yang sudah ditetapkan. Biasanya panjang trek tidak lebih dari 5 km, meskipun tidak jauh, tentu saja waktu yang ditentukan juga sangat cepat.

Itu dia sedikit informsi tentang downhill, yaitu cara menikmati sepeda bagi Anda yang punya nyali  dan nyawa lebih. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Downhill"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel