Kisah Sukses Bukhari Usman

Membaca kisah sukses seseorang pasti akan membuat kita bersemangat untuk meraih impian, meskipun dalam meraih impian tersebut setiap orang memiliki proses yang berbeda-beda. Minimal dengan membaca kisah sukses para tokoh akan membuat kita menjadi tidak mudah menyerah, tangguh dan kuat dalam menghadapi proses tersebut. Kali ini yang diangkat sebagai pokok bahasan adalah kisah sukses Bukhari Usman, seorang pengusaha sukses berdarah Aceh.

Kisah Sukses Bukhari Usman
Bukhari Usman (Foto: facebook.com/bukhari.usman.7)

Sama halnya dengan semua orang sukses lainnya, maka begitu pula yang diinginkan seorang Bukhari Usman, yaitu ingin mengubah nasibnya menjadi lebih baik di kota orang. Dari harapannya tersebut, maka Bukhari Usman membulatkan tekad meninggalkan kampung halamannya dan merantau ke Jakarta.

Kisah Sukses Pengusaha “Bukhari Usman”

Niat dan tekad rupanya menjadi modal dasar yang dimiliki Bukhari Usman. Hanya dengan bermodalkan uang Rp 50 ribu saja, Bukhari berani merantau ke Jakarta. Sampai di Jakarta, Bukhari kemudian menumpang di rumah kakaknya. Kemudian Bukhari mulai mengajukan lamaran ke berbagai perusahaan, namun sayang, tiga bulan berlalu, tidak ada satu pun lamarannya yang berhasil. Melihat kenyataan tersebut, akhirnya lulusan Fakultas Teknik Mesin Universitas Syah Kuala ini memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya.

Setelah bosan di Aceh, akhirnya Bukhari memutuskan kembali ke Jakarta lagi dan mengirimkan lamarannya ke berbagai perusahaan. Kali ini usahanya mulai menunjukkan hasil dan mendapat panggilan untuk mengikuti tes, namun sayang pada saat tes terakhir Bukhari gagal. Tidak berapa lama, Bukhari dipertemukan dengan seseorang yang menawarinya pekerjaan. Dan diterima sebagai karyawan di Trakindo. Setelah mendapatkan training, Bukhari kemudian ditugaskan ke Kalimantan Timur dan dikirim ke Papua.

Baca juga: Kisah Sukses A. Khoerussalim Ikhs, Pemilik Brand Country Donuts.

Setelah penempatan di Papua, Bukhari menyempatkan untuk pulang kampung  dan juga meminang kekasihnya, yaitu Narulita. Namun setelah bekerja di Papua, membuatnya tidak betah dan memilih mengundurkan diri dan kembali ke Jakarta. Di Jakarta, Bukhari kemudian bertemu dengan temannya, atas saran temannya, Bukhari mendapatkan pekerjaan  dan bekerja di PT. Newmont dan ditugaskan di Nusa Tenggara Barat, namun sayang, Bukhari hanya bertahan satu minggu, dan Januari tahun 2000, Bukhari akhirnya memutuskan berhenti bekerja.

Sejak mundur dari PT. Newmont, Bukhari memutuskan dan bertekad untuk menjadi wirausaha, mulai dari pedagang pakaian, sampai menawarkan proposal sebagai pemasok kebutuhan bahan kimia ke berbagai perusahaan.

Dan jerih payahnya terbayar, pada Maret 2000, proposalnya tembus dan mendapat order Rp 38 juta dari Trakindo. Namun sayang, saat itu Bukhari tidak memiliki banyak modal. Akhirnya dengan modal kepercayaan, Bukhari meminjam uang pada Bos BeKaos, Fauzi Iskak.

Balum sempat orderan tersebut selesai, Bukhari mendapatkan pesanan lagi,dan sesuai tebakan, Fauzi Iskak menjadi penyelamat. Dengan melihat perkembangan usaha Bukhari yang pesat, maka Fauzi menyarankan Bukhari untuk mendirikan usaha dengan benderanya sendiri, karena saat itu Bukhari menggunakan bendera orang lain. Dan tepat pada tanggal 27 Mei 2000, Bukhari mendirikan PT Tachimita Hoka Utama yang berkantor di rumah kakaknya.

Siapa bilang memulai usaha sangat indah? Dan tentu saja hal ini juga dialami oleh Buhkari, pada awal pendirian usahanya yang dirintisnya, Bukhari juga sempat ditimpa masalah, salah satunya kesulitan membeli mesin fax dan komputer. Dengan kemauan dan semangat, Bukhari pun mencari dana talangan untuk bisa membeli kedua barang tersebut.

Enam bulan berjalan, usahanya menunjukkan hasil yang lumayan, bahkan Bukhari mampu menyewa rumah di dekat pemakaman umum sebagai kantornya. Dari sini keberuntungan Bukhari mulai dipihaknya, setahun kemudian  Bukhari mampu membeli rumah dengan luas 365 M2. Tidak hanya itu, selang 3 bulan, Bukhari kembali membeli ruko dengan harga Rp 350 juta sebagai kantornya.

PT. Tachimita Hoka Utama sebagai pemasok perusahaan pertambangan semakin berkembang, dan hal ini memberikan ide pada Bukhari untuk mendirikan divisi baru, yaitu divisi plastik. Dan tidak disangka divisi tersebut mendapatkan orderan yang lumayan, salah satunya dari beberapa hotel bintang lima yang melalukan order plastik darinya.

Pada tahun 2006, Bukhari kembali membuka divisi baru, yaitu cleaning equipment. Pada divisi ini Bukhari mencoba untuk menawarkan mesin-mesin cleaning, seperti high pressure dan vacuum cleaner.

Siapa menyangka pada akhirnya PT. Tachimita Hoka Utama ini berhasil menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan besar dunia, seperti perusahaan Idrobase dari Italia dan perusahan B.E asal Kanada bersedia menjadi pemasoknya.  

Tips Sukses Usaha Bukhari Usman Sukses Membangun Bisnis

Terdapat beberapa tips yang bisa didapatkan dari kisah perjalanan seorang Bukhari Usman, antara lain:

1. Kejujuran dan kepercayaan.

Banyak yang mengatakan bahwa bisnis bisa dimulai dengan modal kepercayaan dan kejujuran. Hal ini dibuktikan sendiri oleh Bukhari Usman dalam membangun PT. Tachimita Hoka Utama.

2. Keberanian.

Keberanian dalam hal ini dibuktikan Bukhari , mulai dari meninggalkan kampung halaman, berani berhenti bekerja, meskipun belum menjadi pengusaha sukses, dan berani meminjam uang tanpa adanya jaminan. Tentu saja untuk menjadi orang sukses, dibutuhkan keberanian ditambah dengan kemauan dan tekad yang kuat.

3. Nothing is impossible.

Sesuatu yang tidak mungkin, bisa menjadi mungkin. Hal ini dilakukan oleh Bukhari, dan terbukti dengan Bukhari yang sukses membangun PT. Tachimita Hoka Utama sebagai perusahaan yang dikagumi perusahaan asing.

4. Koneksi.

Tanpa adanya mitra, teman, atau rekan bisnis, maka usaha Anda akan bernasib malang, karena untuk mencapai sukses setiap orang membutuhkan koneksi. Setelah mendapatkan koneksi jangan lupa untuk membinanya. Hal ini pula yang dilakukan Bukhari dengan keahliannya menjalin koneksi.

5. Memilih usaha dengan keahlian.

Sedikit catatan dari Bukhari, sebelum memulai usaha, kenalilah diri sendiri, yaitu keahlian apa saja yang Anda kuasai atau apakah Anda memiliki basic untuk menjalankannya. Dan Bukhari akhirnya merintis usaha dengan latar belakang pendidikannya, yaitu teknik.

Semoga informasi dan kisah sukses Bukhari Usman ini menginspirasi kita untuk bisa meraih sukses yang diimpikan.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Kisah Sukses Bukhari Usman"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel