Tips Sukses Bisnis Kost ala Li Ka Shing

Mendapatkan penghasilan dari pasive income sudah menjadi impian setiap orang, namun tidak setiap orang mengerti caranya, hanya beberapa orang saja yang sudah mempersiapkan segalanya yang bisa mendapatkan penghasilan sambil tidur atau rebahan. Properti menjadi salah satu instrumen yang bisa digunakan untuk mendapatkan passive income, dan bisnis kost menjadi salah satu cara mendapatkan passive income tersebut. Berikut akan disampaikan tips sukses bisnis kost ala Li Ka Shing.

Siapakah Li ka Shing? Nama Li ka Shing di Indonesia tentunya jarang sekali terdengar, namun bagi Anda yang sering membaca berita bisnis atau berita tentang property, nama Li Ka Shing tentunya tidak asing. Li Ka Shing adalah pengusaha sukses dari Hong Kong, Bahkan Li Ka Shing menjadi orang terkaya ke-35 dunia versi majalah Forbes. Li Ka Shing merupakan pebisnis real estate dan juga memiliki berbagai bisnis, seperti pelabuhan, telekomunikasi, listrik dan juga internet.

Tips Sukses Bisnis Kost ala Li Ka Shing ;
Li Ka Shing (Foto: thesoftwarereport.com)

Siapa menyangka dibalik kesuksesan sosok pengusaha sukses Li Ka Shing, ternyata Li Ka Shing lahir dari orang tua miskin dari daratan China, bahkan Li Ka Shing harus melarikan diri ke Hong Kong sebagai pengungsi setelah invasi yang dilakukan Jepang pada tahun 1940. Li kecil sempat hidup dalam kekurangan, dan pada akhirnya berhasil bangkit dari keterpurukan dan juga mendirikan perusahaan real estate dengan nama “Cheung Kong”.

Sukses Bisnis dan Cara Mengumpulkan Modal Kost ala Li Ka Shing

Sebagai salah satu pengusaha property terkaya di Asia, tentunya terdapat banyak kisah sukses yang menginspirasi kita semua agar bisa meraih sukses, salah satunya adalah dengan disiplin dalam mengelola keuangan.

Dikutip dari Instagram.com/bisniskost/ banyak sekali kisah sukses bisnis yang bisa diambil sebagai pelajaran untuk Anda yang ingin meraih sukses dan mendapatkan passive income dari usaha bisnis kost.

Terdapat beberapa cara yang dilakukan Li Ka Shing  yang bisa ditirubagi Anda yang ingin membangun bisnis kost, khususnya untuk mengumpulkan modal kost, yaitu dengan membagi penghasilan pada lima post pengeluaran, antara lain:

  • 30% penghasilan sebagai biaya hidup.
  • 20% penghasilan sebagai anggaran bersosialisasi.
  • 15% penghasilan sebagai anggaran pengembangan diri.
  • 10% penghasilan sebagai anggaran liburan atau bersenang-senang.
  • 25% penghasilan sebagai anggaran investasi atau tabungan.

Baca juga: Toko Online, Cara Mendapatkan Cuan dari Bisnis Online di Masa Pandemi.

30% Penghasilan sebagai biaya hidup. 30% dari gaji atau penghasilan, digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti untuk biaya makan, komunikasi, dan transportai. Li Ka Shing memberikan saran agar lebih mementingkan kebutuhan untuk makan daripada hanya untuk jajan, kopi atau pun cemilan. Atau Anda bisa mulai untuk memasak sendiri makanan yang dimakan setiap hari, apabila Anda ingin lebih berhemat.

20% Penghasilan sebagai anggaran bersosialisasi. Setelah mengalokasikan dana untuk kebutuhan hidup, 20% setelahnya bisa digunakan untuk kesenangan yaitu untuk bergaul dan memperkuat networking. Tujuan dari pos anggaran ini, agar Anda bisa bergaul dengan-orang yang lebih sukses dan bisa tertular kesuksesan mereka.

15% Penghasilan sebagai anggaran pengembangan diri. Maksud olakasi anggaran ini adalah sebagai biaya atau pos pengeluaran untuk meningkatkan kualitas Anda. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan agar kualitas hidup Anda menjadi lebih baik dan bisa meningkatkan kompetensi, yaitu dengan:

  1. Membaca buku
  2. Mengikuti kursus.
  3. Mengikuti seminar.
  4. Mengikuti pelatihan.
  5. Mengikuti workshop.

10% Penghasilan untuk liburan atau bersenang-senang. Setelah bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan dan berusaha mengumpulkan modal untuk membangun kost, saatnya Anda memberikan reward pada diri Anda dengan menikmati liburan atau mewujudkan hobi.

Cara menikmati liburan dengan menggunakan dana liburan, bisa dikelola sebagai beriut:

  • Liburan murah namun sering misalnya sebulan sekali, atau
  • Mengumpulkan dana liburan untuk digunakan setahun sekali.

25% Penghasilan sebagai anggaran investasi atau tabungan. Setelah menyisihkan berbagai alokasi dengan anggaran yang berbeda-beda, yang tidak kalah pentingnya adalah menyisihkan dana atau penghasilan untuk tabungan dan investasi. Menurut Li Ka Shing, dana yang ideal untuk alokasi tabungan dan investasi adalah 25% dari penghasilan. Instrument investasi yang dipilih pun banyak dan beragam, emas bisa menjadi pilihan investasi yang paling mudah. Setelah hasil investasi emas yang dikumpulkan sudah banyak, Anda bisa mengalihkan simpanan tersebut menjadi investasi property seperti pada apartemen atau rumah kost.

Mudah bukan cara mengumpulkan modal untuk bisnis kost ala Li Ka Shing? Semoga tips sukses bisnis kost ala Li Ka Shing ini bermanfaat dan bisa menginspirasi Anda untuk sukses dalam mendapatkan passive income yang Anda impikan.

Belum ada Komentar untuk "Tips Sukses Bisnis Kost ala Li Ka Shing "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel