Tips Mengonsumsi Suplemen

Suplemen? Kata ini sering kita dengar di iklan-iklan televisi saat kita menonton acara televisi. Apakah pernah mengonsumsinya atau tidak, Anda pasti pernah melihat berbagai jenis suplemen yang dipromosikan di televisi tersebut. Terlepas dari suplemen untuk kesehatan tersebut, yang paling penting adalah tentang tips mengonsumsi suplemen sehingga benar-benar bermanfaat bagi kesehatan.

Tips Mengonsumsi Suplemen
Suplemen (Foto: fitnessclone.com) 

Berbicara tentang suplemen, terdapat pembahasan menarik yang diasuh oleh dr Tan Shot Yen dalam Rubrik dan Konsultasi Kesehatan yang pernah dimuat dalam Tabloid Nyata, tentang pertanyaan yang berkisar tentang suplemen tersebut.

Suplemen Vitamin, Perlukah di Konsumsi Setiap Hari?

Suplemen, sendiri berarti tambahan, yang berarti bila segala sesuatunya sudah cukup memgapa harus ditambah. Tentang pertanyaan mengenai kerja lembur yang membutuhkan ekstra fokus dan energi, hal ini bukan berarti bisa membalasnya dengan menambahkan suplemen. Hal ini seperti memacu kerja mesin tubuh yang sudah ngos-ngosan dengan menambah octan booster seperti kendaraan bermotor. Dan yang harus diingat adalah tubuh kita bukanlah mesin. Kita hidup karena ada keseimbangan antara daya fisik, emosi dan spiritual. Dan segala sesuatunya perlu ditempatkan pada porsinya masing-masing.

Ketika capek, minum suplemen bukanlah solusi. Menurut dr Tan, kalau capek ya istirahat. Anugrah Tuhan telah memberikan rasa capek atau sakit yang merupakan alarm yang mengatakan, “Ada sesuatu yang nggak beres nih!”

Baca juga: Minuman Herbal Berkhasiat.

Jadi jalan keluarnya bukan dengan mematikan alarm dengan obat-obatan atau yang lainnya yang bisa menunjang stamina, namun kita perlu masuk dalam keseimbangan lagi, “beristirahat, beribadah, brrsyukur, berekreasi, bercanda, bergurau atau bisa dengan belajar lagi,”

Kalau ada pertanyaan di bawah ini:

1. Kapan tubuh butuh suplemen? 

Pertanyaaan ini perlu Anda konsultasikan dulu pada dokter Anda terlebih dahulu. Karena terdapat parameter-parameternya.

2. Jenis suplemen apa yang harus dikonsumsi? 

Jenis suplemen tentu bergantung dari kondisi tubuh saat itu dan hal apa yang perlu disuplementasi.

3. Apa efek samping mengonsumsi suplemen setiap hari? 

Efek sampingnya pasti ada. Dan kita tidak tahu batas aman sampai mana zat tersebut sudah melewati ambang normal (kelebihan) atau masih dibutuhkan. Tanda-tandanya pun sering tidak signifikan, sampai ada gangguan biokimia tubuh atau gangguan fungsi tubuh.

4. Benarkah mengonsumsi suplemen secara berlebihan akan merusak ginjal? 

Ginjal adalah alat menyaring darah menjadi air seni. Hal-hal yang tidak lagi dibutuhkan untuk beredar di dalam darah akan dikeluarkan melalui air seni. Menurut dr Tan, untuk masalah merusak ginjal atau tidak bergantung pada zat apa yang melalui ginjal tersebut dan apakah ginjal bisa mentolerirnya.

Hat-hati dengan berbagai iklan yang sering dilihat dan juga berbagai iklan yang memakai istilah herbal. Bahan alami menjadi tidak alami lagi kalau bentuknya sudah berubah (bubuk, kapsul, cairan, atau apa pun yang melalui proses pabrikasi). Banyak sekali produsen yang meminjam istilah herbal, seakan-akan melindunginya dari tuduhan zat kimia, padahal suplemen atau bahan alami yang cara penggunaannya sudah seprti meminum obat, perlu dipertanyakan kembali.

Yang perlu diingat adalah ciptaan Tuhan sebagai makanan alami manusia tidak mungkin bisa diisolir hanya dengan diambil satu bagian demi bagiannya saja. Semoga informasi tersebut di atas tentang tips mengonsumsi suplemen bermanfaat dan menjadi referensi untuk Anda.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Tips Mengonsumsi Suplemen"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel