Tips Mengatasi ASI Tidak Keluar

Tips Mengatasi ASI Tidak Keluar - Siapa pun tahu bahwa ASI atau air susu ibu merupakan sumber asupan nutrisi bagi bayi. Apalagi ASI memiliki sifat eksklusif yang dalam pemberiannya berlaku pada bayi mulai usia 0 bulan sampai 6 bulan. Bahkan dalam fase ini pun yang harus diperhatikan dengan benar dalam rangka pemberian dan juga kualitas ASI yang bertujuan agar tidak mengganggu tubuh kembang si kecil selama enam bulan pertama, mengingat masa ini adalah periode emas perkembangan anak. Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana bila dalam masa tersebut ASI tidak bisa keluar apalagi bila sang ibu tersebut tidak bisa memproduksi ASI.

Tips Mengatasi ASI Tidak Keluar
Ilustrasi (Foto: Orami Photo Stocks)

Memang harus diakui bahwa terkadang ada pula seorang ibu muda yang dalam proses pemberian ASI mengalami gangguan atau bisa dikatakan tidak lancar atau terdapat hal yang menghambat proses pemberian ASI atau ASI tidak keluar setelah proses melahirkan.

Tips Apabila ASI Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Rasa khawatir dan cemas pasti muncul pada seorang ibu yang setelah melahirkan, ASI yang diharapkan bisa sebagai asupan bayi ternyata tidak keluar. Nah pada kesempatan ini, berbeda dengan tema sebelumnya yang mendapatkan informasi dari referensi kesehatan, kali ini sumber yang didapatkan berasal dari ahli gizi yang sudah sangat terpercaya, yaitu dari dr Tan Shot Yen.

Menurut dr Tan dalam rubrik kesehatan yang pernah dimuat dalam Tabloid Nyata, menyampaikan bahwa, “Wanita yang tidak memproduksi ASI rasanya tidak pernah ada. Bahkan sejak hamil 7 sampai 8 bulan, putting susu mulai mengeluarkan susu. Maka sebelum mencari jalan pintas, ‘bagaimana caranya’. Cobalah menelusuri dulu ‘mengapa’.

Baca juga: Tips Diet untuk Ibu Menyusui.

Apakah putingnya melesak? Bila ya, sudah seharusnya dokter kandungan atau bidan memberi latihan untuk memperbaiki bentuk putting sejak hamil sehingga siap bagi bayi untuk mengenyot begitu lahir.

Bagi dr Tan, merupakan tindakan brutal dan kriminal apabila dokter atau bidan lekas memberi susu kaleng. Mereka tidak paham, menyusui bukan sekedar memberi gizi bayi atau mencegah kanker payudara ibu, tapi membuat bayi menyelesaikan refleks-refleks awalnya melalui gerakan-gerakan khas bayi.

Bayi yang tidak menyusui pada ibunya cenderung mempunyai masalah perkembangan. Kesulitan makan atau gangguan adaptasi emosi bisa berawal dari tidak terlaksananya Inisiasi Menyusui Dini. Jadi, dokter atau bidan bisa menjdi tidak sadar, bahwa tindakan mengusulkan susu formula akan berakibat fatal bagi nasib si bayi.

ASI yang tidak lancar justru terjadi bila  diduakan dengan susu lainya. Maka untuk kelancaran ASI, membutuhkan ketekunan, bayi dibiarkan terus mengisap putting ibunya, sambil sang ibu bersenandung membelai buah hati.

Ketenangan jiwa dan kebahagiaan menjadi ibu dalam hal ini menjadi sangat dibutuhkan. Terdapat jalur saraf yang mengirim impuls melalui isapan bayi dengan perintah: “Keluarkan air susu” ke kelanjar otak belakang yang langsung mengirim sinyal ke kelenjar-kelenjar susu untuk lebih banyak lagi memproduksi susu.

Itu dia sedikit informasi dan “Tips Mengatasi ASI Tidak Keluar dari dr Tan”. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi untuk Anda para ibu yang baru saja melahirkan.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Tips Mengatasi ASI Tidak Keluar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel