Kisah Sukses Agus Johannes Taruna Mendirikan Super Bimbel GSC

Pintar melihat peluang dan kesempatan, sepertinya menjadi ciri khas seorang pengusaha sukses. Dan hal ini berlaku juga bagi sosok Agus Johannes, kisah di bawah ini akan menceritakan kisah sukses Agus Johannes Taruna mendirikan Super Bimbel GSC, semoga bisa menginspirasi bagi siapa saja yang ingin membuka usaha sendiri, khususnya anak muda.

Memang banyak cerita yang bisa memotivasi kita semua untuk sukses. Dengan berbagai kisah dan cerita, namun memiliki satu makna yaitu terdapat proses yang harus dijalani dan dilakukan, dan tentu saja tidak instan.

Kisah Sukses Pengusaha ‘Agus Johannes Taruna’

Siapa sangka kalau saat itu GSC (Gamaliel Science Center) bisa menjadi salah satu Bimbel Terbaik dan waralaba pertama. Tentu saja semua butuh proses yang panjang, bahkan pada awalnya Agus Johannes hanya mengajar privat secara door to door. Namun tekad dan kecintaannya yang kuat terhadap dunia pendidikan, menjadikan Agus lebih memilih usaha Bimbel yang baru dirintisnya daripada menjadi seorang back office di salah satu bank swasta.

Ceritanya pun sangat menarik, tahun 1995 menjadi masa yang paling suram bagi keluarga Agus, karena saat itu papanya mengalami kecelakaan dan koma. Sebagai anak tertua, Agus pun berusaha meringankan eknomi keluarganya, saat itu dirinya masih menjadi seorang mahasiswa FMIPA Jurusan Matematika Universitas Sriwijaya. Kemudian Agus membuka usaha dorong gerobak buah dan membantu temannya berjualan di pasar. Dan tentu saja Agus belum puas dengan pekerjaannya tersebut. Barulah beberapa waktu kemudian Agus mendapatkan ide untuk mengajar les privat.

Kisah Sukses Agus Johannes Taruna Mendirikan Super Bimbel GSC
Agus Johannes Taruna (Foto: gscsudirman.blogspot.com)

Kemudian Agus menawarkan jasa les privatnya melalui surat kabar lokal, dan hasilnya sangat memuaskan. Agus kemudian mendapatkan seorang siswa privat yang merupakan anak seorang pengusaha. Namun sayang, anak tersebut mendapatkan juara satu dari belakang dan yang menyedihkan, nilai raportnya nyaris merah semua, dan hampir tidak naik kelas. Hal ini menjadi cobaan berat bagi lelaki yang lahir 9 Agustus 1974 ini, namun Agus tidak menyerah dan merasa tertantang dengan hal tersebut.

Agus pun berusaha mencari tahu penyebab mengapa nilai anak tersebut merosot. Setelah ditelusuri, penyebabnya adalah kurangnya perhatian dari orang tua. Dan dengan sopan Agus menyampaikan hal tersebut pada kedua orang tua siswa tersebut. Dan pada akhirnya mereka menyadari kekurangannya, dan sejak saat itu mulai timbul semangat belajar dari diri siswa tersebut.

Dan benar saja, hanya dalam waktu satu semester, anak tersebut berhasil menjadi juara tiga dikelasnya. Tentu saja hal ini membuat orang tua anak tersebut bangga, dan menyebarkan berita baik tersebut pada banyak orang. Dari sini, Agus mulai banyak kebanjiran pesanan mengajar, sampai Ia mengajak teman-temannya di kampus untuk bergabung.

Baca juga: Kisah Sukses Enny Anggraeni Hardjanto Mendirikan Konsultan Sumber Daya Manusia.

Namun, setelah lulus kuliah, Agus kemudian bekerja di BCA (Bank Central Asia) pada tahun 1997. Meskipun sudah menjadi karyawan bank, Agus masih meluangkan waktu untuk mengajar privat di waktu malam.

Seiring berjalannya waktu, ternyata Agus lebih tertarik dan merasa nyaman mengajar daripada menjadi karyawan, menurutnya bekerja di bank saat itu tidak ada tantangan dan monoton, seperti keyboard komputer yang hafal ditekan tanpa melihat lagi. Tahun 1999, Agus memutuskan untuk resign dan fokus pada usaha bimbingan belajar.

Dengan bendera PT Gema Sukses Cemerlang, usaha bimbel tersebut diberi nama ‘Super Bimbel Gamaliel Science Center (GSC)’. Pada awal berdiri, GSC hanya menempati satu kantor yang tidak terlalu besar. Namun, karena kecintaan dan dorongan yang kuat terhadap dunia pendidikan, usaha bimbelnya menjadi terus berkembang. Dari satu cabang mejadi beberapa cabang

Hal ini membuat Agus bersemangat dan menyiapkan bimbel yang didirikannya sesuai dengan visi usahanya, yaitu menjadi ‘Lembaga Pencetak Generasi Berprestasi’. Berbagai upaya dan gebrakan dilakukannya, salah satunya dengan mengusung konsep belajar dengan memadukan kurikulum sekolah dengan life skill education disertai pelayanan maksimal, seperti kelas yang full AC, jumlah siswa maksimal 20 orang per kelas, ruang diskusi, perpustakaan dan masih banyak fasilitas yang disediakan.

Tidak hanya dari sisi fasilitas, Agus juga membuat gebrakan unik, seperti melaksanakan Try Out Super Akbar Pemantapan Ujian Nasional dan Kenaikan Kelas dengan menggandeng hotel sebagai tempat diselenggarakannya acara. Dan benar saja 5000 orang siswa ikut dalam acara tersebut. Hal ini membuat Agus puas, dan banyak peserta Try Out yang berhasil lulus ujian, dan sejak saat itu nama GSC menjadi terkenal.

Sampai dengan tahun 2006, super bimbel GSC sudah memiliki banyak kantor cabang, antara lain Sumatra Selatan seperti di Lubuk Linggau, Prabumulih, Sekayu, Baturaja, dan Palembang menjadi pusat bisnis dengan jumlah siswa mencapai ribuan. Dan benar saja, Super Bimbel GSC menjadi market leader bimbingan belajar di Sumatra Selatan.

Tawaran waralaba atau franchise juga sampai kepadanya, namun keterbatasan dan belum mengerti tentang seluk beluk franchise menjadi kendala untuk menerima tawaran tersebut

Dan tidak disangka, Agus menghadiri acara workshop How to Franchisee Your Business, dan saat itu dirinya berkenalan dengan konsultan franchise, yaitu Burang Riyadi. Dan benar saja, dari founder dan partner konsultan franchise IFBM (International Franchise Business Management) tersebut, Agus mendapat banyak ilmu, termasuk mempersiapkan konsep dan sistem waralabanya. Dan pada tahun 2007 Agus melaunching franchise bimbelnya di Palembang.

Sampai saat ini Agus sudah memiliki lebih dari 6000 orang siswa dan juga 20 outlet dan cabang yang tersebar di Kota dan Kabupaten di Sumatra Selatan, Jakarta, Kalimantan dan beberapa provinsi lainnya.

Tips Sukses Agus Johannes Taruna dalam Bisnis

Menarik sekali mengikuti perjuangan seseorang dalam menggapai sukses, termasuk Agus Johannes Taruna dalam membangun dan mengembangkan bimbingan belajar GSC.

Hidup jangan seperti air mengalir, karena tidak ada gregetnya. Tapi berusahalah hidup untuk ada mimpi. Dengan demikian ada hal yang ingin dicapai dan dikejar” - Agus Johannes Taruna.

Terdapat beberapa tips sukses yang bisa menjadi inspirasi Anda untuk meraih sukses, antara lain:

1. Loyal terhadap pekerjaan.

Ciri orang sukses adalah selalu mencintai pekerjaannya. Melalui kecintaannya yang kuat terhadap dunia pendidikan dan menyenangi pekerjaan, kini Agus mampu mengembangkan bisnis bimbelnya dengan cara waralaba.

2. Tanggung jawab dan konsekuen.

Semakin besar tanggung jawab dan risiko dari suatu pekerjaan maka juga dituntut profesionalitasnya. Hal ini bisa dilihat, saat anak didik privatnya mendapat juara terakhir di kelas, Agus tetap konsekuen dan bertanggung jawab untuk mengajar anak tersebut.

3. Berpikir kreatif.

Tips sukses menjadi seorang pengusaha adalah berpikir kreatif, tentu saja berbeda dengan yang lain dan juga menampilkan hal baru yang lebih baik dan dari yang sudah ada. Salah satu yang dilakukan Agus adalah dengan gebrakan melaksanakan Try Out di hotel, dan juga ide untuk memadukan konsep belajar antara kurikulum sekolah dengan life skill education.

4. Selalu belajar.

Tentunya seorang pengusaha sejatinya adalah orang yang selalu belajar sampai mencapai sesuatu yang diinginkannya. Hal tersebut menjadi pendorong Agus untuk sukses. Saat belum mengerti tentang franchise, Agus semakin rajin dan belajar tentang ilmu franchise dari berbagai sumber.

Semoga informasi dan kisah sukses Agus Johannes Taruna mendirikan Super Bimbel GS ini bermanfaat dan menginspirasi Anda untuk meraih kesuksesan.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Kisah Sukses Agus Johannes Taruna Mendirikan Super Bimbel GSC"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel