Sinar X dan Asal Usulnya

Beberapa waktu lalu, ada saudara yang sakit, yang membuat kami harus mengantarnya ke rumah sakit. Setelah dilakukan observasi, saudara yang sakit tersebut harus menjalani foto rontgen untuk bisa mengetahui di bagian mana yang sakit dan juga mengetahui diagnosis lanjutan. Nah dari sini terbersit ide untuk mencari tahu apa sebenarnya rontgen atau sinar x dan asal usulnya tersebut.

Sinar X dan Asal Usulnya
Aplikasi sinar x dalam dunia kesehatan (Foto: healthequity.ca)

Dalam kehidupan sehari-hari sebutan sinar X untuk memfoto bagian dalam tubuh yang sakit di rumah sakit lebih banyak disebut dengan rontgen. Itu pun masyarakat banyak yang belum memahami apa dan siapa sebenarnya rontgen itu. Atau mengapa foto tersebut disebut dengan rontgen.

Sejarah Penemuan Sinar X dan Fungsinya

Umur sinar X memang belum lama, sinar ini baru ditemukan pada abad ke-19. Penasaran dengan sinar X? Informasi tentang sinar X ini didapatkan dari Majalah Intisari Edisi No. 523. 

Sinar X ditemukan secara tidak sengaja oleh fisikawan Jerman, yaitu Wilhelm Conrad Rontgen pada tanggal 8 November 1895, saat Rontgen sedang bekerja dengan tabung Crookes dilaboratoriumnya di Universitas Wurzburg. Saat itu dirinya sedang meneliti sinar katoda. Sinar ini bisa timbul karena adanya lucutan listrik melalui gas dalam tabung bertekanan rendah.

Sejarah penemuan Sinar X diawali dari terjadinya berbagai peristiwa yang terjadi dalam sinar katoda yang diselidiki oleh beberapa peneliti 25 tahun sebelumnya, termasuk oleh William Crookes. Dengan menggunakan tabung khusus yang disebut dengan tabung Crookes, William Crookes kemudian memasang rintangan antara katoda dan dinding tabung. Meskipun diketahui sinar katoda tersebut merambat lurus, Crookes sendiri belum berhasil mengidentifikasi bentuk sinar katoda tersebut.

Baca juga: Aluminium Foil dan Manfaatnya.

Pada kurun waktu setelahnya, baru dapat disimpulkan bahwa sinar katoda terdiri atas partikel bermuatan negatif. Penelitian awal ini yang membawa Rontgen bisa menemukan Sinar X.

Pada saat Rontgen sedang mengamati nyala hijau pada tabung Crookes, Rontgen kemudian mencoba menutup tabung tersebut dengan kertas hitam agar tidak ada cahaya yang lewat. Saat Rontgen menyalakan sumber listrik, dia mendapati sejenis cahaya berpendar pada layar yang terbuat dari barium platinosianida. Apabila sumber listrik ini dipadamkan, maka cahaya berpendar akan hilang.

Rontgen pun segera menyadari bahwa sejenis sinar yang tidak kelihatan telah muncul dari dalam tabung sinar katoda. Karena sebelumnya tidak pernah dikenal, maka sinar ini dinamakan dengan “Sinar X”. Dan untuk menghargai jasa Rontgen, maka sinar ini disebut dengan sinar Rontgen.

Adapun nyala hijau yang terlihat oleh Rontgen ternyata adalah gelombang cahaya yang dipancarkan oleh dinding kaca tabung saat elektron menabrak dinding. Pada saat bersamaan, elektron tersebut akan merangsang atom pada kaca untuk mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang panjang gelombangnya sangat pendek, dalam bentuk sinar x.

Sejak saat itulah para ahli fisika mengetahui bahwa sinar x dapat dihasilkan apabila elektron dengan kecepatan yang sangat tinggi menabrak atom. Tertarik dengan penemuan tersebut, Rontgen semakin intens melakukan penyelidikan pada sinar x. Rontgen menemukan bahwa apabila bahan yang tidak tembus cahaya ditempatkan di antara tabung dan layar berpendar, maka intensitas perpendaran pada layar akan berkurang, namun tidak hilang sama sekali. Hal tersebut menunjukkan bahwa sinar tersebut bisa menerobos bahan yang tidak bisa ditembus cahaya biasa. Selain itu, Rontgen bisa melihat bayangan tulang tangannya pada layar yang berpendar dengan cara menempatkan tangannya di antara tabung sinar katoda dan layar.

Saat itu belum banyak yang menggunakan aplikasi praktis sinar x dalam bidang kedokteran. Dengan berjalannya waktu temuan Rontgen berguna dalam kehidupan umat manusia, bahkan semua pemeriksaan kelainan organ tubuh hampir secara keseluruhan menggunakan sinar x.

Sampai saat ini sinar x masih digunakan untuk diagnosis dan juga terapi. Semoga informasi tentang sinar x dan asal usulnya bermanfaat dan memberikan informasi tentang sinar x dalam kemajuan dunia kesehatan.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Sinar X dan Asal Usulnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel