Resensi Novel “Pintu”

Masih ingat dengan Fira Basuki? Tentu masih ingat, penulis dengan nama lengkap Dwifira Maharani Basuki yang lahir pada tanggal 7 Juni 1972 ini merupakan penulis yang produktif dengan berbagai karyanya yang menghiasi dunia sastra Indonesia. Salah satunya adalah novel dengan judul “Pintu”. Sebagai penulis dan juga novelis yang sudah malang melintang dalam dunia kepenulisan, tentu saja karyanya sudah sangat dikenal oleh para pecinta karya sastra. Begitu pula dengan resensi novel “Pintu” ini sengaja disampaikan untuk menelaah sedikit isi novel karya Fira Basuki yang sangat menarik.

Resensi Novel “Pintu”;Resensi Buku “Pintu”
Novel “Pintu” karya Fira Basuki

Pintu menjadi salah satu tulisan Fira Basuki yang diterbitkan pada tahun 2002, dan sempat cetak sampai cetakan kedelapan pada tahu 2005. Tentu saja setelah tahun 2005 novel “Pintu” masih sempat dicetak ulang. Hal ini menunjukkan animo pembaca yang sangat luar biasa atas karya Fira Basuki. 

Identitas Novel :
Judul: Pintu.
Penulis: Fira Basuki.
Penerbit: PT. Grasindo.
Tahun terbit: Cetakan ke-1 Januari  2002: Cetakan ke-8 Agstus 2005.
Tebal buku: 155 halaman.
ISBN: 979-695-542-3.

Resensi Buku “Pintu”

Petualangan dan mata ketiga seolah menjadi tema menarik dari buku karya Fira Basuki. Novel karya Fira Basuki ini merupakan sebuah petualangan seorang lelaki yang memiliki mata ketiga atau bisa dikatakan indra keenam, yang membuat dirinya menjadi bagian dari dunia nyata maupun dunia yang tidak kasat mata. Bowo, Bo, Bowi adalah sebutan dari sosok lelaki dengan nama lengkap Djati Suryo Wibowo. 

Bahkan Sapardi Djoko Damono, menuliskan bahwa “Pintu” menjadi sebuah rangkaian peristiwa yang menarik, yang membuat Bowo terlibat dalam sejumah peristiwa dan hubungan, khususnya perempuan di Indonesia dan di Amerika, yang mencakup kekasih, nenek dan juga pacar-pacarnya. Sapardi juga menyampaikan, inilah kehebatan Fira Basuki dalam menyampaikan sebuh cerita dengan teknik cerita detektif yang menjadikan pembaca terus bertanya apa yang akan terjadi selanjutnya.

Baca juga: Resensi Novel “Karena Aku Mencintaimu”.

Novel ini bisa dikatakan memiliki faktor kebetulan yang sengaja digunakan untuk merangkai peristiwa yang saling berhubungan dalam novel “Pintu” ini, selain itu novel ini adalah langkah lain dari karya Fira sebelumnya dengan judul “Jendela”.

Pintu juga menjelaskan tentang sebuah kisah petualangan spiritual, yang bisa dikatakan tidak masuk akal, dimana perubahan waktu bisa terjadi di alam berbeda. Coba tengok di awal cerita, bagaimana Bowo kecil sudah memiliki teman dari alam ghaib, dengan nama “Jeliteng”, dan Jeliteng hanya mau menemani anak yang memiliki kekuatan luar biasa, dan begitu pula dengan Bowo yang merupakan keturunan kesekian dari Pangeran Santri anak dari Sunan Kalijaga.

Dunia leluhur dari Yangti itu pun bisa ditelusuri. Namun dari semua cerita tentang Bowo dan gemerlap kisah pelarian kisah mistis dan cintamya, keanehan dan kekuatan dunia lebih terwadahi pada sosok Putri yang dihadirkan penulis dalam kehidupan Bowo, yang begitu setia dengan cinta dan rasa yang tulus. 

Kelebihan Novel “Pintu”

Novel karya Fira Basuki ini menunjukkan kisah yang runtut, begitu pula dalam penokohan yang ada dalam novel semua disampaikan utuh, seperti kisah Erna yang pada akhirnya berakhir tragis karena rasa cintanya pada Bowo yang tidak berbalas. Selain itu, novel ini memberikan sebuah informasi bahwa dunia alam sana itu ada, apalagi dengan latar yang mendukung, yaitu adat Budaya Jawa yang terkenal dengan suasana mistis.

Kekurangan Novel “Pintu”

Sebagai novel yng menggiring pembaca dengan penuh tanda tanya, maka novel ini seperti trilogi dari novel “Jendela-Pintu-Atap”. Meskipun setiap novel memiliki ceritanya masing-masing, namun bagi mereka yang ingin membaca cepat, pembagian kisah dalam trilogi ini menjadi kurang menyenangkan.

Itu dia sedikit resensi novel “Pintu”  karya Fira Basuki, semoga bermanfaat dan menghibur kita semua. 

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Resensi Novel “Pintu”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel