Resensi Buku “Hari Gini Gak Bisa Nulis”

Jaman semakin berubah, begitu pula dengan budaya membaca dan menulis, semakin tergerus dengan hadirnya teknologi. Kebiasaan positif seperti membaca juga perlahan kalah dengan hadirnya perangkat modern, seperti smartphone yang banyak menyuguhkan permainan dan hiburan belaka. Namun, tetap optimis menjadi salah satu kunci sukses agar setiap orang mau membaca apalagi dengan menulis. Begitu pula dengan hadirnya buku kecil ini, yang sengaja dihadirkan oleh penulis agar kita semua, khususnya anak muda tidak hanya sebagai penikmat belaka, namun bisa menghasilkan suatu karya yang bagus dan bermanfaat, khususnya bagi diri penulis muda. Resensi buku “Hari Gini Gak Bisa Nulis” akan memberikan gambaran betapa pentingnya Anda untuk memiliki dan membaca buku ini yang akan mengarahkan Anda sebagai penulis sukses.

Manusia pada hakikatnya adalah penulis. Apa yang ia dengar, apa yang ia lihat dan alami, ia jadikan pola. Ia percaya apa yang dapat dipikir, akan dapat pula ditulis, lambat atau cepat. Dalam setiap perjalanan dan dalam setiap peristiwa ia memperoleh bahan baru untuk ditulis atau dikarangnya.” (Goethe)

Motivasi positif dari Goethe tersebut akan membuat semangat menulis menjadi semakin besar. Betapa sebenarnya, Anda, kalian, kamu atau siapapun yang ingin menulis memiliki harapan besar untuk menjadi seorang penulis.

Resensi Buku “Hari Gini Gak Bisa Nulis”
Buku “Hari Gini Gak Bisa Nulis”

Identitas buku:

Judul buku: Hari Gini Gak Bisa Nulis.
Penulis: Agus Ponda & Komar Endrasmara.
Penerbit: Cakraala.
Tahun terbit : Cetakan pertama 2010.
Tebal buku: 184 halaman.
ISBN: 979-383-032-8.

Resensi Buku Non Fiksi “Hari Gini Gak Bisa Nulis”

Pada intinya buku ini sebenarnya adalah buku motivasi untuk menulis, yang diperuntukkan untuk semua orang yang ingin menjadi penulis tidak hanya para pelajar atau mahasiswa saja. Pada bagian pertama buku ini disampaikan tentang berbagai hal tentang menulis, bagaimana memulai untuk menulis, dari mencari ide sampai dengan mengirimkannya pada penerbit. 

Pada bagian kedua disampaikan berbagai hal tentang tips-tips menulis. Ibarat penyajian di media cetak, maka terdapat laporan khusus, bahasan umum, penjelasan khusus, warna-warni yang dibahas, sehingga tulisan akan menjadi lebih detail dan menarik. Adapun tips menulis yang disampaikan, antara lain:

  • Tips persiapan menjadi penulis.
  • Tips mempelajari media massa.
  • Tips memulai menulis.
  • Tips membaca asyik.
  • Tips melancarkan kreativitas & produktivitas menulis.
  • Tips bila naskah ditolak media masa.
  • Tips memanajemen pembuatan & pengiriman naskah.
  • Tips mengajari adik menulis. 

Baca juga: Resensi Buku “Menjadi Kaya dengan Menulis”.

Selain berbagai hal tentang teknis, di dalam buku ini juga diselipkan berbagai kata-kata mutiara untuk penumbuh spirit atau semangat, sugesti dan optimisme. Hal ini diibaratkan seperti makanan, bukan hanya masakan, namun juga terdapat resep dan campuran bumbu yang akan membuat sedap rasa masakan tersebut.

Selain tentang teknis, juga diberikan berbagai contoh-contoh para penulis muda dan remja yang sukses berkarya dan juga bisa menghasilkan uang dari hasil tulisannya, ditambah dengan popularitas dan kebanggaan.

Kelebihan Buku “Hari Gini Gak Bisa Nulis”

Buku ini sangat bagus dimiliki para pelajar atau menjadi koleksi perpustakaan sekolah. Dengan berani menulis, maka terdapat dua manfaat yang bisa didapatkan sekaligus, yaitu membaca dan menulis, karena tidak akan ada hasil tulisan kalau tidak membaca terlebih dahulu. 

Buku ini juga sangat efektif untuk menjadi rujukan bagi para penulis pemula, karena terdapat tips menulis yang bisa dipraktekkan.

Semoga resensi buku “Hari Gini Gak Bisa Nulis” ini bermanfaat dan menjadi referensi yang ingin belajar menulis dan ingin bisa jadi kaya dari menulis. Namun demikian, setelah membaca dan memahami buku ini, hal terpenting adalah harus mulai berlatih menulis, yang nantinya diharapkan bisa menghasilkan karya sendiri yang bisa memiliki nilai kebaikan, sekaligus menambah profit finansial untuk Anda.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Resensi Buku “Hari Gini Gak Bisa Nulis”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel