Macan Dahan dan Habitatnya di Kalimantan

Macan Dahan dan Habitatnya di Kalimantan - Pasti diantara kita ada yang memelihara kucing, karena tingkah lakunya yang lucu dan menggemaskan menjadikan banyak orang sangat menyukai dan merawatnya. Namun, kali ini yang kita bahas bukanlah kucing yang biasa kita pelihara, tetapi kucing yang hidupnya di hutan dan bukan si raja hutan atau harimau. Kucing ini hidup di pepohonan dan sangat lihai melompat di atas pepohonan tinggi. Macan dahan menjadi pembahasan yang menarik kali ini selain hanya ada di hutan, kucing ini memiliki bulu yang bagus dengan ukuran tubuh yang kecil seperti kucing.

Macan Dahan dan Habitatnya di Kalimantan
Macan dahan (Foto: carnivores.)

Sebenarnya tidak ada alasan, mengapa tertarik untuk menuliskannya tentang tema macan atau harimau dahan ini. Ketertarikan tentang jenis kucing ini juga diawali dengan beberapa kucing yang kami pelihara dan juga kucing liar yang sering datang ke rumah untuk meminta makan. Selain itu, juga tulisan dari Koen Setyawan yang pernah dimuat dalam Tabloid Intisari Edisi No. 567 tentang macan dahan ini. Awalnya memang sedang mencari informasi tentang bahasan kucing yang unik dan bisa dipelihara di rumah, dan saat mencari berbagai bahan tersebut terdapat ide tulisan dari dari Koes Setyawan yang membahas tentang raja hutan dari Kalimantan ini.

Macan Dahan dan Deskripsinya

Macan dahan, itulah sebutan yang disematkan pada hewan berbulu cantik ini. Sebutan ini sering disampaikan oleh orang Indonesia dan Malayasia, dan orang China pun menyebutnya dengan macan mint, karena tubuhnya dipenuhi totol-totol yang mirip daun mint, sedangkan disebut macan dahan karena kelihaiannya memanjat pohon. Namun, yang menarik meskipun bentuknya mirip macan tutul, ternyata macan dahan ini bukan sepupu dari macan tutul.

Macan dahan termasuk pemegang rekor dengan gigi taring terbesar, dan macan dahan memiliki taring paling besar di antara bangsa kucing yang hidup saat ini. Taringnya memiliki panjang 5 cm, sehingga tidak mengherankan kalau macan dahan ini disebut dengan ‘kucing bergigi pedang baru’. 

Dengan taringnya yang besar, taring ini menjadi andalan untuk melumpuhkan mangsanya, terkamannya sangat mematikan, baik di permukaan tanah begitu pula saat di atas pohon. Dengan ciri hidup di pepohonan, menjadikan macan dahan ini sangat lihai berlompatan di atas pepohonan.

Baca juga: Tips Memelihara Kucing di Rumah.

Macan ini hidup di hutan-hutan lebat di daerah Asia Tenggara, Taiwan, Nepal, Cina Selatan dan daerah sekitarnya. Penampilan macan dahan memang terlihat lebih menakutkan, namun macan dahan yang memiliki nama latin Neofelis nebulosa ini memiliki bentuk tubuh yang ramping dan juga mungil bila dibandingkan dengan macan tutul atau jaguar, dan beratnya juga lebih ringan dengan berat 25 kg saja. Berat yang ringan ini ternyata menguntungkan macan dahan, karena bisa membuatnya leluasa saat bergerak di atas pepohonan, bahkan macan dahan ini bisa turun dari pohon dengan kepala di bawah atau bahkan bergelantungan di dahan pohon. 

Ekor yang panjang bisa menjaga keseimbangan tubuh di atas pepohonan. Sendi pergelangan kakinya membuatnya luwes yang membantunya dalam bergerak saat berburu monyet, babi hutan, kadal dan juga burung.

Di Kalimanatan, macan dahan menjadi predator terbesar, hal ini disebabkan karena di Kalimantan tidak ada macan tutul atau harimau, yang menjadikan macan dahan sebagai pemangsa terbesar.

Spesies Macan Dahan

Macan dahan pertama kali diteliti pada tahun 1821 oleh seorang berkebangsaan Inggris bernama Edward Griffith. Tubuh macan dahan seperti kucing rumahan biasa, dengan kepala dan gigi seperti harimau atau macan, para ahli akhirnya menamakannya dengan Neofelis alias Felis atau kucing kecil baru. Para ahli mempercayai bahwa macan dahan adalah hewan penghubung evolusi antara kucing besar dengan kucing kecil, sehingga nama latinnya menjadi Neofelis nebulosa.

Berdasarkan informasi, saat ini terdapat beberapa sub-spesies dari macan dahan, antara lain:

  • Neofelis nebulosa brachyurus, yang hidup di Taiwan.
  • Neofelis nebulosa diardi, yang hidup di Sumatra, Kalimanta dan Semenanjung Malaya.
  • Neofelis nebulosa macrosceloides, yang hidup di Nepal dan Myanmar.
  • Neofelis nebulosa nebulosa dari Cina Selatan dan sekitarnya.

Neofelis Diardi
Neofelis Diardi (Foto: dailynewsdig.)

Dari berbagai penelitian terbaru, ternyata macan dahan dari Sumatra dan Kalimanatan ternyata berbeda spesies.

Sekilas memang bentuk macan dahan Asia dan dari Kalimantan tidak terdapat perbedaan, namun bila dilihat lebih dekat, baru bisa diketahui perbedaannya. Warna tubuhnya terlihat lebih gelap, dengan totol lebih kecil dan lebih banyak.

Hal ini diperkuat dengan informasi dalam situs WWF News Center, yang menyebutkan bahwa analisis kromosom di US National Cancer Institute menunjukkan bahwa macan dahan di Sumatra dan Kalimantan  telah terpisah dari sepupunya di daratan Asia sejak 1.4 juta tahun yang lalu.

Saat ini macan dahan yang hidup di Indonesia memiliki nama baru yaitu Neofelis Diardi. Nama Diardi berasal dari nama peneliti asal Perancis, yaitu Piere Medard Diard.

Menarik bukan? Semoga informasi tentang “Macan Dahan dan Habitatnya di Kalimantan” ini bermanfaat dan menjadi referensi tentang kehidupan satwa di Indonesia.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Macan Dahan dan Habitatnya di Kalimantan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel