Gulai Kacang Ijo

Kuliner dan kuliner lagi… Kali ini kita wajib bersyukur karena wabah pandemi Covid-19 yang menyerang hampir di seluruh dunia, bahkan di Indonesia mengalami trend menurun. Dan beberapa wilayah di Indonesia sudah banyak yang masuk pada level 1 dan level 2 dalam pengkategorian wilayah PPKM. Hal inilah yang akan membuat kita bisa mulai melakukan hobi kuliner, meskipun dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Diantara berbagai pilihan kuliner, sepertinya kuliner gule atau gulai  kacang ijo bisa dipilih sebagai pilihan referensi kuliner.

Gulai Kacang Ijo
Foto: khasiat.

Gule atau biasa ditulis gulai sebenarnya merupakan masakah khas Timur Tengah. Namun, setelah masuk di Indonesia jenis makanan gulai ini untuk rasa, sepertinya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia yang menjadikan jenis makanan gulai ini menjadi banyak ragam dan jenisnya. Ada yang disajikan dengan campuran bahan baku kambing, sapi, daging ayam, ikan, bahkan berbagai jenis sayuran seperti daun singkong atau nangka muda yang kemudian diolah dengan kuah berbumbu nikmat dan gurih. Diantara jenis gule tersebut ada yang menarik dan unik, yaitu gulai yang dicampur dengan kacang hijau yang bisa dinikmati dengan lontong atau roti maryam.

Gulai Kacang Ijo, Nikmatnya Bikin Nambah

Ada banyak daerah yang memiliki tempat kuliner enak yang menyajikan sajian gule atau gulai kacang ijo ini. Di Surabaya ada yang namanya Waroeng Cak Pan yang berlokasi di Jalan KH. Mansur tepatnya di Kawasan Wisata Ampel Surabaya. Kalau di Purwokerto, ada yang namanya warung gule kacang ijo yang berlokasi di Jalan Krapyak Lor IX, Purwokerto, yang juga menyediakan menu nikmat gulai kacang ijo.

Tentunya sebagai menu kuliner gulai maka menu gulai kacang ijo menggunakan bumbu yang hampir sama dengan gulai kambing, yang membedakan hanya penggunaan rempah-rempah yang digunakan.

Baca juga: Sate Ayam Lisidu, Sate Khas Ponorogo di Surabaya.

Seperti pada gulai kacang ijo di Waroeng Cak Pan, Ampel Surabaya, bumbu yang digunakan menggunakan bumbu rempah, seperti kapulaga, jahe, kunyit, pala, kayu manis, merica dan lengkuas, ditambah dengan bawang putih, bawang merah, jinten, ketumbar, cabai merah, kemiri dan juga cabai rawit, baru kemudian kacang ijonya direbus dan dihaluskan.

Sama halnya dengan menu gulai kacang ino yang dijual di Waroeng Cak Pan Surabaya, menu gule di Jalan Krapyak Lor Purwokerto, hampir mirip dengan bubur kacang hijau yang sering dijumpai sehari-hari, namun yang membedakan adalah kacang hijaunya disiram dengan kuah gulai bukan dengan santan kelapa. Dan lauknya bisa memilih daging kaki kambing atau daging kepala kambing. Daging yang dicincang tersebut baru ditaburkan di atas kacang hijau dengan kuah gulai tadi. 

Khasiat Dibalik Kelezatan Menu Gulai Kacang Hijau

Siapa yang mengira dibalik anggapan dan kekhawatiran orang-orang karena takut terkena kolesterol dan asam urat, gulai kacang hijau memiliki khasiat yang bagus untuk tubuh, hal ini disebabkan gulai kacang hijau mengandung banyak gizi, seperti protein, kalsium, magnesium, zat besi, vitamin C, vitamin B, vitamin A, vitamin B6, serat dan karbohidrat.

Selain itu kandungan gulai kacang hijau juga bisa mencegah berbagai jenis penyakit, seperti mencegah kanker, anemia, kanker usus, obesitas dan masih banyak manfaat lainnya.

Begiutu banyak khasiat yang terkandung dalam satu porsi gulai kacang hijau, yang membuat Anda ingin menikmati sajian lezat khas Timur Tengah tersebut.

Semoga sedikit informasi kuliner tentang kenikmatan gulai kacang hijau ini, bisa menjadi referensi untuk Anda yang ingin menikmati sajian nikmat khas Timur Tengah.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Gulai Kacang Ijo"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel