Tips Mendeteksi Kerusakan pada Freezer

Tips Mendeteksi Kerusakan pada Freezer - Tidak dapat dipungkiri bahwa semua orang bahkan setiap keluarga sangat tergantung dengan barang elektronik, tidak hanya beberapa alat eletronik saja, bahkan memiliki tempat penyimpan yang membuat bahan makanan dan makanan menjadi tahan lama sudah menjadi kebutuhan. Menyimpan makanan tertentu di bagian lemari pendingin biasa terkadang tidak cukup, sehingga membutuhkan bantuan freezer agar makanan tersebut lebih awet. Seperti daging atau bahkan makanan cepat saji yang bisa disimpan dalam jangka waktu tertentu. Namun apa yang terjadi kalau tiba-tiba freezer mengalami kerusakan, tentunya hal ini akan membuat kita, khususnya para Bunda di rumah kalang kabut.

Tips Mendeteksi Kerusakan pada Freezer
Foto: lemonadehub.

Dengan adanya freezer, para Bunda di rumah tidak perlu belanja kebutuhan setiap hari, karena dengan alat ini, bisa menyimpan berbagai jenis makanan untuk beberapa hari ke depan. Oleh karena itu,  apabila terdapat kerusakan pada bagian ini segala hal yang berhubungan dengan urusan dapur bisa menjadi berantakan.

Cara Mendeteksi Masalah Pada Freezer

Seperti layaknya tubuh manusia, maka freezer pun bisa memberi sinyal atau indikator tentang masalah atau penyakit yang dideritanya. Setiap adanya perubahan yang tidak terjadi dengan semestinya menjadi sebuah indikasi pada freezer.

Baca juga: Tips Hemat Listrik.

Terdapat beberapa hal yang bisa menjadi petunjuk atau indikasi freezer mengalami masalah, antara lain:

1. Apabila suhu freezer tidak sedingin yang diharapkan. Hal ini bisa terjadi disebabkan karena adanya kerusakan pada compressor, kondensor atau evaporatornya. Untuk itu, jangan terlalu lama menunggu kerusakan lebih lanjut terjadi. Segera hubungi servis atau bengkel yang ahli untuk memperbaiki kerusakan ini. Namun, yang bisa diperhatikan, bisa saja suhu yang tidak cukup dingin karena terlalu banyaknya makanan yang tersimpan di dalam freezer sehingga melebihi kapasitas.

2. Es yang terlalu banyak pada bagian freezer juga bisa menjadi penyebab mesin tidak berjalan sempurna. Oleh karenaitu, bersihkanlah freezer secara berkala. Satu hal yang harus diingat adalah jangan menggunakan benda tajam saat membersihkan es yang menempel pada dinding freezer karena hal ini bisa menimbulkan kerusakan yang lebih serius.

3. Segera periksa temperatur dan bersihkan pula bagian kondensornya, apabila freezer tidak berjalan dengan baik, namun lampu kulkas masih menyala. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba mematikan freezer, dan tunggu hingga 2 jam kemudian nyalakan kembali. Apabila freezer sudah bisa bekerja dengan normal, berarti masalah tersebut disebabkan karena compressor yang terlalu panas.

4. Apabila terdengar bunyi yang cukup mengganggu, hal ini kemungkinan bisa berasal dari bagian dalam atau bagian luar freezer. Cobalah untuk memeriksa bagian fan yang bekerja untuk mengalirkan udara ke seluruh bagian freezer, compressor dan juga kondensor fan. Dalam hal ini terdapat beberapa bagian yang bisa ditanggulangi sendiri, namun ada pula yang tidak. Contohnya, apabila bunyi berasal dari kondensor fan, maka bersihkan bagian ini dengan detail, karena bunyi tersebut bisa saja disebabkan karena adanya debu yang menempel. Apabila setelah dibersihkan masih terdengar bunyi, alangkah sebaiknya segera menghubungi tempat servis yang Anda percaya untuk segera memperbaikinya, karena kemungkinan  fan tersebut harus segera diganti.

Itu dia sedikit informasi dan tips mendeteksi kerusakan pada freezer. Memang tidak mudah untuk mengetahui kerusakan pada alat elektronik, apalagi seperti freezer, namun minimal dengan mengetahui dan bisa mendeteksi adanya gejala kerusakan pada freezer tersebut, akan mencegah kerusakan lainnya yang lebih parah. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk Anda dalam mencegah kerusakan alat eletronik yang Anda sayangi.

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Tips Mendeteksi Kerusakan pada Freezer"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel