Tips Pernikahan untuk Pria

Sebagai laki-laki dewasa yang sudah menikah dan sudah menjalaninya lebih dari sepuluh tahun, tentunya memiliki berbagai hal yang menarik untuk dituliskan. Begitu pula saat akan menuliskan tentang pernikahan di media ini, saat mendiskusikan dengan teman-teman penulis, banyak yang mendukung dan tidak sedikit juga yang masih menganggap tabu, apalagi masyarakat Indonesia menganggap pernikahan adalah hal yang akaral. Namun terinspirasi dari sedikit tulisan Adestya Renggo Adjie dalam Majalah “Ultimate Man”, baru keberanian menuliskan tentag tips pernikahan untk pria ini kembali muncul.  

Tidak mudah untuk membicarakan hal penting dalam pernikahan, apalagi kebanyakan berbagai referensi yang ada lebih banyak diberikan bagi pengantin wanita. Terutama berbagai tugas dan peran wanita yang sangat mulia, mulai dari awal pernikahan, menjaga keutuhan rumah tangga, hamil dan mengandung sampai melahirkan, semua itu ditujukan untuk para wanita. Dan bagaiamana dengan seorang pria? Sudut pandang kali ini akan menarik untuk dibicarakan.

Pernikahan Bagi Pengantin atau Mempelai Pria

Dari berbagai sumber, maka pernikahan merupakan sebuah proses saat dua insan atau dua orang sepakat untuk membuat perjanjian yang menghalalkan pergaulan dan persetubuhan, yang sah secara hukum dan agama. Banyak hal sebenarnya mengapa seorang lelaki atau pria berani mempersunting seorang wanita untuk menuju pada hubungan yang lebih serius, tentunya tidak hanya hubungan seks belaka, bukan?

Tips Pernikahan untuk Pria;Pernikahan Bagi Pengantin atau Mempelai Pria;
Foto: stay-trendy.com

Bahkan ada orang tua yang berkisah, berani menikah di usia muda, di saat sang pria masih berumur 23 tahun dan si wanita berumur 21 tahun. Umur yang sangat muda untuk berani mengambil keputusan besar, apalagi di saat itu masih belum memiliki rumah dan juga kendaraan pribadi. Namun, tentunya modal cinta dan kesungguhan untuk bersama, bisa terwujud dan terbangun sebuah keluarga besar yang berbahagia.

Dari berbagai pembicaraan, mengapa banyak pria yang merasa dirinya belum siap? Karena hampir setiap pria menganggap bahwa pernikahan adalah sebuah beban. Hal ini juga diebabkan para pria dalam pernikahan dituntut untuk lebih banyak, bila dibandingkan para wanita. Mungkin bisa saja hal ini menjadi alasan yang dibuatnya atas ketidaksiapannya dalam berumah tangga, seperti tuntutan menjadi kepala keluarga yang mampu memimpin, memberikan nafkah dan bertanggung jawab penuh atas semua anggota keluarga.

Baca juga: Resensi Novel “Ivan Amanda - Pengantin Pengganti”.

Dari pemikiran di atas, para pria yang menggunakan logika merasa dirinya belum siap. Yang menjadi pertanyaaan adalah “Kapan siap untuk menikah?” Jika yang dipikirkan adalah hal yang demikian, maka tidak akan pernah ada kata siap, karena setiap orang memiliki kekurangan.

Tips Pernikahan Bagi Para Pria

Howard & Dawes pernah mengatakan kunci sederhana dalam sebuah pernikahan yang bahagia adalah

Rate of intercourse – Rate of argument”.

Untuk berani menikah, maka salah satu kuncinya adalah selalu berpikir positif terhadap apa yang harus Anda lakukan saat menikah dan berpikir bahwa nanti akan baik-baik saja. Bayangkanlah pernikahan  sebagai rumah besar yang indah . Tempat cinta dan kasih sayang sebagai pondasinya, kebahagiaan menjadi taman yang mengelilinginya, seks menjadi sebuah menu sehari-hari, sementara kecemburuan, argumentasi dan ego menjadi bumbu. Anak-anak menjadi permata, agama menjadi atap, kesuksesan menjadi lampu dan rejeki menjadi air yang selalu menyirami. Hhhhmmm… alangkah indahnya pernikahan tersebut.

Untuk itu terdapat catatan atau tips agar pernikahan menjadi sukses, antara lain:

  1. Jangan pernah berhenti melakukan komunikasi. Apapun masalah yang terjadi, kekecewaan atau pun keinginan Anda, segera ungkapkan dan bicarakan dengan segera. Jangan sampai ada batu ganjalan untuk mengungkapkannya.
  2. Simaklah dan jangan hanya mendengarkan. Janganlah menjadi orang yang egois yang hanya ingin didengar saja. Bukan hanya Anda yang memiliki masalah. Simak dengan baik apa yang dialami istri dan segera selesaikan jika terdapat masalah.
  3. Pernikahan tidak hanya sekedar resepsi besar dan meriah, tinggal bersama, mempunyai anak, dan banyak hal lainnya. Pernikahan pasti memiliki pasang surut. Oleh karena itu, semua harus dijalani dan tetap perkuat jalinan cinta Anda.
  4. Saling menghormati. Sama halnya dengan keluarga Anda lainnya, maka istri juga butuh untk diakui dan dihormati keberadaannya. Yang menyedihkan adalah kita sering tidak melakukannya karena menganggap istri sudah menjadi sangat dekat dengan kita, sehingga hal tersebut menjadi hal yang tidak penting lagi.
  5. Ternyata Anda tidak berdua lagi. Setelah menikah tentunya tidak hanya hidup berdua. Masih ada teman dan kehidupan sosial sebelum menikah. Namun, mekipun tidak akan mengabaikan, jangan sampai mengabaikan istri Anda.
  6. Biasakan selalu tertawa dan bercanda. Semakin banyak tawa bahagia dalam kehidUpan pernikahan, akan membuat semakin panjang umur dan pernikahan Anda.

Melewati masa-masa awal pernikahan bagi sebagaian orang cukup berat, namun bila Anda bisa melewatinya dengan mudah dan tanpa masalah berarti, maka Anda sudah siap menghadapi berbagai ujian dan cobaan yang lebih besar. Semoga tips pernikahan untuk pria ini bermanfaat bagi Anda para lelaki yang khawatir tentang kehidupan pernikahan, namun ingin segera menikah. Jangan khawatir, yang utama adalah keyakinan Anda berdua untuk selalu bersama dan bisa menjalani hidup berdua.


Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Tips Pernikahan untuk Pria"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel