Tips Merawat Knalpot Motor 2 Tak

Sepeda motor atau biasa disebut dengan motor ini, sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, bahkan banyak yang lebih memilih memakai motor saat akan bekerja bila dibanding dengan menggunakan mobil. Hal ini disebabkan karena menggunakan motor lebih cepat dan lebih mempersingkat waktu tempuh, apalagi aat menghadapi macet di tengah perjalanan. Saat ini, jenis motor yang sering dipakai adalah jenis motor 4 tak, selain lebih ramah dan tidak menimbulkan kebisingan, biasanya motor 4 tak ini lebih irit bahan bakar. Namun selain 4 tak, masih banyak yang menggunakan jeni motor 2 tak. Maka pada kesempatan kali ini akan diberikan tips merawat knalpot motor 2 tak untuk Anda.

Tips Merawat Knalpot Motor 2 Tak
Foto: www.tecbikeparts.com

Ternyata merawat knalpot motor, khususnya motor 2 tak tidak sesederhana yang dibayangkan. Bahkan knalpot yang mampet atau tersumbat atau bahkan keropos yang diakibatkan karat atau korosi menjadi masalah yang sering muncul bagi Anda yang menggunakan motor 2 tak ini.

Cara Merawat Knalpot Motor 2 Tak

Bagi Anda yang selama ini langsung menggunakan motor 4 tak, mungkin pembahasan ini bisa digunakan sebagai informasi untuk Anda. Knalpot pada motor 2 tak memang sangat rentan tersumbat oleh kotoran sisa dari pembakaran yang mengendap. Hal ini disebabkan karena sistem pelumasan pada motor 2 tak menggunakan oli samping yang tercampur dalam bahan bakar.

Proses pembakaran pada motor 2 tak tersebut tidak sepenuhnya bisa dengan tuntas membakar bahan bakar sehingga sisa BBM yang tidak ikut terbakar akan terbuang dan mengendap di dalam knalpot. Maka endapan ini apabila didiamkan akan terus menerus menimbulkan kerak yang bersarang  di leher knalpot dan juga pada saringan silinder knalpot.

Baca juga: Tips Memeriksa Accu Saat Motor Mogok.

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk merawat knalpot pada motor 2 tak ini, antara lain:

  1. Dianjurkan bagi para pengguna motor 2 tak ini untuk rutin membersihkan knalpot setiap 3 bulan atau setiap 6.000 km sekali agar performa knalpot bisa berjalan dengan baik.
  2. Saat ini knalpot sudah dilengkapi dengan glass wool atau alat pendingin knalpot, dengan bentuk seperti  saringan yang apabila mengalami kerusakan, knalpot ini harus diganti karena alat ini menempel di dalam knalpot. Jika tidak segera diganti maka knalpot kendaraan akan jebol sehingga akan menimbulkan suara bising dari motor tersebut.
  3. Terdapat pula jenis knalpot yang tidak menggunakan glass wool didalamnya. Jenis knalpot ini sangat rentan terkena karat yang pada akhirnya mengakibatkan keropos atau bahkan jebol. Agar terhindar masalah tersebut, maka pada bagian luar harus rutin dibersihkan dan pada bagian dalam knalpot harus diolesi dengan pelumas. Fungsi pelumas ini adalah agar knalpot tetap basah sehingga tidak mudah jebol akibat pelat lapisan dalam motor yang terlalu kering. Pemberian lapian ini bisa dilakukan setiap satu bulan sekali pada saat servis kendaaran atau pada saat ganti oli.

Knalpot kendaraan seperti pada motor 2 tak yang mengalami pengeroposan ditandai dengan timbulnya karat pada bagian luar knalpot. Dan pada akhirnya karat ini akan menimbulkan lubang-lubang kecil yang pada akhirnya menimbulkan knalpot menjadi keropos.

Sering kali kita melihat knalpot racing memiliki suara berbeda, yang terdengar sebelumnya terdengar suara kecil kemudian berubah menjadi keras, hal ini menunjukkan gejala bahwa knalpot sudah keropos. Hal ini bisa dipengaruhi oleh pelat lapisan bagian dalam knalpot sudah mulai tipis sehingga menyebabkan knalpot mudah jebol.

Oleh karena itu, perawatan dan kebersihan knalpot, khususnya pada musim hujan  menjadi hal yang harus diperhatikan para pemilik motor, khususnya motor 2 tak. Semoga informasi dan pembahasan dengan tema “tips merawat knalpot motor 2 tak” ini bermanfaat dan selalu mengingatkan pada kita untuk selalu menjaga dan merawat motor 2 tak kesayangan. 

Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Tips Merawat Knalpot Motor 2 Tak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel