Tips Melatih Daya Ingat Balita

Selalu memupuk kedekatan dengan si kecil adalah suatu kebahagiaan tersendiri. Bahkan dengan kedekatan tersebut akan membuat si kecil tahu bahwa perhatian tersebut bisa menjadikan dirinya belajar tentang berbagai hal. Begitu pula kali ini, tips melatih daya ingat balita, akan memberikan si kecil menjadi belajar. Dan pada saat ini menjadi kesempatan emas untuk melatih daya ingat, karena saat itu perkembangan otaknya sangat pesat.

Saat lahir, jumlah sel otak bayi sangat banyak jumlahnya, bisa saja seratus milyar jumlahnya, namun itu hanya sekedar angka. Agar bisa digunakan untuk berpikir, sel-sel otak harus saling berhubungan.

tips-melatih-daya-ingat-balita
Ilustrasi (Gambar: rwmschool.ca) 

Begitu bayi mulai beraktivitas, terjadilah hubungan-hubungan antar sel tersebut. Semakin rumit hubungan, semakin banyak yang bisa dilakukan otak.

Perkembangan Otak Balita

Perkembangan otak yang sangat cepat terjadi saat anak berusia 2 tahun. Pada usia 2 tahun ini, wajah orang yang dekat dengannya semakin erat dalam ingatannya. Oleh karena itu, ia menangis bila orang tersebut jauh darinya.

Baca juga: Tips Meningkatkan Keterampilan Bicara Anak.

Pada usia 2,5 tahun, anak bisa mengingat jarak dan tahu dimana keberadan aneka benda di sekitanya. Selain itu, ia juga bisa menyimpan instruksi yang diterimanya, dan mereproduksi kembali beberapa waktu kemudian.

Memasuki usia ke-3 tahun, si kecil bisa menyimpan 2 emosi sekaligus dalam pikirannya. 

Perlu Latihan Daya Ingat

Otak yang berkembang maksimal memiliki daya ingat dengan baik, tapi hal tersebut bisa dicapai dengan latihan rutin.

Melatih daya ingat si batita bukan dengan memaksanya menghapal segala hal,

Terdapat beberapa cara untuk melatih daya ingat si kecil, sebagai berikut:

  • Memberikan rutinitas. Ucapkan ‘selamat pagi’ di saat anak bangun, setiap pagi dapat menggerakkan neuron-neuron yang menghubungkan sinaps-sinaps dalam otak anak. Aktivitas yang berulang membentuk otak memperkuat hubungan yang ada dan membuat hubungan yang baru lagi.
  • Menyanyi. Mendendangkan lagu dapat membantu meningkatkan daya ingat anak karena otak menanggapi dengan mengirimkan zat kimia dan gerakan listrik ke arah sinaps-sinaps. Lagu-lagu yang Anda nyanyikan dapat diingat anak karena syair-syairnya yang berbentuk sajak.
  • Bercerita. Menuturkan kisah atau membacakan cerita dapat membuat si kecil terlibat dalam proses informasi Anak, batita butuh interaksi yang nyata untuk belajar. Saat bercerita, suara dan intonasi yang Anda gunakan dapat menarik minat anak untuk belajar dan terlibat.
  • Bermain bebas. Dengan bermain secara bebas, anak-anak pada usia ini berinteraksi dengan anak lainnya. Saat berkomunikasi, mendengarkan dan menggunakan kata-kata baru, neuron-neuron dalam otak membuat banyak hubungan yang sangat penting bagi proses belajar.

Itu sedikit informasi dan tips melatih daya ingat balita. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Tips Melatih Daya Ingat Balita"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel