Bersepeda Saat Pandemi

Wabah pandemi Covid-19 telah merubah segalanya, tidak hanya sektor ekonomi yang terimbas akibat wabah pandemi ini, namun juga pola hidup yang turut mengalami perubahan. Salah satu yang turut mengalami perubahan adalah kegiatan berolahraga, dan olahraga yang dipilih di saat pandemi adalah bersepeda yang pada akhirnya menjadi trend  baru dalam berolahraga.  Terlepas sudah menjadi sebuah trend atau tidak, pada kenyataannya bersepeda saat pandemi sudah menjadi pilihan masyarakat untuk berolahraga, apalagi di saat banyak tempat berkumpulnya masyaraakat di saat pandemi ini banyak yang ditutuip, seperti kawasan alun-alun di kota, beberapa ruas jalan utama kota, yang sering menjadi tempat berkumpulnya warga untuk berolahraga.

Selain menjadi trend di saat pandemi, terdapat alasan yang menyebabkan bersepedaini dipilih untuk berolahraga, yaitu adanya anggapan bahwa dengan bersepeda memungkinkan para penggunanya untuk tidak berdekatan dengan orang lain, hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa saat ini banyak masarakat yang memilih bersepeda, selain itu juga mendukung program dan kebijakan pemerintah di saat pandemi untuk harus menjaga jarak satu dengan yang lainnya. 

Masih banyak alasan lain, mengapa bersepeda menjadi sebuah pilihan, salah satunya adalah manfaat yang didapatkan dengan berolaharaga sepeda, yaitu memperkuat sistem kekebalan tubuh, apalagi di masa pandemi, kesehatan menjadi salah satu hal yang sangat mahal dan sangat berharga. Selain memperkuat imun tubuh, menurut Michael Barczok, seorang dokter di Jerman, bersepeda memiliki manfaat untuk melancarkan peredaran darah dan juga kesempatan untuk pertukaran oksigen yang sangat baik. Manfaat tersebut juga bisa membantu membersihkan paru-paru dan terhindar dari virus, dan hal ini akan mencegah resiko tertularnya Covid-19 (Siyahailatua, 2020)

Waktu Ideal Bersepeda Saat Pandemi

Dengan trend bersepeda di masa pandemi Covid-19 ini, menjadikan olahraga sepeda menjadi sebuah pilihan luar biasa yang dilakukan masyarakat. Karena sudah menjadi pilihan, yang menjadi pertanyaan adalah kapan waktu terbaik untuk bersepeda di saat pandemi ini? Untuk menjaga kebugaran tubuh di saat pandemi ini, disarankan untuk tetap berolahraga minimal 2,5 jam dalam satu minggu dengan intensitas ringan atau sedang. Dan untuk bersepeda disarankan untuk melakukan aktivitas dengan sesi pendek 30 menit sebanyak 3 sampai 5 kali dalam seminggu.

Bersepeda Saat Pandemi;Waktu Ideal Bersepeda Saat Pandemi;
Bersepeda saat pandemi

Bersepeda bisa dilakukan kapan saja, bisa dilakukan pada pagi hari atau pun sore hari dengan mempertimbangkan cuaca. Namun sangat disarankan untuk melakukan olahraga bersepeda pada pagi hari karena udara pagi yang masih sangat segar dan juga intensitas matahari yang belum terlalu tinggi.

Tips Sehat Bersepeda di Tengah Pandemi

Sebagai olahraga pilihan dan juga menjadi trend saat ini, terdapat hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan olahraga sepeda.

Mengutip sport.bisnis.com yang disampaikan oleh B2W (Bike to Work Indonesia), Institute for Transportation Development Policy (ITDP) Indonesia, akademsi dari berbagai kampus di dalam negeri, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan juga komunitas sepeda di seluruh Indonesia, telah disusun protokol kesehatan saat bersepeda, yang bisa menjadi  panduan untuk bersepeda saat pandemi Covid-19 ini.

Bersepeda Saat Pandemi;Waktu Ideal Bersepeda Saat Pandemi;Tips Sehat Bersepeda di Tengah Pandemi;
Persiapan bersepeda

Terdapat hal-hal yang harus diperhatikan sesuai protokol kesehatan, sebelum bersepeda, saat bersepeda, saat beristirahat dan saat mengakhiri olahraga bersepeda.

Baca juga: Tips untuk Bunda Selama Work From Home.

Persiapan yang harus dilakukan sebelum melakukan olahraga bersepeda, antara lain:

  1. Perhatikan imbauan pemerintah dan memperhatikan daerah yang aman dari Covid-19.
  2. Menjaga kebersihan sepeda, terutama pada bagian yang bersentuhan dengan tangan.
  3. Bersihkan diri dan cucilah tangan dengan sabun.
  4. Hindarilah droplet dengan selalu mengenakan pakaian berlengan panang, masker, sarung tangan, kacamata, penutup kepala, dan juga membawa hand sanitizer dan handuk kecil.
  5. Pilihlah masker berbahan kain yang tidak terlalu rapat dan tidak mengganggu pernapasan.
  6. Membawa botol minuman tertutup dan juga alat makan sendiri.

Hal yang harus diperhatikan saat bersepeda, antara lain:

  1. Mengutamakan bersepeda secara sendirian. Apabila berspeda dilakukan secara berkelompok, aturlah dalam rombongan kecil sebanyak 2 sampai 5 orang pesepeda.
  2. Pilihlah jalur yang menghindari keramaian dan hindari daerah zona merah Covid-19.
  3. Jaga jarak depan dan juga jarak belakang antara sepeda dengan kendaran lain minimal 2 meter.
  4. Jaga jarak depan dan jarak belakang antar pesepeda minimal 4 meter. Semakin tinggi kecepatan bersepeda, maka jarak yang harus dilakukan harus semakin jauh.
  5. Jagalah jarak dan tetap waspada terhadap para pengendara lainnya.
  6. Selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat bersepeda.

Hal yang harus dilakukan saat beristirahat setelah bersepeda, antara lain:

  1. Cucilah tangan dengan sabun atau dengan hand sanitizer.
  2. Selalu bersihkan tangan dan wajah dengan tisu atau handuk kecil.
  3. Selalu gunakan masker, kecuali saat makan dan minum.
  4. Hindari berbagi bekal dengan orang lain, baik botol minuman atau pun makanan.
  5. Istirahat secukupnya, tidak perlu terlalu lama.

Hal yang harus dilakukan saat mengakhiri perjalanan di rumah, antara lain:

  1. Sebelum masuk rumah, lepaskan semua perlengkapan yang digunakan.
  2. Hindarilah melakukan kontak fisik dengan para penghuni rumah dan juga hindari menyentuh perabotan.
  3. Semprot helm, kacamata, dan sepatu dengan cairan desinfektan.
  4. Segera melepas, kaos kaki, pakaian, masker, sarung tangan, penutup kepala dan lakukan cuci tangan dengan deterjen.
  5. Segera bersihkan diri, mandi dan keramas.
  6. Istirahatlah dan pulihkan cairan yang hilang dari tubuh.

Semoga informasi kali ini tentang bersepeda saat pandemi, bisa menjadi referensi untuk Anda agar bisa selalu berolahraga, khususnya bersepeda dan terhindar dari wabah penyakit Covid-19.


Firman Seorang blogger yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Bersepeda Saat Pandemi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel