Cara Sukses dalam Hidup

Banyak sekali orang yang mendambakan kesuksesan, berbagai cara dilakukannya agar bisa dikatakan sukses atau sukses menurut caranya sendiri. Bahkan untuk mencapai sukses tersebut tidak jarang dilakukannya dengan membanting tulang sampai lupa bagaimana caranya menikmati hidup, lupa akan keluarga, lupa waktu, padahal sukses dalam berbagai hal sebenarnya adalah satu kesatuan yang saling mendukung, mulai dari fokus untuk ibadah, memberikan waktu yang cukup untuk keluarga dan juga fokus pada pekerjaan. Kerja keras memang perlu, namun harus mengerti porsi yang diberikan. Memang cara sukses dalam hidup bagi setiap orang berbeda-beda, namun yang utama adalah bagaimana caranya agar bisa menikmati berbagai hal yang telah dikerjakan.

Kebutuhan, tuntutan dan pola hidup sangat mempengaruhi seseorang untuk bekerja keras untuk mencapai impiannya, termasuk juga berusaha mencapai apa yang dicita-citakanya. Disadari atau tidak, seringkali anda dihadapkan berbagai hal yang membuat anda berusaha lebih keras untuk mencapai apa yang dikatakan dengan “uang”. Hal utama yang mempengaruhi agar bisa menghadapi berbagi stressor tersebut adalah cara pandang dalam menghadapi berbagai hal yang menekan kehidupan tersebut.

Cara Sukses dalam Hidup
Sumber gambar: success.co.id

Kisah Cerita dalam Menghadapi Hidup

Berbicara tentang cara menghadapi permasalahan yang menghinpit dan juga berusaha bekerja dengan keras untuk mencapai apa yang diinginkan, sepertinya nampak pada dua cerita di bawah ini, yang pertama tentang kisah suami iatsri yang harus tetap bekerja keras dan belum bisa menikmati hidup walaupun sudah kaya. Dan yang kedua tentang seorang gadis yang dilamar seorang pemuda kaya namun dengan gaya hidupnya yang sederhana meneyebabkan gadis tersebut menolaknya karena dikira anak muda ini adalah pemuda miskin.

Cerita tentag sepasang suami istri dalam menjalani hidupnya (yang terisnpsirasi dari instagram.com/ceritamotivasi.id), dapat anda lihat sebagai berikut:
  • Ada satu pasagan suami istri, yaitu Pak Yono dan Bu Yuni. Dua orang ini kemudian menikah, saat menikah umur Pak Yono 29 tahun dan Bu Yuni 27 tahun. Suami istri ini hidupnya sangat hemat sekali, sangat ulet dan selau giat dalam berdagang. Buka toko paling pagi yaitu jam 7 pagi, dan tutup paling malam dibanding toko lainnya.
  • 10 tahun kemudian, karena keterampilan Bu Yuni mengelola keuangan, mereka sudah memiliki deposito 30 milyar di bank dan hidup mereka tetap super sederhana. Istrinya sangat hemat, bahkan untuk membeli baju baru pun cuma 3 potong dalam setahun, dan itu pun cuma satu kali di waktu tahun baru saja. Tas pun tidak pernah ada yang bermerk dan tidak pernah ikut arisan atau berkumpul dengan yang lainnya.
  • Suami istri ini juga tidak pernah melakukan rekreasi. Mereka hanya fokus kerja, kerja, dan kerja. Pulang kerja hanya untuk istitahat. Dan begitu setiap harinya. Bahkan untuk makan di restaurant pun setahun bisa dihitung dengan jari. Karena hanya bekerja, mereka tidak mempunyai banyak teman. Dan tragisnya bersedekah pun mereka tidak pernah.
  • Usia 45 tahun Bu Yuni terkena serangan jantung kemudian meninggal dunia. Uang mereka berdua pada saat Bu Yuni meninggal mencapai 45 milyar. Belum sampai sethun, Pak Yono kawin dengan pelayan tokonya yang bernama Sularti dan mulailah Pak Yono menikmati hidup santai dengan istri barunya yang masih ranum itu. Neng Sularti, matan pelayan toko Pak Yono itu pun berkata sambil tersenyum bahagia, “Kang, selama ini Neng pikir Neng bekerja buat Bu Yuni, ternyata Bu Yuni yang kerja untuk Neng...”.
Cerita kedua adalah tentang seorang anak muda yang ingin menikah dengan seorang gadis, dan pada akhirnya gadis itu pun menolaknya, karena menganggap lelaki atau pemuda ini adalah pemuda miskin (Inspirasi dari Instagram.com/komunitaspengusahamuda/):
  • Pemuda ini pun bertanya, “Maukah engkau menikah degan aku?’. Gadis ini pun bertanya, “Apakah kamu punya rumah?”.
  • Jawab pemuda, “Tidak sih, tapi..”. Belum selesai menjawab, sudah ditanya lagi oleh gadis itu, “Kamu punya mobil BMW?”.
  • Pemuda ini menjawab lagi, “Tidak juga, tapi...”. Belum selesai menjawab, gadis ini memotong pembicraan anak muda tersebut, “Berapa gaji kamu?”.
  • Pemuda ini menjwab, “Saya tidak punya gaji, tapi..”. Gadis ini langsung memotong jawaban pemuda tersebut, “Tapi, kamu tidak punya apa-apa. Tinggalkan saya sekarang juga!”.
  • Kemudian perempuan itu pergi.
  • Pemuda ini menjawab sendiri, “Bagaimana saya mendapatkan gaji kalau saya adalah bos. Dan kenapa saya masih harus membeli mobil BMW yang murah itu?, Aku punya satu villa, 3 plot, 3 ferrari, 2 porsche dan 1 lamborghini.
Dua cerita tersebut sangat menarik untuk dibahas, apalagi tentang cara sukses dalam hidup dan bagaimana menikmati hidup itu sendiri.

Kunci Sukses Dalam Hidup

Untuk mencapai sukses memang kita harus bekerja keras, memiliki semangat yang kuat, gigih dan tekun untuk mencapai impian tersebut. Namun semuanya harus dilakukan sesuai dengan porsi, apalagi kalau anda sudah berkeluarga.

Baba juga: Tips Meraih Kesuksesan.

Terdapat pelajaran yang bisa diambil dari kisah Pak Yono dan Bu Yuni, untuk ibu-ibu jangan sampai anda seperti Bu Yuni, maka ingatlah untuk melakukan hal  berikut:
  • Menjaga kesehatan anda dengan olahraga dan selalu makan dengan nutrisi yang baik.
  • Percantik diri anda supaya tetap awet muda.
  • Pakailah pakaian yang pantas dan juga gunakan barang yang baik.
  • Bertamasyalah setiap tahun beberapa kali dengan keluarga.
  • Bertemanlah dengan banyak teman yang baik dan jangan terlalu pelit.
  • Bersedekahkah dan gunakanlah uang anda dengan cara yang benar dan tidak berlebihan.
Maka jangan seperti yang dilakukan Bu Yuni yang banting tulang dan menjalani hidup dengan sangat irit hingga tidak bisa menikmati hidup, tapi hasil jerih payahnya malah dinikmati orang lain, karena:
  • Uang memang tidak bisa dibawa mati, “namun tidak ada uang memang rasanya akan mau mati,”
  • Uang... tidak bisa membeli kasih sayang, “tapi kasih sayang bisa melayang bila tidak ada uang.”
  • Uang... tidak bisa membeli tidur nyenyak, “tapi tidak ada uang, tidur pun tidak nyenyak”.
  • Uang... tidak bisa membeli kesehatan, “tapi untuk sehat pun diperlukan uang”.
  • Uang... tidak bisa membeli kebijaksanaan, “tapi untuk mendapatkan ilmu yang baik juga diperlukan uang”.
  • Uang ... orang bodoh nampak cerdik bila ada uang, “tapi orang cerdik nampak bodoh bila tidak ada uang”.
  • Uang... bukan segalanya, “tapi hampir segalanya butuh uang”.
Dan benar kata orang  “Jangan lupa bahagia”. Untuk ibu-ibu yang sibuk mengumpulkan uang, jangan sampai nasib anda seperti Bu Yuni, istri Pak Yono maka masih ada waktu , “RUBAHLAH” pandangan hidupmu.

Cerita kedua memiliki maksud yang sama, yaitu jangan melihat seseorang dari kulitnya, dengarkan dan lihatlah lebih dalam, karena siapa tahu dengan mendengarkan dan mau melihat lebih detail, keberuntungan berpihak pada anda. Semoga cerita tentang cara sukses dalam hidup ini bermanfaat untuk anda. Terikakasih.
Firman Seorang blogger dan juga pemilik angkringan, yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis. Semoga blog ini bermanfaat untuk kita semua. Salam sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel