Roma Dinobatkan Sebagai Kota Paling Ramah Bagi Pejalan Kaki di Dunia
Pernahkah Anda membayangkan sebuah liburan di mana Anda bisa mematikan aplikasi navigasi kendaraan, menyimpan tiket transportasi umum, dan hanya mengandalkan kedua kaki Anda untuk menjelajahi keajaiban dunia? Jika belum, maka ini saatnya Anda memasukkan Roma, Italia, ke dalam daftar rencana perjalanan Anda berikutnya.
Baru-baru ini, ibu kota Italia ini resmi dinobatkan sebagai kota terbaik untuk jalan kaki (most walkable city) di dunia. Predikat ini bukan sekadar pujian tanpa dasar, melainkan hasil riset mendalam dari GuruWalk, sebuah platform internasional yang khusus menyediakan layanan walking tour (tur jalan kaki) dan pemandu pengalaman budaya di berbagai belahan dunia.
![]() |
| Roma, Italia. (Gambar: Pexels/Pixabay) |
Roma berhasil mengungguli 100 kota global lainnya yang masuk dalam daftar tersebut. Bagi para pelancong dari Indonesia yang menyukai petualangan autentik dan ingin merasakan atmosfer Eropa yang sesungguhnya, Roma menawarkan pengalaman yang tidak akan ditemukan di tempat lain.
Mengapa Roma Menjadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki?
Ada alasan kuat mengapa Roma berada di peringkat pertama dalam daftar GuruWalk. Kota ini pada dasarnya adalah sebuah "museum terbuka" yang sangat besar. Menjelajahi Roma dengan kendaraan bermotor justru sering kali membuat wisatawan melewatkan detail-detail arsitektur yang menakjubkan.
Warisan Sejarah yang Tak Tertandingi Selama 2.700 Tahun
Roma telah memikat para wisatawan selama lebih dari 2.700 tahun berkat warisan sejarahnya yang tak tertandingi. Setiap sudut kota ini menyimpan cerita dari masa kekaisaran kuno, abad pertengahan, hingga era Renaisans.
Baca juga: Menjelajahi 7 Puncak "Seven Summits" Teratas di Pulau Jawa.
Ketika Anda memilih untuk melakukan wisata jalan kaki Roma, Anda sedang berjalan di atas lapisan sejarah. Jarak antara satu situs bersejarah dengan situs lainnya sangat dekat, sehingga berjalan kaki menjadi metode transportasi yang paling logis, efisien, dan memuaskan.
Gang Bebatuan yang Eksotis
Keunikan utama dari Roma kota ramah pejalan kaki adalah tata kotanya yang dipenuhi oleh sampietrini—gang-gang kecil berlantai batu yang khas. Melintasi sejumlah gang bebatuan ini memberikan sensasi romantis tersendiri. Di kiri dan kanan jalan, Anda akan menemui kafe-kafe lokal yang harum dengan aroma espreso, toko roti klasik, hingga seniman jalanan yang memainkan musik klasik.
Landmark Ikonik Roma yang Wajib Disinggahi Saat Wisata Jalan Kaki
Jika Anda memulai petualangan walking tour di Roma, ada beberapa destinasi legendaris yang bisa Anda capai hanya dengan melangkah dari satu jalan ke jalan lainnya.
1. Colosseum: Saksi Bisu Kejayaan Gladiator
Memulai perjalanan dari Colosseum adalah pilihan terbaik. Amfiteater kuno terbesar yang pernah dibangun ini terlihat jauh lebih megah saat Anda mendekatinya dengan berjalan kaki. Anda bisa merasakan skala masif dari bangunan ini dan membayangkan riuhnya sorakan penonton ribuan tahun lalu.
2. Pantheon: Keajaiban Arsitektur Kuno
Hanya dengan berjalan santai menelusuri kawasan pusat sejarah, Anda akan sampai di Pantheon. Kuil Romawi kuno yang kini menjadi gereja ini terkenal dengan kubah beton tanpa penyangga terbesar di dunia. Berdiri di bawah oculus (lubang di langit-langit kubah) saat matahari bersinar adalah momen magis yang wajib diabadikan.
3. Air Mancur Bergaya Barok: Trevi dan Piazza Navona
Tidak lengkap perjalanan ke Roma tanpa mengunjungi air mancur bergaya barok yang tersebar di seantero kota. Anda bisa berjalan menuju Fontana di Trevi untuk melemparkan koin sebagai simbol harapan agar bisa kembali ke Roma suatu hari nanti. Setelah itu, langkahkan kaki ke Piazza Navona, sebuah alun-alun luas yang dihiasi tiga air mancur indah karya Bernini.
Roma tidak sendirian dalam daftar ini. Eropa mendominasi peringkat teratas untuk urusan ramah pejalan kaki.
Madrid Menempel Ketat di Urutan Kedua
Di urutan kedua ada Kota Madrid di Spanyol. Kota ini dinilai punya energi yang unik di setiap alun-alun dan jalan raya (gran via), ditambah dengan beberapa tempat wisata sejarah yang megah. Madrid memiliki trotoar yang sangat luas dan taman-taman kota seperti El Retiro yang sangat nyaman untuk dijelajahi tanpa kendaraan.
Dominasi Spanyol dan Italia
Selain Roma dan Madrid, ada pula beberapa kota lain di Spanyol dan Italia yang masuk dalam jajaran destinasi terbaik untuk pejalan kaki. Kota-kota tersebut antara lain:
- Barcelona (Spanyol): Terkenal dengan kawasan pedestrian Las Ramblas.
- Seville (Spanyol): Menawarkan pesona jalan-jalan sempit di kawasan Yahudi tua.
- Toledo dan Granada (Spanyol): Kota benteng bersejarah dengan pemandangan bukit yang menakjubkan.
- Florence (Italia): Ibu kota Renaisans yang seluruh pusat kotanya bisa dikelilingi dengan berjalan kaki hanya dalam beberapa jam.
Penutup
Menempatkan Roma, Italia sebagai kota terbaik untuk jalan kaki adalah pengingat bagi kita semua bahwa cara terbaik untuk menikmati sebuah destinasi adalah dengan memperlambat tempo kita. Dengan berjalan kaki, kita tidak hanya berpindah dari satu objek wisata ke objek wisata lain, tetapi kita juga menghirup udara kota tersebut, mendengar obrolan penduduk lokal, dan menemukan keindahan tersembunyi yang terlewatkan jika kita naik bus atau taksi.

Belum ada Komentar untuk "Roma Dinobatkan Sebagai Kota Paling Ramah Bagi Pejalan Kaki di Dunia"
Posting Komentar