Situs Duplang, Menguak Misteri Peradaban Megalitikum di Lereng Argopuro, Jember
Jawa Timur tidak hanya dikenal dengan keindahan alam pesisirnya, tetapi juga menyimpan rahasia besar dari masa prasejarah. Di kaki Gunung Argopuro, tepatnya di Kabupaten Jember, berdiri sebuah saksi bisu peradaban manusia ribuan tahun silam, yaitu Situs Duplang.
![]() |
| Situs Duplang, Jember. (Gambar: Ist/ gresiksatu.com) |
Bagi para pecinta sejarah dan petualang, Situs Duplang bukan sekadar tumpukan batu. Ia adalah portal waktu yang membawa kita kembali ke zaman megalitikum, di mana manusia mulai mengenal konsep kepercayaan, penghormatan leluhur, dan struktur sosial yang kompleks.
Apa Itu Situs Duplang? Jejak Peradaban Purba di Jember
Situs Duplang merupakan salah satu situs purbakala terpenting di Jawa Timur. Terletak di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, situs ini membuktikan bahwa wilayah Jember utara telah dihuni oleh komunitas manusia yang maju pada masa tradisi batu besar (megalitikum), sekitar abad ke-4 hingga ke-10 Masehi.
Baca juga: Museum Tembakau Jember, Menelusuri Jejak Sejarah "Daun Emas" dan Cerutu Terbaik Dunia.
Secara arkeologis, Situs Duplang adalah "laboratorium terbuka" yang menyimpan berbagai artefak batu yang masih terkumpul di lokasi aslinya (in situ). Keberadaannya menegaskan bahwa lereng Gunung Argopuro adalah pusat aktivitas spiritual dan pemukiman penting bagi masyarakat kuno.
Daya Tarik dan Keunikan Situs Duplang
Mengapa Anda harus mengunjungi Situs Duplang dibandingkan situs sejarah lainnya? Jawabannya terletak pada kepadatan dan keaslian koleksinya.
1. Menhir: Menara Batu Pemujaan Leluhur
Di Situs Duplang, Anda akan menemukan beberapa menhir atau tugu batu tegak. Bagi manusia purba, menhir berfungsi sebagai medium penghormatan kepada roh nenek moyang sekaligus simbol kesuburan. Menhir di sini memiliki bentuk yang beragam, mulai dari yang sederhana hingga yang menyerupai tugu besar.
2. Peti Kubur Batu (Pandhusa)
Salah satu ikon utama di sini adalah Peti Kubur Batu. Berbeda dengan makam modern, peti kubur ini terbuat dari lempengan batu besar yang disusun sedemikian rupa. Keberadaan peti ini menunjukkan bahwa masyarakat purba di Jember sudah mengenal tata cara pemakaman yang terstruktur.
3. Kenong Batu dan Dolmen
Selain menhir, terdapat pula Batu Kenong—batu berbentuk bulat dengan tonjolan di atasnya yang menyerupai alat musik gamelan. Para ahli meyakini batu ini digunakan sebagai landasan tiang bangunan atau tempat sesaji dalam upacara ritual.
Mengapa Harus Menikmati Waktu di Situs Duplang?
Menghabiskan waktu di Situs Duplang memberikan pengalaman yang jauh berbeda dari sekadar berwisata ke mal atau pantai.
Edukasi Sejarah yang Nyata
Membaca buku sejarah tentu berbeda dengan menyentuh langsung artefak yang berusia ribuan tahun. Di sini, Anda bisa belajar tentang teknik memahat batu masyarakat purba tanpa teknologi modern, serta memahami filosofi hidup mereka yang sangat menghargai alam.
Ketenangan di Lereng Gunung Argopuro
Terletak di ketinggian, Situs Duplang menawarkan udara yang sejuk dan suasana yang sangat tenang. Dikelilingi oleh pepohonan rindang dan pemandangan hijau khas pegunungan, tempat ini menjadi lokasi yang sempurna untuk self-reflection atau sekadar melepas penat dari hiruk-pikuk kota.
Spot Fotografi yang Eksotis
Bagi penggemar fotografi, perpaduan antara batu-batu purba yang lumutan dengan latar belakang alam Argopuro menciptakan estetika vintage dan misterius yang sulit didapatkan di tempat lain.
Lokasi dan Rute Menuju Situs Duplang
Situs ini terletak di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 15–20 kilometer dari pusat Kota Jember, dengan waktu tempuh kurang lebih 30–45 menit.
Cara Menuju Lokasi:
- Dari Pusat Kota Jember: Arahkan kendaraan Anda menuju utara (arah Bondowoso). Sesampainya di persimpangan Arjasa, ambil arah menuju Desa Kamal.
- Akses Kendaraan: Jalan menuju lokasi sudah cukup baik dan dapat dilalui oleh motor maupun mobil. Namun, pastikan kendaraan dalam kondisi prima karena jalanan akan sedikit menanjak saat mendekati lereng Argopuro.
- Tips Navigasi: Anda bisa menggunakan aplikasi Google Maps dengan kata kunci "Situs Duplang" untuk panduan rute yang akurat.
Melestarikan Warisan Megalitikum Jember
Penting untuk diingat bahwa Situs Duplang adalah cagar budaya yang dilindungi. Pengunjung sangat dilarang untuk:
- Mencoret-coret batu (vandalisme).
- Memindahkan atau merusak posisi batu.
- Membuang sampah sembarangan di area situs.
Dengan menjaga kelestariannya, kita memastikan bahwa generasi mendatang masih bisa melihat bukti nyata kehebatan peradaban leluhur kita.
Penutup
Situs Duplang bukan hanya tentang batu, melainkan tentang identitas dan akar budaya masyarakat Jember. Perpaduan antara nilai sejarah yang tinggi, keunikan artefak megalitikum, dan suasana alam lereng Argopuro menjadikan tempat ini destinasi wajib bagi siapa pun yang berkunjung ke Jawa Timur.
Situs ini membuktikan bahwa Jember bukan sekadar "Kota Karnaval", tetapi juga "Kota Purba" yang menyimpan sejuta misteri yang menanti untuk dipecahkan.

Belum ada Komentar untuk "Situs Duplang, Menguak Misteri Peradaban Megalitikum di Lereng Argopuro, Jember"
Posting Komentar