Bukan Restoran Mewah, Gultik Blok M Adalah Definisi Kuliner Malam Jakarta yang Sebenarnya
Jakarta dikenal dengan gedung pencakar langit, mal mewah, dan restoran bintang lima. Namun, untuk benar-benar merasakan jantung ibu kota, Anda harus turun ke jalan, tepatnya ke kawasan Blok M. Di sana, di tikungan jalan yang sibuk, berdiri sebuah legenda yang diakui sebagai "Kuliner Legend Ibukota", yaitu Gulai Tikungan, atau yang akrab disapa Gultik.
![]() |
| Gulai Tikungan, atau yang akrab disapa Gultik (Gambar: tradisikuliner.com) |
Bagi wisatawan domestik, foodies, maupun turis asing yang mencari pengalaman autentik, Gultik Blok M adalah pintu gerbang menuju The Real Jakarta Street Food. Ini bukan sekadar tempat makan, ini adalah sebuah festival malam, sebuah street food culture yang hidup dan berdenyut.
Daya Tarik Gultik: Kenapa Gulai di Tikungan Ini Begitu Legendaris?
Gultik adalah akronim dari Gulai Tikungan. Dinamakan demikian karena puluhan gerobak penjual gulai ini memang berjejer rapi di tikungan jalan antara area Blok M Plaza dan Pasaraya Grande, Jakarta Selatan. Tapi, bukan hanya lokasinya yang unik.
Porsi "Tapas Style" dan Harga Rakyat Jelata
Daya tarik utama Gultik adalah porsinya. Jauh dari porsi besar restoran, Gultik disajikan dalam porsi kecil, cukup untuk beberapa suap—mirip konsep tapas style ala Spanyol. Nasi putih disiram kuah gulai yang kental, hangat, dan kaya rempah, dengan potongan daging sapi seadanya. Porsi ini memungkinkan Anda untuk ngemil atau mencoba beberapa gerobak sekaligus.
Baca juga: Sate Kere, Nusantara Hidden Gem yang Siap Viral ke Mancanegara.
Potensi Viral: Porsi kecil ini membuatnya sangat murah! Sesuai dengan kata kunci Kuliner malam Jakarta Selatan murah, Gultik menawarkan santapan lezat dengan harga yang sangat terjangkau, menjadikannya pilihan sempurna bagi pebisnis dalam perjalanan dinas maupun backpacker.
Sensasi Makan di Trotoar: The Authentic Jakarta Vibes
Inilah nilai jual terbesar Gultik bagi turis luar kota dan asing. Anda tidak akan duduk di kursi empuk ber-AC, melainkan di bangku plastik kecil (disebut juga dingklik) yang diletakkan di trotoar, beralaskan tikar, atau bahkan langsung di pinggir jalan.
![]() |
| Suasana di salah satu lapak penjual kuliner malam gultik (Gambar: ANTARA/Kuntum Khaira Riswan) |
Anda akan makan ditemani:
- Suara Klakson: Bunyi klakson motor dan mobil yang lewat.
- Aroma Asap: Bau sate, nasi goreng, dan knalpot yang bercampur.
- Keramaian Malam: Melihat ribuan orang Jakarta yang lalu-lalang, dari yang pulang kerja hingga yang sekadar nongkrong.
Sensasi makan di trotoar inilah yang dicari wisatawan asing sebagai pengalaman eksotis yang authentic dan tak terlupakan, jauh dari kesan steril restoran mewah.
Panduan Anti-Bingung: Cara Pesan Gultik untuk Pemula
Bagi turis atau pengunjung baru, keramaian dan banyaknya gerobak Gultik bisa membuat bingung. Ikuti panduan sederhana ini agar Anda bisa menikmati Gultik layaknya warga lokal.
Tahap 1: Pilih Gerobak dan Tempat Duduk
Jangan khawatir tentang memilih gerobak yang "terbaik". Semua penjual Gultik memiliki resep yang hampir sama. Cukup pilih gerobak yang paling ramai atau yang memiliki tempat duduk kosong di sampingnya. Begitu Anda menemukan tempat duduk, segera duduki!
Tahap 2: Komunikasi "Tunjuk-dan-Sebut"
Proses pemesanan sangat cepat. Hampir semua pengunjung memesan menu standar.
Tips: Cukup katakan: "Satu porsi, pakai nasi." (atau “One portion, with rice.”)
Anda mungkin akan ditawari sate telur puyuh, sate usus, atau kerupuk. Ini adalah lauk tambahan yang harus Anda bayar terpisah.
Tahap 3: Meracik Sendiri Kuah Gulai Anda
Gulai yang datang mungkin terasa standar. Rahasia kelezatannya ada pada peracikan bumbu tambahan yang disediakan di meja:
- Sambal: Tambahkan sambal sesendok atau dua sendok untuk sensasi pedas.
- Kecap Manis: Sedikit kecap akan menyeimbangkan rasa asin dan pedas.
- Bawang Goreng: Biasanya sudah ditaburkan, tetapi minta tambahan jika perlu.
Lauk tambahan seperti sate-satean juga sering dicelupkan ke kuah Gultik sebelum dimakan. Nikmati dalam keadaan hangat sebelum porsinya habis dalam tiga suapan.
Rute dan Lokasi: Menuju Gulai Tikungan (Gultik) Blok M
Untuk menikmati ikon Best street food Jakarta Blok M ini, Anda harus tahu cara mencapainya.
Lokasi Akurat
- Nama Tempat: Gulai Tikungan (Gultik) Blok M
- Alamat: Berada di tikungan jalan sekitar Jl. Mahakam dan Jl. Bulungan, persis di seberang Plaza Blok M dan dekat dengan pintu masuk Pasaraya Grande, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Rute Transportasi Publik (Ramah Turis)
1. Menggunakan MRT (Mass Rapid Transit): Ini adalah cara tercepat dan termudah.
- Tujuan: Stasiun MRT Blok M.
- Dari Stasiun ke Lokasi: Keluar dari stasiun dan jalan kaki sebentar menuju kawasan tikungan di dekat Plaza Blok M. Gultik akan langsung terlihat.
2. Menggunakan Bus Transjakarta:
- Tujuan: Halte Transjakarta Blok M.
- Dari Halte ke Lokasi: Hampir sama dengan MRT, lokasinya sangat dekat dan hanya perlu berjalan kaki.
Waktu Terbaik Berkunjung
Gultik mulai beroperasi sore hari, namun puncak keramaiannya adalah setelah pukul 19.00 hingga tengah malam. Inilah saat vibes malam Jakarta yang hidup terasa maksimal.
Mengapa Gultik Blok M Harus Ada di Daftar Kuliner Anda?
Gultik bukan hanya tentang makanan; ini tentang cerita, memori, dan identitas Jakarta.
- Pengalaman Budaya (The Local Experience): Gultik mewakili budaya nongkrong dan makan malam orang Jakarta. Menikmatinya adalah salah satu cara terbaik untuk berinteraksi dengan kehidupan malam ibu kota yang sebenarnya.
- Bukti Keaslian (Authenticity): Di tengah gempuran restoran modern, Gultik dengan gerobak sederhananya membuktikan bahwa rasa dan pengalamanlah yang membuat kuliner menjadi legendaris. Bagi turis asing, ini adalah pengalaman yang authentic dan eksotis.
- Ramah Kantong: Dengan kata kunci Harga Gultik Blok M terbaru yang selalu terjangkau (rata-rata belasan ribu Rupiah per porsi), Anda bisa makan enak tanpa harus menguras dompet.
Gultik Blok M bukan sekadar Gulai Tikungan legendaris. Ia adalah simbol keramaian yang jujur, rasa yang otentik, dan tempat di mana semua orang—dari eksekutif berdasi hingga pengemudi ojek—dapat duduk bersama, menikmati semangkuk gulai yang hangat di bawah lampu jalanan.
Jika Anda mencari The Real Jakarta Street Food, lupakan restoran mewah sejenak. Datanglah ke Blok M, duduklah di dingklik plastik, dan nikmati semangkuk Gultik. Ini adalah definisi kuliner malam Jakarta yang sebenarnya.


Belum ada Komentar untuk "Bukan Restoran Mewah, Gultik Blok M Adalah Definisi Kuliner Malam Jakarta yang Sebenarnya"
Posting Komentar