PENTOL EDAN, OMZET MILIARAN, SEDEKAH TUJUAN UTAMA

“Pentol Edan, omzet miliaran, sedekah tujuan utama”, menjadi topik tulisan entrepreneur kali ini. Bagaimana tidak, jajanan seperti pentol atau bakso tusuk menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan saat ini. Kalau dulu hanya dipandang sebelah mata, dan hanya sekedar bisnis receh, ditangan 14 orang anak muda ini, pentol ini menjadi naik kelas.

Dengan mengambil nama “Pentol Edan”,  pada Februari 2016, usaha ini didirikan.
Kalau anda menganggap 14 anak muda ini adalah orang yang berduit dan memiliki backgroud pengusaha besar, sepertinya pandangan anda perlu diluruskan. Ke-14 anak muda ini memiliki ragam profesi yang berbeda, mulai pekerja kantor sampai dengan wiraswasta. Modal yang dikumpulkannya pun tidak sebesar yang anda bayangkan, misalnya sampai miliran. Modal patungan yang dikumpulkan pun mulai dari Rp. 800 ribuan per orang. Uang sebagai modal tersebut digunakan sebagai modal awal usaha “Pentol Edan”. Yang digunakan untuk membeli adonan pentol, membeli freezer, membeli gerobak atau rombong, membeli steamer, sampai digunakan untuk menyewa tempat.

Pentol Bakso – Usaha Receh Hasil Karungan

Sama seperti usaha kebanyakan, apalagi usaha yang dirintis sendiri, pasti mengalami pasang surut, istilahnya pasti mengalami seleksi alam. Hal ini terbukti dari usaha Pentol Edan ini, dari yang semula berjumah 14 orang, kini hanya tersisa 7 orang. Pada awalnya, usaha pentol ini diproduksi di rumah Ananta di daerah Manukan, Surabaya, yang juga pencetus awal usaha Pentol Edan ini.

https://www.jawapos.com/ekonomi/bisnis/22/05/2017/pentol-edan-baru-setahun-omzet-sudah-miliaran/
Para perintis "Pentol Edan" (Sumber Gambar: Jawa Pos)
Jatuh bangun dalam bisnis adalah hal biasa, apalagi bagi pebisnis pemula. Sama halnya usaha Pentol Edan ini, pada enam bulan pertama, percobaan dilakukan untuk mendapatkan pentol yang enak. Bahkan mereka tidak malu untuk meminta pendapat para ahli pentol, seperti pemilik warung bakso.

Karena masih di awaln maka produksi pentol dilakukan bergantian diantara tujuh orang tersebut. Bahkan dilakukan pengaturan jadwal antara pendiri, misalnya Agus Ali dan Yurmiatus Suhaiman (Yoshi) yang melakukan produksi di rumah Ananta Surya, maka Dian Apri Hidayat dan Arthahastian yang menjaga di kedai pertama di Kaza City.

Baca Juga: Ayah Edy, Tokoh Parenting Indonesia.

Karena fokus bisnis, baik segmentasi, targeting dan positioning dari Pentol Edan ini difokuskan untuk kaum muda, maka sekitar April 2016, gerai di Kaza City ditutup, karena tidak sesuai segmen pasar, dan dipindahkan ke CITO (City of Tomorrow) Mall. Saat ini terdapat gerai yang dimiliki sendiri yang tersebar di Cito Mall, Ciputra World, Royal Plaza, PTC Mall, Marvel City, Lotte Mart Pakuwon City, Tunjungan Plaza 2. Gerai ini belum termasuk yang ada di Sidoarjo, Kediri dan Jakarta.

Untuk menu Pentol Edan, terdapat lima menu, antara lain:
  1. Edan (Tidak Pedas). Terdiri atas 5 pentol mix tidak pedas.
  2. Edan Banget (Pedasnya Sedang). Terdiri atas 2 pentol atau tahu cabe, dan 3 mix.
  3. Super Edan (Pedas). Berisi 5 pentol atau tahu cabe.
  4. Edan Jumbo. Berisi 2 jumbo dan 2 mix.
  5. Edan Super Jumbo, berisi 4 pentol jumbo.
Pentol ini disediakan dengan cita rasa, antara lain pedas, original, keju, sosis, daging, tahu ori dan tahu pedas.

Pentol Enak – Rejeki Melimpah, Sedekah Jalan Terus

Ambisi, menjadi satu kata yang harus dijaga, apalagi ambisi positif untuk mengembangkan bisnis. Seperti founder “Pentol Edan”, yang memiliki target punya 100 gerai dalam 5 tahun. Untuk mencapai target tersebut banyak hal yang harus dilakukan oleh pemilik bisnis Pentol Edan ini. Salah satunya adalah hanya memilih mitra eksklusif, dengan maksud terdapat unsur eksklusifitas dalam bisnis, dengan cara hanya terdapat satu mitra khusus yang bisa membuka Gerai Pentol Edan, misalnya di Jakarta, hanya terdapat satu gerai Pentol Edan. Sistem ini memberikan keuntungan bagi manajemen Pentol Edan, keuntungannya adalah akan terdapat kemudahan dalam mengendalikan pengembangan bisnis Pentol Edan.

https://www.jawapos.com/ekonomi/bisnis/22/05/2017/pentol-edan-baru-setahun-omzet-sudah-miliaran/
Satu porsi menu Pentol Edan
Ambisi Manajemen Pentol Edan, memang sangat ingin menaklukkan Jakarta, dengan alasan, meskipun susah untuk membesarkan bisnis di Jakarta, namun apabila sukses, didaerah akan bisa lebih mudah dalam mengembangkan bisnis, alasan yang lain adalah masyakat Jakarta masih banyak yang belum mengenal sajian kuliner pentol.

Terdapat satu rahasia kesuksesan Pentol Edan yang perlu ditiru, khususnya bagi kita yang masih pemula dalam bisnis, yaitu “sedekah”. Harapan yang ingin diwujudkan adalah memiliki satu gerai yang keuntungannya disedekahkan. Namun meskipun belum terlaksana, Manajamen Pentol Edan sudah memberikan seluruh keuntungan untuk disedekahkan pada setiap hari Jumat, khusus untuk gerai Pentol Edan di Cito.


Kata kunci: 
# take action
# jangan takut gagal.
# sedekah
# 7P: pray, promotion, parent, people, product, price dan place.

Firman Seorang blogger dan juga pemilik angkringan, yang senang menikmati kopi, traveling, dan menulis. Semoga blog ini bermanfaat untuk kita semua. Salam sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel