KAPITASI SEBAGAI PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA

Posted on

Biaya dalam sebuah perusahaan menjadi hal yang biasa yang muncul dalam setiap aktivitas bisnis perusahaan. Namun yang menjadi pertanyaan bagi setiap lini manajemen adalah apakah biaya yang dikeluarkan tersebut sudah efisien dan sesuai dengan perencanaan perusahaan?

Seperti kita ketahui bersama bahwa dalam setiap kegiatan perusahaan yang melibatkan sumber daya, akan memberikan kontribusi pada munculnya biaya. Sehingga manajemen harusnya memiliki kejelian untuk melihat atas aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Sumber-sumber inefisiensi ini dapat ditemukan melalui identifikasi dalam setiap bisnis proses yang terjadi.

Yang menjadi kendala dilapangan, manajemen sebuah perusahaan sulit untuk membedakan suatu kegiatan memberikan kontribusi dalam penambahan nilai atau tidak. Yang perlu diketahui bahwa setiap potensi biaya yang muncul mengandung kepentingan tertentu dan individu yang terlibat berusaha dengan berbagai alasan untuk mempertahakan kepentingan tersebut.

Solusi atas kondisi tersebut adalah dengan menerapkan “Konsep Kapitasi”, konsep ini adalah salah satu alternatif yang memungkinkan optimalisasi sumber daya dengan memberikan otonomi untuk mengelola suatu proyek atau aktivitas bisnis dengan anggaran biaya yang telah disepakati. Kata kunci dalam konsep ini adalah efisiensi atas optimalisasi pengguna sumber daya perusahaan dalam mencapai sasaran.

Efisiensi berkaitan dengan suatu proses untuk pencapaian sasaran, yaitu harus ada upaya untuk mencapai sasaran dengan tidak asal tercapai, tetapi dengan penggunaan sumber daya secara optimal.

Penerapan Sistem Kapitasi

Studi kasus pada perusahaan berbasis proyek, salah satu alternatif yang memungkinkan optimalisasi sumber daya yang ada adalah memberikan otonomi dalam mengelola proyek tersebut dengan anggaran biaya yang telah disepakati. Pada suatu proyek, dengan waktu pengerjaan yang relatif lama dan complicated umumnya terdapat cost controller yang bertanggung jawab untuk mengendalikan biaya dan meningkatkan efisiensi.

Penerapan sistem kapitasi dalam organisasi memberikan konsekuensi untuk dilaksanakannya organisasi secara terbuka (Open Management), sehingga sistem ini minimal memberikan aturan yang jelas, sebagai berikut:

KAPITASI SEBAGAI PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA
Sistem Kapitasi (Sumber Gambar: kompasiana.com)

Bagi individu, hanya boleh terlibat maksimum dalam sekian proyek. Kecuali individu yang memilki rating atau kualifikasi tertentu berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Manajemen secara transparan.

Untuk akomodasi, perjalanan tugas yang ditugaskan oleh perusahaan kepada individu harus menggunakan kendaraan lembaga atau kendaraan yang telah direkomendasi perusahaan. Standar dan Kualitas Laporan, harus ditetapkan secara jelas, sehingga efisiensi yang dilakukan tidak akan mengorbankan kualitas.

Keunggulan Sistem Kapitasi

Sistem kapitasi ini memiliki keunggulan, antara lain:

  • Penerapan sistemn kapitasi menyebabkan setiap individu yang terlibat akan memiliki perhatian yang sangat besar terhadap jadwal pekerjaan. Setiap biaya yang terjadi dapat diidentifikasi hubungannya dengan proyek tertentu.
  • Penerapan kapitasi ini akan membawa konsekuensi pada tranparansi organisasi, yang selanjutnya memberikan motivasi bagi individu untuk meng–upgrade individu tersebut karena akan memberikan pengrauh pada kriteria dan kualifikasi (dampak kepada karir) serta biaya yang dikendalikannya, secara transparan memberikan dampak bagi take home pay yang diterima.
Gravatar Image
Seorang pecinta kuliner, penikmat kopi, sedikit traveling dan senang pada entertainment dan life styles. Juga menulis tentang entrepreneur pada web blog yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *